By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Bakercab GMNI Bandung Desak DPRD Kota Bandung Tolak LKPJ Pemkot Bandung
DPK GMNI IPB Soroti Dampak Reklamasi dan Tol Laut terhadap Nelayan Cilincing
Hantu Film Pesta Babi: Seseram Apakah bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran?
Soekarno, Marhaenisme, dan Krisis Demokrasi Modern
Lanjutkan Program Bersama PA GMNI, PERADI UTAMA Buka PKPA Beasiswa Murni Batch 3 untuk Kader GMNI se-Indonesia

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Kinerja Kepolisian Dipertanyakan, GMNI Mimika: Patroli Tidak Efisien Sebabkan Korban Begal di Mimika

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 3 September 2025 | 15:10 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto : Owen Tanlain, Wakabid OKK DPC GMNI Mimika (Ist)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Timika – Kinerja aparat kepolisian di Kabupaten Mimika kembali menuai sorotan. Hal ini dipicu oleh insiden yang menimpa salah satu kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mimika, yang menjadi korban akibat Begal dan lambatnya respons dan patroli aparat keamanan di wilayah tersebut.

Menurut informasi yang diterima, kejadian bermula ketika aparat dinilai tidak menjalankan patroli secara optimal pada titik rawan kejadian.

Akibat kurangnya pengawasan dan keterlambatan aparat dalam merespons, peristiwa yang menimbulkan korban pun tak terhindarkan.

Salah satu kader GMNI Mimika menjadi korban begal dan hingga kini kasus tersebut masih menyisakan luka mendalam bagi keluarga dan Anggota maupun kader GMNI di Kabupaten Mimika

Dalam bertugas menjaga Kamtibmas Polri merujuk pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 yang memiliki tugas pokok untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

DPC GMNI Mimika melalui Wakbid OKK-nya, Owen Tanlain menilai bahwa aparat kepolisian seharusnya memiliki standar operasional yang jelas dan efisien dalam melaksanakan patroli.

“Kinerja kepolisian sangat kami pertanyakan. Ketidakefisienan dalam patroli membuat nyawa kader kami menjadi taruhannya. Ini bukti nyata bahwa pelayanan keamanan terhadap masyarakat masih jauh dari harapan,” tegasnya.

Owen Tanlain juga menambahkan, bahwa peristiwa ini harus menjadi evaluasi serius bagi institusi kepolisian agar tidak lagi abai terhadap kewajiban melindungi masyarakat.

“Peristiwa ini harus menjadi bahan evaluasi serius bagi pihak kepolisian agar tidak lalai lagi dan dapat melindungi keamanan setiap warga negara di Mimika,” sambungnya.

Owen Tanlain mendesak agar dilakukan investigasi mendalam dan meminta pimpinan kepolisian di daerah untuk mengaktifkan kamtibmas serta bertanggung jawab atas kelalaian yang terjadi.

Baca Juga:   Prihatin dengan Kondisi Bangsa, AMARAH Touna Gelar Aksi Tutut Pencopatan Kapolri

“Saya juga meminta kepada Kapolres untuk segera melakukan investigasi untuk menemukan dan mencari pelaku dan mengaktifkan kamtibmas untuk melakukan tugas dan tanggung jawab melindungi masyarakat serta melakukan patroli secara rutin,” lanjutnya.

Owen Tanlain juga berharap kepolisian lebih sigap dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah Papua Tengah dan tidak lagi ada korban.

“Pastinya seluruh Masyarakat Mimika pun berharap agar aparat kepolisian lebih sigap, transparan, dan profesional dalam menjalankan tugasnya, sehingga keamanan di wilayah Papua Tengah dapat benar-benar terjamin dan tidak lagi memakan korban dari kelalaian aparat Kabupaten mimika Provinsi Papua Tengah,” tandasnya.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Bakercab GMNI Bandung Desak DPRD Kota Bandung Tolak LKPJ Pemkot Bandung
Senin, 11 Mei 2026 | 17:58 WIB
DPK GMNI IPB Soroti Dampak Reklamasi dan Tol Laut terhadap Nelayan Cilincing
Senin, 11 Mei 2026 | 17:16 WIB
Hantu Film Pesta Babi: Seseram Apakah bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran?
Senin, 11 Mei 2026 | 12:16 WIB
Soekarno, Marhaenisme, dan Krisis Demokrasi Modern
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:33 WIB
Lanjutkan Program Bersama PA GMNI, PERADI UTAMA Buka PKPA Beasiswa Murni Batch 3 untuk Kader GMNI se-Indonesia
Minggu, 10 Mei 2026 | 01:02 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

GMNI UBP Karawang Perkuat Kaderisasi Lewat Lapak Baca Buku Gratis di Momentum PMB

Marhaenist id, Karawang — Gelombang penerimaan mahasiswa baru kini telah memasuki tahap…

Aksi Turun Gunung SBY Melawan Oligarki Rezim, Berhasilkah?

Marhaenist - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melemparkan…

Tidak Cukup Minta Maaf: Tuntut Tindakan Nyata untuk Kematian Pengemudi Ojol

Marhaenist.id - Demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada Kamis (28/8/2025) kembali…

Konfercab Ke-I GMNI Kotawaringin Timur, Momentum Regenerasi dan Kebersamaan

Marhaenist.id, Kotawaringin Timur - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Ahmad Yandi Khadafi: Hakim Tak Boleh Jadi Alat Kekuasaan: Wujudkan Asas Keadilan, Bebaskan Hasto!

Tangerang, Marhaenist.id - Proses hukum terhadap Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, kini…

28 Izin Dicabut, DPP GMNI Bongkar Masalah Kehutanan

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Pleno Timsel Calon Anggota Bawaslu Banten Tetapkan Fahmi Sebagai Ketua

Marhaenist - Pleno Tim Seleksi (timsel) calon anggota Bawaslu Provinsi Banten menetapkan…

Gelar Dialog Nasional, Alumni GMNI: Etika Bernegara Pancasila Untuk Menegakkan Supremasi Sipil

Marhaenist.id, Jakarta – Bangsa ini semakin terus mengalami defisit demokrasi, untuk itu…

Kritik Inteligensia dan Legitimasi Kekuasaan: Dari Situasi Hindia Belanda ke Indonesia “Merdeka” Hari Ini

Marhaenist.id - Dalam karya sejarahnya yang monumental Revolusi: Indonesia dan Lahirnya Dunia…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?