By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Soroti Pelemahan Rupiah, Desak Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Ekonomi Nasional
Bangun Sinergisitas, DPD PA GMNI Sultra Siap Mengawal Program Kebijakan Pemda untuk Rakyat
Menuju Hari Kebangkitan Nasional, Aliansi PERISAI Serukan Perlawanan terhadap Imperialisme dan Tuntut Pembatalan ART
DPP GMNI Segera Laporkan Dugaan Perampasan Lahan Warga Transmigrasi di Halmahera Utara ke Tiga Instansi Pusat
Kaya Energi, Miskin Kedaulatan

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
IndonesianaInfokiniPolithinking

6 Tahun Menghilang, Pengamat Curigai adanya Sosok di Balik Layar Harun Masiku

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Jumat, 17 April 2026 | 16:43 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Harun Masiku yang sampai saat ini keberadaan masih menjadi misteri (Desain AI)MARHAENIST.
Bagikan

Marharnist.id, Jakarta — Belum tertangkapnya Harun Masiku yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menuai sorotan dari kalangan pegiat antikorupsi.

Direktur Center for Budget Analysis, Uchok Sky Khadafi, menilai terdapat kejanggalan dalam proses pencarian buronan tersebut.

Menurut Uchok, sulit diterima secara logika jika seorang tersangka kasus korupsi dapat menghilang dalam waktu lama tanpa jejak yang jelas.

“Sulit diterima akal sehat jika seorang buronan kasus korupsi bisa menghilang begitu lama tanpa jejak. Ada dua kemungkinan: kapasitasnya memang luar biasa dalam menghindar, atau justru ada kekuatan di balik layar yang melindungi,” ujarnya dalam keterangan, Jumat (17/4/2026).

Ia menilai, dengan keterbatasan sumber daya finansial dan jaringan yang dimiliki, kecil kemungkinan Harun Masiku mampu bertahan lama dalam pelarian tanpa bantuan pihak lain. Karena itu, dugaan adanya perlindungan dari pihak tertentu dinilai patut dipertimbangkan.

“Jika benar ada perlindungan, maka ini menjadi persoalan serius yang menyangkut integritas sistem penegakan hukum. Artinya, ada hambatan non-teknis yang menghalangi aparat untuk menjangkau yang bersangkutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Uchok menekankan pentingnya transparansi dari Komisi Pemberantasan Korupsi dalam mengungkap perkembangan pencarian kepada publik. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat.

“Publik berhak mengetahui sejauh mana upaya pencarian dilakukan dan apa saja kendala yang dihadapi,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kegagalan menghadirkan Harun Masiku ke hadapan hukum berpotensi menciptakan preseden buruk dalam penegakan hukum di Indonesia.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat memperkuat persepsi bahwa hukum tidak mampu menjangkau semua pihak secara adil.

“Kalau ini terus dibiarkan, publik bisa kehilangan kepercayaan. Seolah-olah ada orang yang bisa menghindari hukum tanpa batas waktu,” katanya.

Baca Juga:   Kisruh Koperasi dan MRT Bikin Iklim Usaha Buruk,  Ketua PB Jakarta Apresiasi Kebijakan Pramono Anung

Uchok mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi bersama aparat terkait segera meningkatkan langkah konkret guna menangkap buronan tersebut dan menuntaskan perkara.

“Penuntasan kasus ini bukan hanya soal menangkap satu orang, tetapi menyangkut marwah penegakan hukum. Negara tidak boleh kalah oleh satu buronan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Harun Masiku merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR yang terungkap melalui operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi pada awal 2020.

Saat operasi berlangsung, ia tidak berada di lokasi dan sejak saat itu tidak pernah memenuhi panggilan penyidik hingga akhirnya ditetapkan sebagai buronan.

Hingga kini, keberadaan Harun Masiku belum diketahui secara pasti. Aparat penegak hukum mengklaim telah melakukan berbagai langkah pencarian, termasuk pemantauan terhadap pihak-pihak yang diduga membantu logistik pelarian serta bekerja sama dengan otoritas terkait untuk memblokir aliran dana yang dicurigai.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Soroti Pelemahan Rupiah, Desak Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Ekonomi Nasional
Rabu, 20 Mei 2026 | 17:01 WIB
Bangun Sinergisitas, DPD PA GMNI Sultra Siap Mengawal Program Kebijakan Pemda untuk Rakyat
Rabu, 20 Mei 2026 | 15:32 WIB
Menuju Hari Kebangkitan Nasional, Aliansi PERISAI Serukan Perlawanan terhadap Imperialisme dan Tuntut Pembatalan ART
Rabu, 20 Mei 2026 | 01:23 WIB
DPP GMNI Segera Laporkan Dugaan Perampasan Lahan Warga Transmigrasi di Halmahera Utara ke Tiga Instansi Pusat
Selasa, 19 Mei 2026 | 18:30 WIB
Kaya Energi, Miskin Kedaulatan
Selasa, 19 Mei 2026 | 15:35 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Usai CFD, Ganjar dan Istri Ngemie Ayam Bareng Warga Di Trotoar Sudirman

Marhaenist.id, Jakarta - Ganjar Pranowo bersama istri, Siti Atikoh menikmati mie ayam di…

6 DPK GMNI Halut Setujui Copot Wilson Musa Sebagai Ketua Cabang

Marhaenist.id, Halut - 6 (Emam) Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional…

Ganjar Pranowo: Politik Machiavellian Gunakan Penegak Hukum Jadi Alat Untuk Menakuti

MARHAENIST - Politik Machiavellian sepertinya sedang terjadi akhir-akhir ini. Rasa takut sengaja…

GMNI Jaktim Bareng Marhaenist.id Gelar Nobar dan Diskusi Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita

Inilah yang dimaksud dengan Pesta Babi. Pesta kemewahan dan keuntungan besar bagi…

GMNI Soroti Memburuknya Politik Global dan Ancaman Perang Dunia III

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Ramai Soal Begal Konstitusi, Garuda Biru Bergema di Medsos

MARHAENIST - Serempak warganet beramai-ramai membagikan gambar burung garuda berwarna biru disertai…

Keterhilangan Eksistensial: Dari Krisis Kesadaran hingga Kolonisasi Atensi

Marhaenist.id - (Pengantar) Krisis kesadaran yang muncul di era digital menemukan bentuk…

Pilkada Melalui DPRD: Ancaman Sentralisme Kekuasaan dan Lonceng Kematian Demokrasi Lokal

Marhaenist.id - Wacana pengembalian mekanisme Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada ke tangan…

Pancasila sebagai Working Ideology: MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa Merah Putih sebagai Jalan Praksis “Rakyat Sejahtera dan Cerdas” pada Pemerintahan Prabowo

Marhaenist.id - (Pendahuluan) Dalam diskursus politik dan kebijakan publik, ideologi negara sejatinya…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?