By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Soroti Pelemahan Rupiah, Desak Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Ekonomi Nasional
Bangun Sinergisitas, DPD PA GMNI Sultra Siap Mengawal Program Kebijakan Pemda untuk Rakyat
Menuju Hari Kebangkitan Nasional, Aliansi PERISAI Serukan Perlawanan terhadap Imperialisme dan Tuntut Pembatalan ART
DPP GMNI Segera Laporkan Dugaan Perampasan Lahan Warga Transmigrasi di Halmahera Utara ke Tiga Instansi Pusat
Kaya Energi, Miskin Kedaulatan

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNI

PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 20 April 2026 | 12:35 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Mis Heldy Zahri, Ketua DPD PA GMNI Kaltim (Foto Istimewa)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Samarinda — Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Aliansi Perjuangan Kalimantan Timur pada 21 April 2026, Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kalimantan Timur (PA GMNI Kaltim) menyampaikan sikapnya terkait agenda tersebut.

Ketua DPD PA GMNI Kaltim, Mis Heldy Zahri, menilai aksi demonstrasi merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang sehat serta bentuk kepedulian masyarakat terhadap pembangunan daerah.

Menurutnya, kritik yang disampaikan kepada pemerintah bukanlah ancaman, melainkan bentuk gotong royong dalam upaya membangun Kalimantan Timur yang lebih baik.

“Demonstrasi itu hal yang biasa dalam negara demokrasi. Itu menandakan adanya proses evaluasi dan perbaikan yang sedang berjalan. Koreksi dari masyarakat justru penting agar pemerintah bisa bekerja lebih baik,” ujar Heldy, Minggu (19/4/2026).

Ia menegaskan, substansi aksi seharusnya menjadi fokus utama, bukan justru tenggelam oleh berbagai framing negatif yang berpotensi mengaburkan tujuan perjuangan.

Menurut Heldy, tiga tuntutan yang dibawa Aliansi Perjuangan Kaltim sangat relevan dan tidak mengandung unsur yang membahayakan stabilitas daerah. Sebaliknya, tuntutan tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan moral agar kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur dapat berjalan lebih baik dan akuntabel.

“Yang disuarakan mahasiswa itu sangat jelas, mulai dari evaluasi kebijakan Pemprov Kaltim, penghentian praktik KKN, hingga mendesak DPRD agar menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal. Ini bukan ancaman, tapi bentuk kepedulian terhadap masa depan Kaltim,” lanjutnya.

Heldy juga menyayangkan adanya pihak-pihak yang justru mencoba menghalangi pemerintah untuk mendengar aspirasi masyarakat. Ia menilai kondisi tersebut justru dapat menciptakan persoalan baru bagi pemerintah daerah.

“Banyak yang sibuk menyerang aksi ini tanpa melihat substansinya. Bahkan ada yang mencoba menghalangi agar Rudy-Seno tidak mendengar langsung kritik dari rakyatnya. Ini justru bisa menjadi masalah baru,” tegasnya.

Baca Juga:   Bantu Korban Banjir di Sumbar, DPD PA GMNI Riau Salurkan Paket Bantuan Untuk Para Korban

Terkait potensi gangguan keamanan, Heldy percaya bahwa mahasiswa dan masyarakat yang turun dalam aksi memiliki kesadaran penuh untuk menjaga kondusivitas serta memahami batas-batas hukum dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

Ia juga secara khusus berpesan kepada kader-kader GMNI yang akan terlibat dalam aksi agar mampu mengambil peran penting dalam menjaga jalannya demonstrasi tetap sesuai tujuan awal serta tidak terkontaminasi oleh kepentingan pihak lain yang membawa agenda di luar substansi perjuangan.

“Kawan-kawan mahasiswa harus mengambil peranan penting dalam aksi ini. Jangan sampai aksi yang lahir dari keresahan rakyat justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan dengan agenda lain. Jaga marwah mahasiswa dan pergerakan di Kalimantan Timur,” pesannya.

Heldy menegaskan, apabila di lapangan terdapat potensi yang dapat mencederai perjuangan mahasiswa, maka kader GMNI diminta untuk tidak ikut terlibat, apalagi menjadi inisiator.

“Jika ada sesuatu yang berpotensi mencoreng perjuangan, tidak perlu diikuti. Jangan ikut-ikutan, apalagi berinisiatif. Tetap fokus pada tujuan utama perjuangan,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Heldy berharap aksi 21 April benar-benar menjadi momentum bersama untuk memperkuat demokrasi, memperbaiki tata kelola pemerintahan, dan menghadirkan Kalimantan Timur yang lebih adil serta berpihak kepada rakyat.

“Sekali lagi, kita percaya niat kawan-kawan baik, maka aksinya pun harus baik. Jika semua berjalan sesuai harapan, maka benar adanya—habis gelap terbitlah terang,” pungkasnya.

Diketahui, aksi Aliansi Perjuangan Kaltim diperkirakan akan diikuti ribuan massa dengan dua titik utama konsentrasi, yakni di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur dan Kantor Gubernur Kalimantan Timur.

Demonstrasi ini menjadi perhatian publik karena membawa isu strategis terkait tata kelola pemerintahan dan pengawasan terhadap jalannya pembangunan daerah.***

Baca Juga:   Pancasila: Antara Retorika dan Realita

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Soroti Pelemahan Rupiah, Desak Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Ekonomi Nasional
Rabu, 20 Mei 2026 | 17:01 WIB
Bangun Sinergisitas, DPD PA GMNI Sultra Siap Mengawal Program Kebijakan Pemda untuk Rakyat
Rabu, 20 Mei 2026 | 15:32 WIB
Menuju Hari Kebangkitan Nasional, Aliansi PERISAI Serukan Perlawanan terhadap Imperialisme dan Tuntut Pembatalan ART
Rabu, 20 Mei 2026 | 01:23 WIB
DPP GMNI Segera Laporkan Dugaan Perampasan Lahan Warga Transmigrasi di Halmahera Utara ke Tiga Instansi Pusat
Selasa, 19 Mei 2026 | 18:30 WIB
Kaya Energi, Miskin Kedaulatan
Selasa, 19 Mei 2026 | 15:35 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Hadiri Kampanye Akbar di GBK, Atikoh dan Alam Curi Perhatian Ratusan Ribu Pendukung Ganjar-Mahfud

Marhaenist.id, Jakarta - Siti Atikoh Suprianti dan Zinedine Alam turut hadir mendampingi…

Peluang Bagi Kader GMNI: Peradi Utama Buka Pendaftaran Sumpah Advokat, Biaya Rp5 Juta, Ditutup Akhir Januari 2026

Marhaenist.id, Jakarta — Organisasi Advokat Peradi Utama kembali membuka pendaftaran Sumpah Advokat…

28 Izin Dicabut, DPP GMNI Bongkar Masalah Kehutanan

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

PDIP Tunjuk Adian Napitupulu dan Aria Bima Pimpin Tim Pemenangan Pilkada Nasional

Marhaenist.id, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah membentuk Tim Pemenangan…

17 Agustus 1945: Salah Kaprah Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia menjadi HUT RI

Marhaenist.id - Banyak yang masih salah kaprah menganggapi tanggal 17 Agustus 1945…

Bukan Ajaran Dalam Islam, Mari Memahami Apa itu Mazhab Bung Karno!

Marhaenist.id - Dalam kehidupan Bung Karno sampai ia wafat ditanggal 21 Juni…

DPC GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Korupsi di DJP: Pajak Rakyat Tidak Aman

Marhaenist.id, Jakarta Timur – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Gelar Konferda untuk Pertama Kalinya, Agus Hendrayadi Pimpin DPD PA GMNI Bangka Belitung

Marhaenist.id, Pangkalpinang - Agus Hendrayadi, S.H., M.H., resmi terpilih sebagai Ketua Dewan…

Membaca Ulang Demokrasi Nepotik dalam Politik Indonesia

Marhaenist.id - Demokrasi yang kita anut—“dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”—dalam…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?