By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Guncangan Ontologis Bangsa dan Krisis Kepercayaan pada Negara Hukum
Berangkat dari Keterusiran Kaum Marhaen, Disitulah Jiwa Sang Pejuang Benar-Benar Diuji
Nubuat Bung Karno Terbukti: Saat Bangsa Sendiri Menjadi Algojo Bagi Nalar dan Demokrasi Rakyat
DPC GMNI Jeneponto Bedah Film ‘Pesta Babi’, Soroti Praktik Kolonialisme Modern di Daerah
DPD GMNI Sultra Buka Posko Pengaduan Tenaga Kerja, Perkuat Perjuangan Hak Buruh di Sulawesi Tenggara

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Seruan Ideologis, GMNI Halut Dukung Kongres Persatuan Tanpa Intervensi Kekuasaan

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Minggu, 13 Juli 2025 | 18:17 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Bung dan Sarinah GMNI Halut (ist)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Halut – Merespon dinamika nasional Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang dirundung perpecahan sejak Kongres Ambon tahun 2019, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Utara (Halut) menyerukan agar Kongres Persatuan dilaksanakan tanpa intervensi kekuasaan serta bebas dari kepentingan sempit elit organisasi.

Secara historis sejak berdirinya pada tahun 1954, GMNI itu sendiri telah diwarnai dengan berbagai gelombang dinamika internal, termasuk perpecahan yang menghasilkan dualisme kepemimpinan. Tarik-menarik kepentingan serta intervensi kekuasaan, telah menjadi potret buruk dalam sejarah yang perlu diambil pelajaran.

Kini, GMNI kembali diperhadapkan dengan dinamika nasional serupa. Perpecahan yang tejadi sejak tahun 2019 yang menghasilkan dualisme kepemimpinan, hingga sekarang tak kunjung bersatu ditingkat pusat, DPP, hingga berimbas pada DPD dan DPC GMNI Se-Indonesia. Perpecahan itu sendiri secara organisasi telah melemahkan jantung pergerakan, menggores luka, serta memerosotkan ruh kebangsaan GMNI.

Perpecahan ini tidak hanya melumpuhkan semangat kader akar rumput dalam menjalankan roda organisasi tetapi secara ideologis telah mencederai ruh persetuan sebagai jembatan menuju kemerdekaan, jembatan mencapai tujuan yang menjadi basis pemikiran Bung Karno.

Kita juga tak boleh lupa bahwa GMNI sendiri lahir dari tiga organisasi mahasiswa dengan nama berbeda, dari tempat berbeda. Tetapi jangan lupa, mereka punya tujuan yang sama, yakni sama-sama menyelamatkan kaum marhaen Indonesia. Itulah semangat ideologis yang amat penting, maha penting, yang tak boleh kita lupakan, apalagi luput dari kita.

Atas dasar semangat itu, apabila kongres versi-versian masih dipaksakan maka ini tidak hanya memperpanjang kelumpuhan organisasi tetapi sekaligus telah melenceng jauh dari cita-cita organisasi, cita-cita marhaenis Indonesia untuk kejayaan GMNI serta kemenangan kaum marhaen. Akhirnya, persatuan bukanlah hanya sekedar pilihan, ia adalah satu-satunya jalan ideologis yang harus ditempuh.

Baca Juga:   Mari Satukan Langkah dan Hentikan Kebiasaan Mewariskan Perpecahan di GMNI!!!

Menyikapi dinamika ini DPC GMNI Halut melalui Ketua DPC GMNI Halut, Erik Sibu menyerukan agar dualisme kepemimpinan GMNI harus segera di akhiri, dengan bersikap:

1. DPC GMNI Halut mendukung penuh pelaksanaan kongres persatuan yang bebas dari intervensi kekuasaan.

2. DPC GMNI Halut mendorong terbentuknya Forum Nasional Komunikasi Persatuan untuk segera melaksanakan KLB GMNI.

3. DPC GMNI Halut mendesak agar dihentikan segala bentuk upaya memecah belah DPC dan DPD se-Indonesia hanya demi kepentingan politik sempit.***

Penulis: Redaksi/Editor: Redaksi.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Guncangan Ontologis Bangsa dan Krisis Kepercayaan pada Negara Hukum
Kamis, 14 Mei 2026 | 21:29 WIB
Berangkat dari Keterusiran Kaum Marhaen, Disitulah Jiwa Sang Pejuang Benar-Benar Diuji
Kamis, 14 Mei 2026 | 11:06 WIB
Nubuat Bung Karno Terbukti: Saat Bangsa Sendiri Menjadi Algojo Bagi Nalar dan Demokrasi Rakyat
Rabu, 13 Mei 2026 | 15:49 WIB
DPC GMNI Jeneponto Bedah Film ‘Pesta Babi’, Soroti Praktik Kolonialisme Modern di Daerah
Rabu, 13 Mei 2026 | 14:23 WIB
DPD GMNI Sultra Buka Posko Pengaduan Tenaga Kerja, Perkuat Perjuangan Hak Buruh di Sulawesi Tenggara
Rabu, 13 Mei 2026 | 13:11 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Di Forum MKRI–MK Mesir, Prof. Arief Hidayat Angkat Marhaenisme sebagai Etika Konstitusi

Marhaenist.id, Kairo — Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI) kembali menegaskan perannya dalam…

GMNI Demo KPU dan DPR Yang Adakan Rapat Konsinyering di Malam Hari

MARHAENIST - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar demonstrasi di depan Hotel…

PETANI Kecam Pernyataan Jokowi Sikapi Baleg DPR RI

MARHAENIST - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa kontroversi Rapat Badan Legislasi…

Mahfud MD Ungkap Dana Otsus Papua Masa Lukas Enembe untuk Foya-foya

Marhaenist - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD berterus…

Kabar Duka! Titiek Puspa, Mantan Penyanyi Istana Era Bung Karno Meninggal Dunia

Marhaenist.id, Jakarta - Musisi sekaligus penyanyi legendaris Titiek Puspa meninggal dunia pada…

Konflik AS – Israel VS Iran: Antara Narasi Demokrasi dan Perebutan Sumber Daya Energi

Marhaenist.id - Ketegangan geopolitik dunia kembali memanas ketika Amerika Serikat bersama Israel…

Tanggapi Dugaan Keracunan Massal MBG di Duren Sawit, Direktur Eksekutif Sentra Institute Soroti Lemahnya Pengawasan dan Transparansi Vendor

Marhaenist.id, Jakarta – Akademisi sekaligus Praktisi Ekonomi dan Keterbukaan Informasi, Andi Aditya, memberikan…

Tamansiswa: Membangun Pedagogi Indonesia

Marhaenist.id - Setiap tahun tanggal 2 Mei dirayakan sebagai Hari Pendidikan Nasional…

Nyanyian dan Sumpah Tanpa Jiwa

Marhaenist.id - Ada yang sunyi di tengah gegap gempita peringatan Sumpah Pemuda.…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?