By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Kurs di Atas Piring Rakyat: Membedah Regulatory Capture dan Fondasi Sosio-Demokrasi
DPC GMNI Jakarta Barat Gelar Nobar “Pesta Babi”, 150 Peserta Soroti Gagalnya Reformasi
Konfercablub GMNI Kota Metro Tetapkan Kepengurusan Baru Periode 2026–2028
Membongkar Teka-Teki G30S: Mengapa Tentara Menculik Tentara?
Kaltim dalam Bayang-Bayang Hak Angket

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPC GMNI Jakarta Barat Gelar Nobar “Pesta Babi”, 150 Peserta Soroti Gagalnya Reformasi

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 18 Mei 2026 | 17:46 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Sesi foto bersama peserta Flim "Pesta Babi" yang digelar oleh DPC GMNI Jakarta Barat (Dok.GMNI Jakbar)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Jakarta Barat menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) dan diskusi kritis film dokumenter investigatif Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita.

Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 150 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat dari berbagai elemen se Jakarta Barat yang berlangsung pada Sabtu (16/5/2026).

Acara ini digelar sebagai ruang diskusi publik di tengah menyempitnya ruang sipil dan semakin tersumbatnya saluran aspirasi demokratis.

Melalui pemutaran film dan forum diskusi, DPC GMNI Jakarta Barat berupaya membangun kesadaran kritis masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial-politik yang terjadi saat ini.

Ketua Cabang DPC GMNI Jakarta Barat, Ahmad Mixel, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial maupun hiburan semata.

Menurutnya, film dokumenter Pesta Babi menjadi media edukasi politik yang relevan dengan kondisi masyarakat hari ini.

“Film Pesta Babi menunjukkan secara gamblang apa yang terjadi ketika manusia menuhankan materi dan ego. Kita melihat lahirnya berhala-berhala modern yang mengendalikan cara berpikir dan tindakan penguasa yang dari dulu hingga kini melegalkan penindasan,” ujar Ahmad Mixel dalam sambutannya.

Ia menilai, film tersebut merepresentasikan realitas sosial yang dekat dengan kehidupan rakyat, terutama terkait dominasi kepentingan ekonomi, eksploitasi sumber daya, serta marjinalisasi hak-hak masyarakat di bawah sistem kapitalisme yang dinilai semakin predatoris.

Suasana antusias peserta yang menyimak dengan cermat Flim “Pesta Babi” yang digelar oleh DPC GMNI Jakarta Barat (Dok.GMNI Jakbar)/MARHAENIST.

Dalam diskusi, Ahmad Mixel juga menyoroti perubahan paradigma kemanusiaan akibat sistem ekonomi-politik yang eksploitatif. Menurutnya, orientasi pembangunan saat ini lebih mengutamakan pertumbuhan ekonomi semu, investasi ekstraktif, dan proyek-proyek besar yang mengorbankan ruang hidup masyarakat.

Lebih lanjut, ia mengaitkan kondisi tersebut dengan kegagalan Reformasi 1998 dalam menghadirkan perubahan yang substantif bagi rakyat.

Baca Juga:   Kampus Kelola Tambang, GMNI Jatim: Ancam Tujuan Utama Pendidikan

Reformasi yang diharapkan menjadi jalan perbaikan struktural dinilai belum mampu melepaskan diri dari praktik kartel politik dan dominasi kepentingan elite.

“Atas kondisi tersebut, bangsa ini membutuhkan perubahan yang lebih mendasar, bukan sekadar reformasi kosmetik. Perubahan itu harus mencakup revolusi cara berpikir, perombakan sistem politik-ekonomi yang timpang, serta penegasan kembali keberpihakan negara kepada rakyat tertindas,” lanjutnya.

DPC GMNI Jakarta Barat memandang kegiatan nobar dan diskusi ini sebagai langkah awal untuk memperkuat ruang demokrasi, membangun aliansi mahasiswa dan rakyat, serta mendorong kesadaran kolektif terhadap pentingnya perjuangan sosial dan kemanusiaan.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan diwarnai diskusi aktif dari para peserta yang menyoroti berbagai persoalan demokrasi, ketimpangan sosial, serta arah pembangunan nasional saat ini.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Kurs di Atas Piring Rakyat: Membedah Regulatory Capture dan Fondasi Sosio-Demokrasi
Senin, 18 Mei 2026 | 18:27 WIB
Konfercablub GMNI Kota Metro Tetapkan Kepengurusan Baru Periode 2026–2028
Senin, 18 Mei 2026 | 17:19 WIB
Membongkar Teka-Teki G30S: Mengapa Tentara Menculik Tentara?
Senin, 18 Mei 2026 | 05:30 WIB
Kaltim dalam Bayang-Bayang Hak Angket
Minggu, 17 Mei 2026 | 22:36 WIB
Perkuat Basis Organisasi, DPC GMNI Mamuju Tengah Lantik Tiga Komisariat Baru di Rumah Adat Lempo Gandeng
Minggu, 17 Mei 2026 | 20:19 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Resmikan Posko Jaga Suara, Cornelia Agatha: Jaga Suara Untuk Menangkan Pram-Doel

Marhaenist,id, Jakarta - Relawan Jaga Suara dan Kawan 98 meresmikan Posko Jaga…

Picuh Kemarahan Rakyat hingga Lahirnya Gerakan Bubarkan DPR, Inilah Deretan Anggota DPR RI yang Dianggap Kontroversial!

Marhaenist.id - Beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) belakangan…

Komitmen Berantas Premanisme, Ketua Pemuda Demokrat Surabaya: Parkir Liar Rugikan Masyarakat dan PAD

Marhaenist.id, Surabaya – Viral kasus dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oleh juru…

Layangkan Penyataan Sikap Ke Pemerintah, GMNI Se-Indonesia Tolak Pemberian Gelar Pahlawan Kepada Suharto

Marhaenist.id, Jakarta – Dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, kami Aktivis GMNI…

GMNI Penajam Paser Utara Nilai Pilkada DPRD Langgar Putusan MK dan Legalkan Politik Dagang Sapi

Marhaenist.id, Penajam Paser Utara - Wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan…

Historical: Pidato Bung Karno Saat Hari Natal

Marhaenist.id - Di suatu malam Natal pada 1963 di podium gereja Jakarta,…

Gelar Dialog Nasional, Alumni GMNI: Etika Bernegara Pancasila Untuk Menegakkan Supremasi Sipil

Marhaenist.id, Jakarta – Bangsa ini semakin terus mengalami defisit demokrasi, untuk itu…

Mari Mengenal PA GMNI sebagai Satu-Satunya Organisasi Alumni yang di Akui dan Ada di Indonesia!

Marhaenist.id - Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) adalah organisasi…

Risma-Gus Han Jadi Cagub Jatim Pertama Yang Ziarahi Makam Bung Karno di Blitar

MARHAENIST.ID, Blitar - Tri Rismaharini-Gus Han menjadi pasangan Calon Gubernur - Wakil…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?