By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Manifesto GMNI di Tengah Jerat Hegemoni Sosial
Tanggapi Akan Adanya Pelaporan Firman Masengi, Pimred Marhaenist.id: Tuduhan Harus Diuji Secara Adil, Jangan Bungkam Ruang Kritik
Mengapa Kepemilikan Alat Produksi tetap menjadikan Marhen Miskin?
Routa Dikepung Oligarki Nikel dan Rakyat Dipinggirkan, DPP GMNI Bidang ESDM Siap Bergabung dalam Koalisi Besar Save Routa
GMNI Cabang Bandung, Rumah yang Menghidupkan Pikiran dan Perjuangan

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPD GMNI Sulbar Kritik Kinerja Polda Sulbar, Soroti Dugaan Pungli dan Lambannya Penanganan Kasus

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 1 Juli 2025 | 15:05 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Wakil Ketua Bidang Politik DPD GMNI Sulbar/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Mamuju — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sulawesi Barat (Sulbar) melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat.

Kritik tersebut disampaikan terkait masih maraknya dugaan pungutan liar (pungli), lambannya pelayanan publik, hingga minimnya transparansi dalam penanganan berbagai kasus hukum di wilayah Sulbar.

Wakil Ketua Bidang Politik DPD GMNI Sulawesi Barat, Rihardes, mengatakan bahwa selama ini banyak masyarakat yang merasa kecewa dengan kualitas pelayanan kepolisian. Keluhan paling banyak datang dari proses pengurusan administrasi seperti SIM, STNK, SKCK dan dokumen lain yang eharunya sesuai dengan prosedur , namun di lapangan sering dibebani pungutan liar.

“Ini bukan sekadar dugaan, kami menerima laporan langsung dari masyarakat tentang praktik pungli, khususnya di layanan administrasi kendaraan bermotor. Ini jelas merusak citra Polri di mata rakyat,” ujar Rihardes saat ditemui di Mamuju, Senin (30/6/2025).

Selain soal pungli, DPD GMNI Sulbar juga menyoroti lamban dan tidak transparansi penanganan laporan masyarakat, Menurutnya, banyak kasus kriminal seperti pencurian, penganiayaan, korupsi, narkoba hingga konflik agraria yang proses hukumnya berjalan sangat lambat dan tidak transparan bahkan terkesan diabaikan.

“Penegakan hukum itu jangan tebang pilih. Juga untuk menjaga kepercayaan masyarakat harus transparan dan juga harus responsif untuk segala laporan yang ada.,” tegas Rihardes.

Hari Bhayangkara Harus Jadi Refleksi, Bukan Seremonial

Dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025, GMNI Sulbar meminta agar Polda Sulawesi Barat tidak hanya sibuk dengan kegiatan seremonial, melainkan benar-benar menjadikan hari tersebut sebagai ajang evaluasi diri.

“Kalau tidak ada perbaikan menyeluruh, krisis kepercayaan publik terhadap kepolisian akan makin dalam. Polda harus berani berbenah, mulai dari membersihkan pungli hingga meningkatkan transparansi dan profesionalisme,” tambah Rihardes.

Baca Juga:   Gugur Sebagai Pejuang Demokrasi, DPC GMNI Kendari Kecam Tindakan Represif Kepolisian Kawan Ojol

Tuntutan DPD GMNI Sulawesi Barat

DPD GMNI Sulbar menyampaikan beberapa tuntutan kepada Polda Sulbar, antara lain:

1. Pemberantasan praktik pungli di seluruh unit layanan kepolisian.

2. Transparansi penuh dalam proses penyidikan dan penanganan kasus.

3. Penguatan pengawasan internal oleh Propam, serta pelibatan masyarakat sipil dalam pengawasan eksternal.

Menurut Rihardes, kepolisian adalah institusi strategis yang sangat dibutuhkan masyarakat, namun tanpa pembenahan internal, Polri justru akan semakin jauh dari rakyat.

“Sebagai organisasi mahasiswa, kami tidak akan tinggal diam melihat penyimpangan. GMNI Sulbar akan terus mengawal agar kepolisian di Sulawesi Barat benar-benar menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan rakyat sesuai dengan nilai Pancasila dan amanat reformasi,” pungkasnya.***

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Manifesto GMNI di Tengah Jerat Hegemoni Sosial
Rabu, 15 April 2026 | 14:58 WIB
Tanggapi Akan Adanya Pelaporan Firman Masengi, Pimred Marhaenist.id: Tuduhan Harus Diuji Secara Adil, Jangan Bungkam Ruang Kritik
Rabu, 15 April 2026 | 14:13 WIB
Mengapa Kepemilikan Alat Produksi tetap menjadikan Marhen Miskin?
Selasa, 14 April 2026 | 20:54 WIB
Routa Dikepung Oligarki Nikel dan Rakyat Dipinggirkan, DPP GMNI Bidang ESDM Siap Bergabung dalam Koalisi Besar Save Routa
Selasa, 14 April 2026 | 19:40 WIB
GMNI Cabang Bandung, Rumah yang Menghidupkan Pikiran dan Perjuangan
Selasa, 14 April 2026 | 19:26 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

DPC GMNI Pasuruan Soroti Kelalaian Reklamasi Lubang Bekas Tambang, Desak Pemerintah dan Perusahaan Bertanggung Jawab

Marhaenist.id, Pasuruan – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Ekonomi Lesu, Larangan Jual Rokok Ketengan Sangat Tidak Tepat

Marhaenist - Ekonom menilai larangan menjual rokok eceran sangat tidak tepat di…

Ganjar dan Politik Rasional

Marhaenist.id - Di dunia politik, banyak hal omong kosong yang dipertontonkan bahkan…

DPC GMNI Binjai Soroti Dugaan Mark Up Dana Rutin di Dinas Kesehatan Kota

Marhaenist.id, Binjai - Kasus dugaan pemotongan dana rutin yang mencuat dibeberapa Organisasi…

Aceh, Helsinki, dan Konstelasi Kekuasaan Baru: Dari Perlawanan ke Koalisi Elit

Marhaenist.id - Dua dekade setelah Perjanjian Damai Helsinki 2005, relasi antara Negara…

Pilkada Lewat DPRD, Bentuk Perampasan Hak Rakyat untuk Berdaulat Secara Politik

Marhaenist.id - Mengalihkan Pilkada dari tangan rakyat ke ruang DPRD adalah bentuk…

Esensi Perang Gerilya Dari Che Guevara

Marhaenist - Kemenangan perjuangan bersenjata rakyat Kuba atas kediktatoran Batista bukan hanya…

GMNI Situbondo Luncurkan Program Sanggar Sarinah, Perkuat Nasionalisme Melalui Kebudayaan

Marhaenist.id, Situbondo — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Situbondo resmi meluncurkan Program…

Peristiwa Cikini: Upaya Pembunuhan Terhadap Presiden Soekarno

Marhaenist.id - Pada tanggal 30 November 1957 terjadi upaya pembunuhan terhadap Presiden…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?