By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Soroti Pelemahan Rupiah, Desak Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Ekonomi Nasional
Bangun Sinergisitas, DPD PA GMNI Sultra Siap Mengawal Program Kebijakan Pemda untuk Rakyat
Menuju Hari Kebangkitan Nasional, Aliansi PERISAI Serukan Perlawanan terhadap Imperialisme dan Tuntut Pembatalan ART
DPP GMNI Segera Laporkan Dugaan Perampasan Lahan Warga Transmigrasi di Halmahera Utara ke Tiga Instansi Pusat
Kaya Energi, Miskin Kedaulatan

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNIOpini

GMNI Cabang Bandung, Rumah yang Menghidupkan Pikiran dan Perjuangan

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 14 April 2026 | 19:26 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Jeje Zaenudin, Ketua DPK GMNI UBPK saat berkunjung di Sekretariat GMNI Cabang Bandung (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – GMNI Cabang Bandung, atau yang akrab dikenal sebagai GMNI Kancil, bukan sekadar sekretariat organisasi yang berdiri di Jalan Kancil, tetapi ruang hidup yang terus menyalakan api pemikiran dan semangat perjuangan kader-kadernya.

Kunjungan kami ke tempat ini bukan hanya perjalanan biasa. Saya, sebagai Ketua DPK GMNI UBPK Bung Jeje Zaenudin, bersama Sekretaris Bung Gahara Abhirama, datang dengan kesadaran bahwa ternyata Bandung bukan kota biasa, dan bukanlah ruang yang netral.

Bandung adalah ruang historis, ruang ideologis, dan ruang yang sejak lama melahirkan gagasan-gagasan besar dalam perjalanan bangsa. Ada satu perasaan yang sulit dijelaskan ketika kami menjajakan kaki di Bandung ini. Dalam skala yang mungkin berbeda, kami merasakan hal yang pernah dirasakan oleh Bung Karno ketika datang ke kota ini.

Bandung bukan sekadar tempat untuk datang dan pergi, tetapi tempat untuk pulang. Pulang pada gagasan, pulang pada semangat, dan pulang pada akar perjuangan.

Setibanya di Sekretariat GMNI Cabang Bandung, kami tidak diposisikan sebagai tamu. Kami diterima sebagai saudara. Sambutan hangat terasa sejak awal, tanpa sekat formalitas yang berlebihan. Suasana sekretariat sederhana, namun penuh makna. Ruang itu hidup, bukan karena bangunannya, tetapi karena orang-orang dan gagasan yang mengisinya.

Diskusi yang terbangun bukanlah diskusi kosong. Setiap percakapan mengarah pada substansi. Realitas sosial dibedah secara kritis, posisi gerakan dipertanyakan secara jujur, dan arah perjuangan dirumuskan dengan kesadaran ideologis. Di sana terlihat bahwa organisasi benar-benar dijalankan sebagai ruang kaderisasi yang hidup, bukan sekadar simbol atau struktur administratif.

GMNI Kancil menunjukkan bahwa sekretariat bukan hanya tempat berkumpul, tetapi menjadi laboratorium pemikiran. Tempat di mana kader diasah bukan hanya secara organisatoris, tetapi juga secara intelektual dan ideologis. Kultur diskusi, keberanian berpikir, dan semangat kolektif terasa begitu kuat.

Baca Juga:   Mahasiswa Perlu Sederhanakan Istilah Bahasa Agar Mudah Dipahami Masyarakat

Dari kunjungan ini, kami belajar banyak hal. Bukan hanya soal bagaimana mengelola organisasi, tetapi bagaimana membangun kultur gerakan yang progresif. Kultur yang mendorong kader untuk terus membaca realitas, berani berpendapat, dan tetap berpijak pada nilai-nilai perjuangan.

Perjalanan kami kembali ke Karawang membawa lebih dari sekadar cerita. Kami pulang dengan semangat baru, perspektif yang lebih luas, serta tanggung jawab yang semakin besar. Apa yang kami rasakan di Bandung menjadi bahan refleksi sekaligus dorongan untuk terus berbenah.

Kunjungan ini menegaskan satu hal penting, bahwa gerakan tidak akan pernah mati selama ruang-ruang kecil seperti sekretariat tetap hidup. Selama masih ada diskusi, pemikiran, dan keberanian untuk bergerak, maka harapan akan selalu ada.

GMNI Cabang Bandung sekali lagi membuktikan dirinya bukan hanya sebagai tempat berkumpulnya kader, tetapi sebagai rumah ideologis yang menghidupkan pikiran dan menjaga nyala perjuangan.***


Penulis: Jeje Zaenudin, Ketua DPK GMNI UBPK.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Soroti Pelemahan Rupiah, Desak Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Ekonomi Nasional
Rabu, 20 Mei 2026 | 17:01 WIB
Bangun Sinergisitas, DPD PA GMNI Sultra Siap Mengawal Program Kebijakan Pemda untuk Rakyat
Rabu, 20 Mei 2026 | 15:32 WIB
Menuju Hari Kebangkitan Nasional, Aliansi PERISAI Serukan Perlawanan terhadap Imperialisme dan Tuntut Pembatalan ART
Rabu, 20 Mei 2026 | 01:23 WIB
DPP GMNI Segera Laporkan Dugaan Perampasan Lahan Warga Transmigrasi di Halmahera Utara ke Tiga Instansi Pusat
Selasa, 19 Mei 2026 | 18:30 WIB
Kaya Energi, Miskin Kedaulatan
Selasa, 19 Mei 2026 | 15:35 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Foto: Gibran memperagakan diri sedang mencari jawaban Mahfud di debat Pilpres 2024/Marhaenist.id.

TPN Ganjar Sebut Gibran Tidak Layak Bertarung di Pilpres

Marhaenist.id, Jakarta - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo - Mahfud MD…

YRJI Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi 5,61%, Dorong Konsolidasi Nasional untuk Jaga Momentum

Marhaenist.id, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I yang mencapai 5,61…

Tamansiswa: Membangun Pedagogi Indonesia

Marhaenist.id - Setiap tahun tanggal 2 Mei dirayakan sebagai Hari Pendidikan Nasional…

Alfamart dan Indomaret Sudah Monopolistik dan Predatorik

Marhaenist.id - Masifnya pertumbuhan jaringan minimarket modern seperti Alfamart dan Indomaret saat…

Mengenang Sejarah Hari Buruh: Tantangan dan Peluang Perjuangan di Era Digital

Marhaenist.id - Setiap tanggal 1 Mei, dunia memperingati Hari Buruh Internasional sebagai…

GMNI Jakarta Menggugat: Menuju Persatuan, Melebarkan ke Internasional

Marhaenist.id - Perpecahan di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat ini berada…

Panas yang Menetap, Negara yang Tertinggal: Kita Tak Bisa Melawan Alam, Tapi Masih Bisa Menyiasatinya

Marhaenist.id - Siang hari belakangan terasa lebih panjang. Udara seperti enggan bergerak.…

Sevisi Dengan Kader PDIP Yogyakarta, Arya Siap Dipasangkan Jadi Wakil Walikota

Marhaenist, Yogyakarta - Ariyanto menyatakan dirinya siap menjadi calon wakil walikota untuk…

Hari Ke 8 Kawal Aksi Masyarakat Talaga Raya atas PT AMI, GMNI Baubau Minta Agar Perundingan Bisa Melahirkan Solusi

Marhaenist.id, Buteng - Hari ke 8 masyarakat Talaga Raya bersama Dewan Pimpinan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?