By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Kaya Energi, Miskin Kedaulatan
Teguhkan Marhaenisme, PPAB III Komisariat Bung Tomo Manajemen Konsolidasikan Gerakan Perubahan
Kurs di Atas Piring Rakyat: Membedah Regulatory Capture dan Fondasi Sosio-Demokrasi
DPC GMNI Jakarta Barat Gelar Nobar “Pesta Babi”, 150 Peserta Soroti Gagalnya Reformasi
Konfercablub GMNI Kota Metro Tetapkan Kepengurusan Baru Periode 2026–2028

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPC GMNI Pasuruan Soroti Kelalaian Reklamasi Lubang Bekas Tambang, Desak Pemerintah dan Perusahaan Bertanggung Jawab

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 12 Maret 2026 | 12:47 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Proses evakuasi seorang anak yang tenggelam di lubang bekas tambang di wilayah Kabupaten Pasuruan (Foto: Tobroni)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Pasuruan – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pasuruan menyoroti tragedi meninggalnya seorang anak akibat tenggelam di lubang bekas tambang di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Peristiwa tersebut dinilai bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan cerminan kelalaian dalam pengelolaan lingkungan serta lemahnya pengawasan terhadap aktivitas pertambangan.

Wakil Ketua Bidang Politik DPC GMNI Pasuruan, Bung Tobroni, menyatakan bahwa keberadaan lubang bekas tambang yang dibiarkan terbuka tanpa pengamanan memadai menunjukkan masih rendahnya tanggung jawab ekologis dalam praktik eksploitasi sumber daya alam.

Menurutnya, lubang bekas tambang yang berubah menjadi kubangan air dalam merupakan ancaman nyata bagi masyarakat sekitar, terutama anak-anak.

Kondisi ini menandakan kegagalan dalam menjalankan kewajiban reklamasi yang seharusnya menjadi bagian integral dari setiap aktivitas pertambangan.

“Pengelolaan sumber daya alam tidak boleh hanya dilihat dari sudut pandang keuntungan ekonomi semata, tetapi juga harus memperhatikan keselamatan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan,” ujar Tobroni dalam keterangannya, Kamis (11/3/2026).

DPC GMNI Pasuruan menilai bahwa persoalan ini juga dapat dilihat dari perspektif etika kebijakan lingkungan. Dalam pandangan tersebut, aktivitas eksploitasi alam harus disertai tanggung jawab moral terhadap lingkungan dan kehidupan manusia.

Tobroni menjelaskan, pemikiran filsuf lingkungan Aldo Leopold melalui konsep land ethic menegaskan bahwa manusia merupakan bagian dari komunitas ekologis yang memiliki kewajiban moral untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas manusia dan kelestarian alam.

“Dari konteks pemikiran filsuf lingkungan, Aldo Leopold dapat disimpulkan bahwa eksploitasi sumber daya alam yang mengabaikan keselamatan masyarakat dinilai sebagai bentuk pelanggaran terhadap etika ekologis tersebut,” tambah Tobroni

Selain itu, ia juga mengutip pemikiran Hans Jonas dalam konsep principle of responsibility yang juga menekankan bahwa setiap tindakan manusia yang berpotensi menimbulkan risiko terhadap kehidupan harus disertai tanggung jawab moral dan kehati-hatian yang tinggi.

Baca Juga:   Gelar Diskusi Publik, GMNI-FMN-AGRA-GSBI: Agenda Reforma Agraria dalam Bayang-Bayang Militerisme dan Ancaman Krisis Pangan

“Dalam konteks kasus ini, pembiaran lubang bekas tambang tanpa pengamanan yang memadai dinilai menunjukkan kegagalan dalam menerapkan prinsip tanggung jawab tersebut,” lanjutnya.

Atas dasar itu, DPC GMNI Pasuruan menyampaikan sejumlah tuntutan dan sikap, di antaranya:

1. Mendesak pihak perusahaan tambang untuk bertanggung jawab secara moral, sosial, dan hukum atas kejadian yang menelan korban jiwa.

2. Mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap aktivitas pertambangan di wilayah tersebut, termasuk menelusuri kewajiban reklamasi dan pengelolaan lingkungan yang menjadi tanggung jawab perusahaan.

3. Mendorong dilakukannya audit terhadap seluruh lokasi bekas tambang yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

4. Menuntut langkah tegas dari pemerintah apabila ditemukan kelalaian atau pelanggaran dalam pengelolaan tambang.

DPC GMNI Pasuruan menegaskan bahwa tragedi ini harus menjadi peringatan dan perhatian serius bagi semua pihak karena bagi mereka pengelolaan sumber daya alam bukan hanya demi keuntungan ekonomi semata tetapi juga mengutamakan keselamatan manusia.

“Pengelolaan sumber daya alam tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga harus mengutamakan keselamatan manusia, tanggung jawab moral terhadap lingkungan, serta keberlanjutan ekosistem,” tandas Tobroni.

Sebagai organisasi gerakan yang berpijak pada nilai-nilai nasionalisme dan keberpihakan kepada rakyat, GMNI Pasuruan menyatakan akan terus mengawal kasus tersebut hingga ada kejelasan tanggung jawab serta langkah konkret untuk mencegah tragedi serupa terulang di masa mendatang.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Kaya Energi, Miskin Kedaulatan
Selasa, 19 Mei 2026 | 15:35 WIB
Teguhkan Marhaenisme, PPAB III Komisariat Bung Tomo Manajemen Konsolidasikan Gerakan Perubahan
Senin, 18 Mei 2026 | 23:28 WIB
Kurs di Atas Piring Rakyat: Membedah Regulatory Capture dan Fondasi Sosio-Demokrasi
Senin, 18 Mei 2026 | 18:27 WIB
DPC GMNI Jakarta Barat Gelar Nobar “Pesta Babi”, 150 Peserta Soroti Gagalnya Reformasi
Senin, 18 Mei 2026 | 17:46 WIB
Konfercablub GMNI Kota Metro Tetapkan Kepengurusan Baru Periode 2026–2028
Senin, 18 Mei 2026 | 17:19 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Inilah Sikap Tegas Bung Karno Menolak Berdirinya Negara Israel Diatas Tanah Palestina

Marhenist.id - Dukungan Presiden Republik Indonesia pertama, Ir Soekarno, terhadap kemerdekaan Palestina…

Gelar Musyakom, GMNI Unidha Teguhkan Marhaenisme di Tengah Krisis Bangsa sebagai Panggung Regenerasi dan Konsolidasi Ideologis

Marhaenist.id, Malang – Dewan Pengurus Komisariat (DPK) GMNI Universitas Wisnuwardhana Malang (Unidha)…

Rudi Tanjung: Bangkitkan Kaum Intelektual, Kokohkan Pancasila di Bumi Nusantara

Marhaenist.id, Selatpanjang – Dalam upaya memperkuat nilai-nilai Pancasila di wilayah perbatasan NKRI,…

Peringati Dies Natalis Ke 70, DPK GMNI STAI YPIQ Baubau Gelar Diskusi Publik dalam Menyambut PILKADA Serentak 2024

Marhaenist.id, Baubau - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Gelar PPAB Ke 3, DPK GMNI FISIP UHO Kendari Berharap Lahirkan SDM yang Berkualitas

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Foto: Warga Kebun Sayur Geruduk Polda/MARHAENIST

Warga Kebun Sayur Geruduk Polda: Stop Kriminalisasi, Intimidasi, dan Provokasi terhadap Warga!

Marhaenist, Jakarta - Aliansi Perjuangan Warga Kebon Sayur (PWKS) - Aliansi Gerakan…

Terpilih dalam Konfercab, Efrem Elman Siarif Ndruru dan Noval Fahrizal Gunawan Resmi Nahkodai DPC GMNI Jaktim Periode 2025-2027

Marhaenist.id, Jaktim – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Ajaran Dasar Dalam Pendidikan Yang Terlupakan

Marhaenist.id -Setiap tanggal 2 mei kita memperingati hari pendidikan Nasional, tapi untuk…

Program Beasiswa PKPA Peradi Utama–PA GMNI Resmi Ditutup, Sekjend Tekankan Integritas dan Etika Advokat

Marhaenist.id, Jakarta — Program Beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Peradi Utama…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?