By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Benarkah Soekarno Komunis?
Diplomasi Kesehatan Indonesia di Masa Transisi Global Pasca Keluarnya AS Dari WHO
Herwyn J. H. Malonda Resmi Menjabat sebagai Anggota DKPP RI Ex Officio Bawaslu RI
DPD GMNI DKI Jakarta Bakal Gelar Konferda I Tahun 2026, Dorong Transformasi Menuju Jakarta Kota Global
Proyek Pembangunan Daerah dan Kewenangan Eksekutif Tanpa Persetujuan DPRD

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Kasus Ditindak Tunggu Viral, GMNI Jaksel Minta Polri Tambah Personel Reskrim

Trian Walem
Trian Walem Diterbitkan : Jumat, 20 Desember 2024 | 18:05 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan, Dendy Se. MARHAENIST
Foto: Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan, Dendy Se. MARHAENIST
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Viral di media sosial, seorang pegawai toko roti dianiaya oleh anak pemilik toko di Kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur. Dalam video yang beredar, terduga pelaku berinisial GSH terlihat menganiaya korban berinisial DAD dengan cara melemparkan kursi ke arah korban pada 17 Oktober 2024 lalu.

GMNI Jakarta Selatan menyoroti lambannya penanganan kasus-kasus yang melibatkan masyarakat oleh Kepolisian, termasuk kasus penganiayaan yang melibatkan anak bos roti terhadap pegawai. Polisi dinilai lamban dalam menangani kasus tersebut, namun cepat bertindak setelah viral di media sosial.

“Tidak seharusnya setiap kasus cepat ditindak menunggu viral dulu di media sosial, karena justru merugikan korban serta mencoreng citra institusi Kepolisian,” tegas Ketua GMNI Jakarta Selatan Deodatus Sunda Se dalam keterangannya, Jumat (20/12/2024).

Pria yang akrab disapa Bung Dendy ini juga menyayangkan ditolaknya laporan korban ke dua Polsek di Jakarta Timur. Padahal korban sudah memiliki cukup bukti.

Bung Dendy menduga, penyelidikan terhadap kejahatan, kepolisian menerapkan skala prioritas. Kasus-kasus skala besar dan viral didahulukan penyelidikannya, menyampingkan kasus-kasus yang skalanya kecil.

Dugaan Bung Dendy itu berdasarkan laporan DAD yang sempat ditolak oleh 2 polsek. Saat laporan diterima pada 18 Oktober 2024 oleh Polres Jakarta Timur, kasus yang dialami korban prosesnya cukup lama.

“Setelah viral kalau tidak salah mulai dari Sabtu 14 Desember 2024, polisi langsung bertindak dan pelaku tertangkap Senin 16 Desember, artinya hampir dua bulan sejak pelaporan, padahal bukti sudah cukup,” jelasnya.

Bung Dendy mengusulkan agar Kapolri menambah jumlah personel reserse kriminal (reskrim) agar fungsi pelayanan dan pengayoman masyarakat dalam menangani kasus dapat lebih efektif.

Lebih lanjut, Bung Dendy juga mengungkapkan bahwa anggaran Kepolisian yang terus meningkat setiap tahunnya seharusnya dimanfaatkan untuk menambah personel reskrim secara signifikan. Bukan hanya untuk kegiatan seremonial yang tidak efektif dalam menunjang tugas pokok dan fungsi Polri.

Baca Juga:   Hadapi Acaman Karena RTH, GMNI Jaktim Advokasi Pedagang UMKM di Kawasan Industri Pulogadung

“Anggaran Kepolisian setiap tahunnya meningkat, pada tahun 2024 mencapai Rp 112 Triliun dan pada 2025 diperkirakan mencapai Rp 126,62 Triliun. Hal ini sangat bertolak belakang dengan kinerja Kepolisian yang tidak optimal dalam melayani dan mengayomi masyarakat. Kedepannya, anggaran yang terus meningkat seharusnya digunakan untuk penambahan personel Reskrimum guna melayani setiap laporan masyarakat, bukan hanya untuk kegiatan yang bersifat seremonial yang hanya membuang anggaran secara percuma,” pungkasnya.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Trian Walem.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Benarkah Soekarno Komunis?
Jumat, 23 Januari 2026 | 01:44 WIB
Diplomasi Kesehatan Indonesia di Masa Transisi Global Pasca Keluarnya AS Dari WHO
Kamis, 22 Januari 2026 | 19:43 WIB
Herwyn J. H. Malonda Resmi Menjabat sebagai Anggota DKPP RI Ex Officio Bawaslu RI
Kamis, 22 Januari 2026 | 16:35 WIB
DPD GMNI DKI Jakarta Bakal Gelar Konferda I Tahun 2026, Dorong Transformasi Menuju Jakarta Kota Global
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:52 WIB
Proyek Pembangunan Daerah dan Kewenangan Eksekutif Tanpa Persetujuan DPRD
Kamis, 22 Januari 2026 | 10:55 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

6 Keistimewaan Bung Karno di Mata Ajudan Bapak Mayor Korps Komando Angkatan Laut Bambang Widjanarko

Marhaenist.id - November 1960, Mayor Korps Komando Angkatan Laut Bambang Widjanarko melapor…

Kebijakan Baru Soal Tapera, GMNI Jatim: Bentuk Pemerasan Rakyat

Marhaenist.id, Surabaya - Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Sudah Sejahterakah Buruh Hari Ini? Telaah Kritis Melalui Perspektif Marxis

Marhaenist.id - Di tengah kemajuan teknologi, liberalisasi ekonomi, dan pergeseran dunia kerja,…

Omnibus Law Ciptakan Badai PHK Kian Melonjak

Marhaenist - Angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terus meningkat. Sepanjang tahun ini,…

Marhaenis Berbagi: DPK GMNI UIN Jakarta dan Cirendeu Bagikan Takjil Gratis Untuk Masyarakat

Marhaenist - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat UIN Jakarta dan Cirendeu…

Anak Yang Terlibat Judi Online Harus Ditangani Dengan Cara Pendekatan Psikologis

Marhaenist - Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kementerian…

Refleksi 17 Agustus 1945: Menuju Kemerdekaan RI, Mengenang Peristiwa Rengasdengklok

Marhaenist.id - Pada 15 Agustus 1945, sekitar pukul 19.00, pertemuan dengan berbagai…

DPK GMNI Faperta-Sainstek UNARS Situbondo Menyatakan Sikap Tegas: Tolak Tambang Nikel di Raja Ampat

Marhaenist.id, Situbondo - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Gelar Konferda ke I, Mahdiani Bukamo Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua DPD PA GMNI Sulteng

Marhaenist.id, Palu - Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?