By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Gelar Halal Bihalal, PA GMNI Serukan Penguatan Karakter dan Gotong Royong Hadapi Tekanan Global
DPD PA GMNI Sultra Ucapkan Selamat HUT ke-62 Harmoni Sultra, Dukung ASR Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Resonansi Nusantara: Jalan Tengah di Tengah Guncangan Peradaban
Manifesto Rejuvenasi Rahim Ibu Pertiwi
Dekadensi Hukum: Hegemoni Otokrasi Orwellean

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNIKabar GMNI

Berharap Dualisme Segera Berakhir, Dua Alumni GMNI Dukung adanya Kongres Persatuan

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 2 Juli 2025 | 20:40 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Wahyuni Refi, Alumni GMNI dan Didik Prasetiyono, Alumni GMNI (Sumber Foto: AyoJatim.com)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Perpecahan antara kubu Imanuel Cahyadi/Soejahri Somar dan Arjuna Putra Aldino/M. Ageng Dendy Setiawan di GMNI telah melemahkan organisasi dan menghambat konsolidasi kader, serta mengurangi peran GMNI dalam memperjuangkan Marhaenisme.

Dari itu, DPD dan DPC GMNI se-Indonesia menyelenggarakan Konsolidasi Nasional di Kota Blitar yang bertujuan untuk mempertemukan kedua kubu dan membahas penyatuaan GMNI yang nantinya akan digelar melalui Kongres Persatuan.

Dalam kegiatan itu telah terbentuk Forum Nasional Komunikasi Persatuan yang bertujuan untuk melakukan komunikasi kepada DPD dan DPC dari kedua kubu untuk bersama dan selanjutnya akan membahas pembentukan Badan Pekerja Kongres Persatuan.

Inisiasi tentang adanya Kongres Persatuan oleh DPD dan DPC Se-Indonesia yang disuarakan dalam Konsolidasi Nasional GMNI di Kota Blitar, mendapat dukungan dari dua Alumni GMNI.

Dr. Wahyuni Refi Setya Bekti, S.H., M.H., seorang alumni GMNI yang juga merupakan Mantan Ketua Presidium GMNI (Sekarang sebutannya DPP GMNI) menyatakan optimismenya terhadap adsnya kongres persatuan tersebut.

“Saya yakin sebagian besar alumni dan kader aktif setuju dengan kongres persatuan ini, meskipun ada sebagian kecil yang tidak sepakat,” ujarnya, seperti dikutip oleh Media AyoJatim.com. Rabu (2/7/2025).

Dalam media itu, Wahyuni menekankan pentingnya belajar dari pengalaman masa lalu dengan adanya perpecahan di GMNI akibat adanya cabang-cabang yang keluar dari Kongres Kupang dan membentuk KLB GMNI di Semarang.

“Di era presidium sebelumnya, kami juga mewarisi perpecahan GMNI, dan berhasil menyatukannya melalui Kongres Persatuan 2006 di Pangkal Pinang. Kami punya pengalaman dalam menyatukan GMNI,” katanya.

Disisi lain, Didik Prasetiyono, Direktur Utama PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), yang juga merupakan mantan Ketua DPC GMNI Surabaya Tahun 1997 serta Ketua Korda GMNI Jawa Timur Tahun 1999, dalam media AyoJatim.com, Rabu (2/7/2025) memberikan dukungan penuh terhadap adanya inisiasi Kongres Persatuan.

Baca Juga:   Pancasila: Antara Retorika dan Realita

“Saya menyambut dengan penuh harapan dan dukungan atas keinginan untuk melaksanakan Kongres Persatuan GMNI,” ujarnya.

“Persatuan bukan sekadar tujuan, tetapi ruh utama organisasi yang mengusung semangat kebangsaan dan kerakyatan,” tegasnya.

Didik menekankan pentingnya kebesaran hati dan komitmen pada persatuan untuk menyelesaikan dualisme.

“Dualisme hanya menguras energi, mengaburkan arah perjuangan, dan menjauhkan kita dari cita-cita organisasi. Jalan keluar terbaik adalah kembali kepada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART),” tegasnya.

Didik juga menambahkan bahwa persatuan ditubuh GMNI membutuhkan kedewasaan dan sikap legowo dari semua pihak yang saat ini terpecah.

“Dualisme menunjukkan organisasi ini hidup dan dinamis. Namun, dinamika tanpa arah akan menjadi turbulensi yang tidak produktif. Saatnya kita semua kader, alumni, dan simpatisan menurunkan ego, membuka ruang dialog, dan bertanya: apakah kita masih memerlukan GMNI sebagai rumah besar ideologi Marhaenisme? Jika ya, Kongres Persatuan adalah langkah sejarah yang wajib kita songsong bersama,” pungkasnya.***

Penulis: Redaksi yang mengambil tulisan dari kutipan Media AyoJatim.com/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Gelar Halal Bihalal, PA GMNI Serukan Penguatan Karakter dan Gotong Royong Hadapi Tekanan Global
Minggu, 26 April 2026 | 13:51 WIB
DPD PA GMNI Sultra Ucapkan Selamat HUT ke-62 Harmoni Sultra, Dukung ASR Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Minggu, 26 April 2026 | 12:27 WIB
Resonansi Nusantara: Jalan Tengah di Tengah Guncangan Peradaban
Minggu, 26 April 2026 | 10:35 WIB
Manifesto Rejuvenasi Rahim Ibu Pertiwi
Minggu, 26 April 2026 | 10:26 WIB
Dekadensi Hukum: Hegemoni Otokrasi Orwellean
Sabtu, 25 April 2026 | 15:38 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Rumah Kelahiran Sang Fajar Bung Karno

Marhaenist.id - Presiden RI pertama lahir di Surabaya pada 6 Juni 1901.…

Masa Jabatan Legislatif Tanpa Ujung: Celah yang Mengancam Alam Demokrasi

Marhaenist.id - Diskursus mengenai pembatasan masa jabatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)…

Ibu Pertiwi Dilanda Musibah

Marhaenist.id - Tidak perlu dijelaskan lagi seluruh pembaca tentunya sudah mengetahui bahwa…

Pemerintah dan Praktik Manipulasi dalam Proyek Strategis Nasional pada Pengembangan Pantai Indah Kapuk (PIK 2)

Marhaenist.id - Di perairan Kabupaten Tangerang, Banten, ditemukan pagar laut sepanjang 30,16…

Sambut Bulan Suci Ramadhan GMNI Touna Bersih-Bersih Mesjid Nurul Hidayah Labiabae

Marhaenist.id, Touna - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Gerakan Mahasiswa Nasional…

Kawal Putusan MK, GMNI Jember Gelar Unjuk Rasa

MARHAENIST - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Membelah Nasionalis, Merapikan Kekuasaan: Tangan Imanuel Cahyadi, Setneg & BIN di Balik Perpecahan GMNI?

Marhaenist.id - Perpecahan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dalam Kongres Bandung bukan…

DPP GMNI Gelar Diskusi Virtual “Spesial Ngabuburit Marhaenis”, Bahas Posisi Pancasila di Tengah Pergeseran Ideologi Global

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) kembali…

Pembangkangan Konstitusi oleh DPR, Mahasiswa UWKS Gelar Aksi Gedung DPRD Jatim

Marhaenist.id, Surabaya - Mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) yang tergabung dalam…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?