By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Nubuat Bung Karno Terbukti: Saat Bangsa Sendiri Menjadi Algojo Bagi Nalar dan Demokrasi Rakyat
DPC GMNI Jeneponto Bedah Film ‘Pesta Babi’, Soroti Praktik Kolonialisme Modern di Daerah
DPD GMNI Sultra Buka Posko Pengaduan Tenaga Kerja, Perkuat Perjuangan Hak Buruh di Sulawesi Tenggara
DPC GMNI Jember Tolak Tegas Wacana Reduksi Kampus sebagai Instrumen Industri
DPC GMNI Jember Kecam Krisis Etika DPRD Jember: Legislator Gen Z Gagal Menjadi Teladan Politik

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPC GMNI Jember Kecam Krisis Etika DPRD Jember: Legislator Gen Z Gagal Menjadi Teladan Politik

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 12 Mei 2026 | 22:06 WIB
Bagikan
Waktu Baca 5 Menit
Foto: Mochammad Faizin, Wakil Ketua Bidang Politik DPC GMNI Jember (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jember — Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Jember mengecam keras perilaku anggota DPRD Kabupaten Jember, Achmad Syahri As Siddiqi, yang diduga bermain game saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi D DPRD Jember pada Senin 11 Mei 2026.

Peristiwa tersebut menuai sorotan publik karena terjadi ketika forum resmi tengah membahas persoalan stunting yang hingga kini masih menjadi problem serius di Kabupaten Jember.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Jember masih berada pada angka 30,4 persen dan tercatat sebagai yang tertinggi di Jawa Timur.

Dalam rapat tersebut, DPRD Jember juga sedang menyoroti ketimpangan data stunting antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah setelah muncul klaim penurunan angka stunting menjadi 6,7 persen pada Mei 2026.

DPC GMNI Jember menilai persoalan ini tidak dapat dipandang sekadar sebagai kesalahan individu, melainkan cerminan nyata krisis moral politik, rendahnya kualitas wakil rakyat, serta mandulnya proses kaderisasi partai politik dalam membentuk disiplin dan etika kader.

Wakil Ketua Bidang Politik DPC GMNI Jember, Mochammad Faizin, menegaskan bahwa perilaku tersebut bukan hanya mencederai kehormatan lembaga DPRD, tetapi juga melukai kepercayaan masyarakat terhadap institusi politik.

“Ketika persoalan stunting yang menyangkut masa depan generasi bangsa dibahas dalam forum resmi, namun justru direspons dengan bermain game saat rapat berlangsung, maka itu bukan lagi persoalan remeh. Itu adalah bentuk degradasi moral politik dan penghinaan terhadap penderitaan rakyat,” tegas Faizin, Selasa (12/5/2026).

Ia juga menyoroti besarnya anggaran rapat dan fasilitas DPRD yang seluruhnya berasal dari uang rakyat.

Dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2026, anggaran rapat koordinasi dan konsultasi SKPD mencapai sekitar Rp356 juta per tahun, ditambah fasilitas rapat sebesar Rp44 juta.

Baca Juga:   Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual

Bahkan rincian konsumsi rapat seperti mamiri dan mamirat dianggarkan sebesar Rp57 ribu per orang.

Menurut Faizin, perilaku tersebut menjadi ironi karena dilakukan oleh legislator muda kelahiran 21 Juni 1999 yang masih masuk kategori Generasi Z.

Generasi muda, kata dia, seharusnya mampu menunjukkan kualitas intelektual, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial di ruang kekuasaan, bukan justru memperkuat stigma negatif tentang budaya rebahan, mager, dan kecanduan game tanpa mengenal situasi.

Tangkapan layar sebuah video anggota DPRD Jember ketika enak main game saat rapat (TANGKAPAN LAYAR VIDEO YANG DIUNGGAH AKUN INSTAGRAM putraajisujati)/MARHAENIST.

DPC GMNI Jember juga menilai fenomena ini menunjukkan bahwa pejabat publik di Indonesia belum belajar dari berbagai problem etika elite politik nasional yang sebelumnya menuai kritik publik.

Kasus tersebut dianggap memperlihatkan pola yang sama, yakni rendahnya kepekaan sosial, buruknya komunikasi politik, serta belum tuntasnya pembentukan etika dan moral wakil rakyat.

“Kasus ini membuktikan bahwa pendidikan formal dan gelar akademik bukan jaminan ketuntasan pola pikir maupun etika seorang pejabat publik. Yang dibutuhkan adalah pendidikan politik, disiplin organisasi, dan kesadaran moral bahwa jabatan politik merupakan amanah rakyat, bukan ruang bermain pemuas hasrat pribadi,” ujar Faizin.

DPC GMNI Jember menegaskan bahwa permohonan maaf saja tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan ini. Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, diminta memastikan adanya evaluasi serius serta pemberian sanksi konkret melalui Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Jember agar lembaga legislatif tidak terus kehilangan legitimasi moral di hadapan masyarakat.

GMNI Jember juga menyoroti besarnya fasilitas dan anggaran kesejahteraan DPRD yang berasal dari APBD. Berdasarkan DPA-SKPD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2026, anggaran layanan keuangan dan kesejahteraan DPRD mencapai sekitar Rp27 miliar per tahun dalam bentuk gaji dan berbagai tunjangan anggota dewan.

Selain itu, anggaran sewa kendaraan dinas mencapai sekitar Rp418 juta per tahun, ditambah anggaran bahan bakar dan pelumas sebesar Rp328 juta, serta anggaran medical check up sekitar Rp134 juta per tahun.

Baca Juga:   GMNI Sambut Hangat Kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia

Di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi kemiskinan, pengangguran, stunting, dan ketimpangan sosial, perilaku bermain game dalam forum resmi dinilai menunjukkan rendahnya penghormatan terhadap amanat rakyat.

DPC GMNI Jember menilai reformasi partai politik dan penguatan sistem kaderisasi sudah tidak dapat ditunda. Pernyataan Ketua DPRD Jember yang menyebut anggota dewan tersebut belum pernah mengikuti proses kaderisasi di Hambalang dinilai justru memperlihatkan lemahnya pendidikan politik di internal partai.

Partai politik, menurut GMNI Jember, harus kembali kepada fitrahnya sebagai penyambung lidah rakyat agar lembaga legislatif tidak hanya dipenuhi figur elektoral, tetapi juga individu yang matang secara intelektual, etik, dan sosial.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Nubuat Bung Karno Terbukti: Saat Bangsa Sendiri Menjadi Algojo Bagi Nalar dan Demokrasi Rakyat
Rabu, 13 Mei 2026 | 15:49 WIB
DPC GMNI Jeneponto Bedah Film ‘Pesta Babi’, Soroti Praktik Kolonialisme Modern di Daerah
Rabu, 13 Mei 2026 | 14:23 WIB
DPD GMNI Sultra Buka Posko Pengaduan Tenaga Kerja, Perkuat Perjuangan Hak Buruh di Sulawesi Tenggara
Rabu, 13 Mei 2026 | 13:11 WIB
DPC GMNI Jember Tolak Tegas Wacana Reduksi Kampus sebagai Instrumen Industri
Rabu, 13 Mei 2026 | 00:57 WIB
Disambut dengan Penuh Antusias, GMNI Kota Bekasi Sukses Gelar Nobar Film Pesta Babi
Selasa, 12 Mei 2026 | 21:32 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Pertamina Perkuat Sinergi Dengan GMNI dan Cipayung Plus di Proyek RDMP Balikpapan

MARHAENIST - Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan dan…

Terus Kembangkan Potensi Diri, Pesan Bupati Purworejo Untuk GMNI

Marhaenist - Dewan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Purworejo…

GMNI Kecam Aksi Pencurian yang Marak Terjadi di Kabupaten Touna

Marhaenist.id, Touna - Aksi pencurian yang kerap terjadi di Kabupaten Tojo Una-Una…

Dari Desa Hadapi Perubahan Iklim, Akar Desa Indonesia Teken MoU dengan Kemendes PDT

Marhaenist.id, Jakarta – Komitmen bersama dalam menghadirkan desa sebagai pusat perubahan kembali…

Putusan MK soal Kolegium dan Konsil Kesehatan: Apa Artinya bagi Dokter, Mahasiswa, dan Pasien?

Marhaenist.id - Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memutuskan sebagian gugatan terhadap Undang-Undang Nomor…

RBPR Deklarasikan Dukungan Untuk Pramono Anung-Rano Karno

MARHAENIST -  Pranowo Anung dan Rano Karno turut menghadiri acara deklarasi Rumah…

Menuju Jalan Rekonsoliasi Nasional, Ketum Terpilih Kongres GMNI Bandung dan Kubu Arjuna – Dendy Sepakat Menyulam Persatuan

Marhaenist.id, Jakarta – Di tengah riuh dinamika pasca Kongres Gerakan Mahasiswa Nasional…

Picuh Kemarahan Rakyat hingga Lahirnya Gerakan Bubarkan DPR, Inilah Deretan Anggota DPR RI yang Dianggap Kontroversial!

Marhaenist.id - Beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) belakangan…

DPP GMNI Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis, Desak Pengusutan Cepat dan Transparan

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?