By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNI

PA GMNI Jakarta Raya Desak Pemprov DKI Koreksi Arah Pembangunan Ekonomi Ibukota yang Dikuasai Kapitalisme Global

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Minggu, 9 November 2025 | 22:41 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Seri Diskusi Publik yang digelar oleh DPD PA GMNI Jakarta Raya dalam rangkaian Pra Konferda V GMNI Jakarta Raya di Kantor DPP PA GMNI, Jakarta pada Sabtu (8/11/2025)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Raya mendesak Pemerintah DKI Jakarta untuk segera mengoreksi arah pembangunan ekonomi Ibu Kota yang dinilai semakin tergerus oleh kepentingan kapitalisme global.

Desakan tersebut mengemuka dalam Seri Diskusi Publik III yang digelar oleh DPD PA GMNI Jakarta Raya dalam rangkaian Pra Konferda V GMNI Jakarta Raya di Kantor DPP PA GMNI, Jakarta pada Sabtu (8/11/2025) dengan tema “Menumbuhkan Jakarta Kota Berdikari secara Ekonomi di Tengah Arus Globalisasi Dunia”.

Kegiatan diskusi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, diantaranya; Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea, Pakar Ekonomi Kerakyatan Ichsanuddin Noorsy, Ketua Komite II DPD RI Badikenita Sitepu, serta Ketua Kelompok Pangan dan Ekonomi Daerah Biro Perekonomian dan Keuangan Pemprov DKI Jakarta Abdul Gofar Al Hakim.

Dalam diskusi tersebut pula, para narasumber menyoroti ketimpangan ekonomi dan lemahnya arah kebijakan yang berpihak pada rakyat di DKI Jakarta.

Anggota Komisi XIII DPR RI, Marinus Gea, menilai sistem ekonomi nasional masih dikuasai oligarki dan berjalan tanpa kesinambungan.

“Sistem kita salah arah sejak reformasi. Pemimpin datang dan selalu buka jalan baru tanpa meneruskan yang lama. Akibatnya, pembangunan tidak pernah tuntas,” tegasnya.

Sementara itu, pakar ekonomi kerakyatan Ichsanuddin Noorsy mengkritik tata kelola pelayanan publik di Jakarta yang dinilainya jauh dari prinsip efisiensi dan keadilan.

“Dalam era digital, pelayanan publik seharusnya cepat, tepat, nyaman, dan efisien. Tapi di Jakarta, keempatnya justru tidak berjalan. Akibatnya, ekonomi rakyat makin tersisih,” ujarnya.

Noorsy juga memperingatkan bahwa konsep kota global justru membuat Jakarta semakin terjerat ketergantungan ekonomi.

“Makin rendah kemandirian, makin kuat Jakarta dihisap. Karena itu, arah kebijakan harus dikembalikan pada ekonomi kerakyatan,” tambahnya.

Baca Juga:   Bahlil Respon Pernyataan Cak Imin, Karyono Wibowo Nilai Bukan Sekadar Balas Dendam Politik

Ketua Harian DPP PA GMNI, Aruji Wahyono, menyoroti paradoks pembangunan Jakarta yang tampak megah di permukaan namun menyimpan ketimpangan mendalam.

“Jakarta ini kota yang tidak pernah tidur, pusat pemerintahan, ekonomi, dan politik. Tapi di balik gemerlapnya, ada ketimpangan, harga tanah melambung, kesempatan usaha belum merata,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa gagasan ekonomi berdikari ala Bung Karno menjadi solusi relevan bagi arah pembangunan Ibu Kota.

“Berdikari bukan berarti menutup diri, tapi memastikan kemandirian bangsa dalam menghadapi arus global,” jelas Aruji.

Dari sisi kebijakan daerah, Ketua Komite II DPD RI Badikenita Sitepu menekankan pentingnya keberanian politik dalam membenahi arah pembangunan Jakarta.

Ia mendorong Pemprov DKI untuk mengoptimalkan potensi lokal, terutama sektor UMKM dan wisata maritim.

“Kalau mau Jakarta kuat, jangan hanya bicara soal investasi besar, tapi dorong potensi lokal seperti UMKM dan wisata maritim. Kepulauan Seribu bisa jadi Maldives-nya Indonesia kalau dikelola dengan visi ekonomi rakyat,” ujarnya.

DPD PA GMNI Jakarta Raya juga menegaskan, pembangunan Ibu Kota harus tetap berpijak pada Trisakti Bung Karno: berdaulat secara politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Diskusi publik tersebut menjadi ruang konsolidasi ideologis sekaligus forum perumusan rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada Pemprov DKI Jakarta.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Foto: Saat Abidin Fikri memaparkan materi Sosialisasi Empat Pilar dihadapan Mahasiswa Yogjakarta, Senin (20/4/2026) (Dok. Abidin Fikri)/MARHAENIST.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
Senin, 20 April 2026 | 23:18 WIB
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Senin, 20 April 2026 | 22:09 WIB
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
Senin, 20 April 2026 | 21:21 WIB
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Senin, 20 April 2026 | 12:35 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Foto: Dhiva Trenadi Pramudia, Institut Marhaenisme 27/MARHAENIST.

6 Buku untuk Memahami Mengapa Gelar Pahlawan Nasional bagi Soeharto Harus Ditolak

Marhaenist.id - Mendorong Soeharto menjadi pahlawan nasional bukan sekadar kekeliruan historis, melainkan…

Presiden Joko Widodo menyalami Shin Tae Yong usai menyaksikan pertandingan tim nasional sepak bola Indonesia melawan Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa malam, 10 September 2024. BPMI Setpres/Vico

Saat-Saat Jokowi Ditenggelamkan Oleh Mulyono di GBK

MARHAENIST - Bergema usai pertandingan Timnas Indonesia vs Australia di stadion GBK…

Pancasila Perlu Diperdalam Oleh Masyarakat

Marhaenist.id - Ketika mempelajari sila pertama (Ketuhanan yang maha esa) seharusnya mempelajari…

Foto: Pernyataan Sikap GMNI Jakarta Selatan. MARHAENIST

Pernyataan Sikap GMNI Jaksel: Cabut UU TNI dan RUU Kepolisian Negara serta Mendesak Reformasi Kepolisian yang Demokratis

Proses Historis: Dari Militerisme Orde Baru Ke Reformasi Yang Mandeg Sejarah Indonesia…

Perhitungan Suara Telah Usai, Ahmad Safei dan PDIP Sultra Amankan 1 Kursi DPR RI

Marhaenist.id, Kendari - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) telah mengamankan satu kursi Dewan…

Pancasila di Persimpangan Jalan: Ideologi, Identitas, dan Realitas Sosial

Marhaenist.id - Setiap tanggal 1 Juni, kita memperingati Hari Lahir Pancasila —…

Revisi UU TNI: Ancaman Serius Bagi Demokrasi Indonesia

Marhaenist.id - Kita sedang menghadapi bahaya laten. Revisi UU TNI yang sedang…

Herwyn J. H. Malonda Resmi Menjabat sebagai Anggota DKPP RI Ex Officio Bawaslu RI

Marhaenist.id, Jakarta — Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Herwyn J. H.…

Sebuah Tribut untuk Warisan Keadilan Arief Hidayat dalam Diplomasi Konstitusional Asia

Marhaenist.id - Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S. dikenal sebagai salah satu…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?