By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Manifesto GMNI di Tengah Jerat Hegemoni Sosial
Tanggapi Akan Adanya Pelaporan Firman Masengi, Pimred Marhaenist.id: Tuduhan Harus Diuji Secara Adil, Jangan Bungkam Ruang Kritik
Mengapa Kepemilikan Alat Produksi tetap menjadikan Marhen Miskin?
Routa Dikepung Oligarki Nikel dan Rakyat Dipinggirkan, DPP GMNI Bidang ESDM Siap Bergabung dalam Koalisi Besar Save Routa
GMNI Cabang Bandung, Rumah yang Menghidupkan Pikiran dan Perjuangan

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNI

Bahlil Respon Pernyataan Cak Imin, Karyono Wibowo Nilai Bukan Sekadar Balas Dendam Politik

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 13 Desember 2025 | 13:22 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Karyono Wibowo, Sekretariat Dewan Pakar DPP PA GMNI (Sumber: YouTube Akurat.co)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenit.id, Jakarta — Pernyataan Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menanggapi seruan “taubat nasuha” dari Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PMK) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menuai beragam tafsir di ruang publik.

Sejumlah pihak menilai respons tersebut bukan sekadar sindiran personal, melainkan bagian dari upaya menjaga stabilitas politik dan pemerintahan.

Isu ini juga mengemuka dalam program Akurat Talk yang tanyang di Channel YouTube Akurat.co pada Jumat (12/12/2025), yang dipandu Aldi Gultom dengan narasumber Karyono Wibowo sebagai Pengamat Politik Indonesia.

Dalam diskusi tersebut disampaikan bahwa sebelumnya Cak Imin menyerukan agar sejumlah menteri melakukan evaluasi mendalam atau “taubat nasuha” terkait kebijakan pemerintah, khususnya dalam penanganan bencana di Sumatera yang bersinggungan dengan isu lingkungan dan sumber daya alam.

Menanggapi hal itu, Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa evaluasi diri seharusnya dilakukan oleh semua pihak, termasuk Cak Imin sendiri. Ia juga menekankan posisinya sebagai pembantu Presiden Prabowo Subianto.

“Kalau pertobatan nasuha, Cak Imin juga pertobatan nasuha-lah. Semua kita harus evaluasi diri. Yang bisa perintah saya adalah Presiden Prabowo. Saya bekerja di bawah beliau dan fokus menjalankan urusan rakyat,” ujar Bahlil sebagaimana dikutip dalam acara tersebut.

Tangkapan Layar Program Akutat Talk YouTube Akurat.co. Nampak Karyono Wibowo dan Aldi Gultom sedang berdiskusi/MARHAENIST.

Pengamat politik Karyono Wibowo menilai pernyataan Bahlil dapat dipahami dalam dua kerangka. Pertama, sebagai respons atas kritik yang disampaikan Cak Imin. Kedua, sebagai penegasan posisi politik Bahlil yang berada langsung di bawah komando Presiden.

“Pernyataan Bahlil ini bisa ditafsirkan sebagai respons terhadap kritik Cak Imin. Dan bisa juga dilihat sebagai penegasan bahwa Bahlil berada dalam komando Presiden Prabowo Subianto, bukan hanya sekadar balas menyindir,” kata Karyono.

Baca Juga:   Resmi Dideklarasikan, DPC PA GMNI Touna Teguhkan Komitmen Kebangsaan Lewat Dialog Kebangsaan

Diskusi juga menyinggung usulan Bahlil terkait pembentukan koalisi permanen yang disampaikannya dalam pidato peringatan HUT Partai Golkar. Dalam pidato tersebut, Bahlil menilai pemerintahan yang kuat membutuhkan stabilitas jangka panjang hingga 2029.

“Partai Golkar berpandangan pemerintahan yang kuat dibutuhkan stabilitas. Lepas dari sekadar koalisi ‘in-out’, kita butuh koalisi permanen untuk kepastian sampai 2029,” ujar Bahlil.

Menurut Karyono, gagasan koalisi permanen tersebut oleh sebagian kalangan dibaca sebagai pesan politik kepada elite lain di pemerintahan agar tidak mendominasi narasi kekuasaan.

Namun, Partai Golkar menegaskan bahwa usulan tersebut tidak ditujukan kepada pihak tertentu, melainkan semata-mata demi menjaga stabilitas pemerintahan.

Dalam penutup diskusi, Akurat Talk menyoroti bahwa dinamika antara Bahlil dan Cak Imin mencerminkan kompleksitas hubungan antar elite kabinet.

Perdebatan yang bermula dari kritik kebijakan berkembang menjadi diskursus lebih luas tentang arah politik pemerintahan, stabilitas koalisi, serta fokus pemerintah dalam menjalankan agenda ekonomi dan penanganan bencana untuk kepentingan rakyat.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Manifesto GMNI di Tengah Jerat Hegemoni Sosial
Rabu, 15 April 2026 | 14:58 WIB
Tanggapi Akan Adanya Pelaporan Firman Masengi, Pimred Marhaenist.id: Tuduhan Harus Diuji Secara Adil, Jangan Bungkam Ruang Kritik
Rabu, 15 April 2026 | 14:13 WIB
Mengapa Kepemilikan Alat Produksi tetap menjadikan Marhen Miskin?
Selasa, 14 April 2026 | 20:54 WIB
Routa Dikepung Oligarki Nikel dan Rakyat Dipinggirkan, DPP GMNI Bidang ESDM Siap Bergabung dalam Koalisi Besar Save Routa
Selasa, 14 April 2026 | 19:40 WIB
GMNI Cabang Bandung, Rumah yang Menghidupkan Pikiran dan Perjuangan
Selasa, 14 April 2026 | 19:26 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Kedepankan Spirit Gotong-Royong, GMNI Resmi Terbentuk di Bumi Lamaranginang

MARHAENIST - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Indonesia Luwu Utara menggelar Pekan…

Pleno Timsel Calon Anggota Bawaslu Banten Tetapkan Fahmi Sebagai Ketua

Marhaenist - Pleno Tim Seleksi (timsel) calon anggota Bawaslu Provinsi Banten menetapkan…

Saatnya Kembali ke Jalan Soemitro: Prof. Ganjar Razuni Serukan Kedaulatan Ekonomi Nasional

Marhaenist id, Jakarta – Di tengah tekanan ekonomi global dan menguatnya dominasi…

Jalan Pulang Pemuda Desa Menuju Kedaulatan Pangan Nasional

Marhaenist.id - Di balik hamparan sawah hijau di Dusun Alas Kebong, Desa…

Seleksi CPNS Akan Segera Dibuka, Siapkan Dirimu Ini Jadwal Pendaftarannya

Marhaenist - Pendaftaran CPNS 2024 dikabarkan akan mulai dibuka pada bulan Juli.…

DPC GMNI Kendari Tantang Polda Sultra Usut Tuntas Dugaan BBM Oplosan

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Polarisasi Otoritarianisme Gagal, Demokrasi Harus Terus di Kawal

MARHAENIST - Demokrasi di Indonesia sedang berada di ujung tanduk, konflik antara…

Fenomena #KaburAjaDulu: Cermin Keresahan Pemuda terhadap Sistem Pemerintahan

Marhaenist.id - Tagar #KaburAjaDulu bukan sekadar tren di media sosial, tetapi mencerminkan…

Gelar Musyakom, GMNI Unidha Teguhkan Marhaenisme di Tengah Krisis Bangsa sebagai Panggung Regenerasi dan Konsolidasi Ideologis

Marhaenist.id, Malang – Dewan Pengurus Komisariat (DPK) GMNI Universitas Wisnuwardhana Malang (Unidha)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?