By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Aliansi PERISAI Gelar Aksi di Jakarta, Soroti Militerisasi Ruang Sipil dan Kebijakan Pemerintah
Dukung Prabowo Tertibkan Ekspor Batu Bara dan Sawit, PA GMNI Jakarta Raya: Itu Langkah Jitu
DPD GMNI Jakarta Laporkan Dugaan Korupsi Proyek KDMP Rp112 Triliun ke Kejagung
DPK GMNI UNILA Kampus B Bantah Hadiri Konfercablub GMNI Kota Metro
GMNI dan Lahirnya Buku Merah 1960

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

GMNI Situbondo Luncurkan Program Sanggar Sarinah, Perkuat Nasionalisme Melalui Kebudayaan

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 18 Februari 2026 | 12:04 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Sarinah GMNI Situbondo yang ditemani oleh Bung GMNI Situbondo (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Situbondo — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Situbondo resmi meluncurkan Program Sanggar Sarinah sebagai langkah strategis untuk memperkuat penerapan nilai-nilai nasionalisme di kalangan mahasiswa dan generasi muda, Selasa (17/2/2026).

Program ini diharapkan menjadi ruang kaderisasi ideologis sekaligus pelestarian budaya bangsa di lingkungan kampus dan masyarakat.

Peluncuran program yang berlangsung di Situbondo ini dirancang sebagai wadah pembinaan ideologi, pengembangan karakter, dan ruang diskusi kebangsaan yang menitikberatkan pada semangat cinta tanah air serta keberpihakan kepada rakyat.

Selain kegiatan kajian dan pelatihan ideologis, Sanggar Sarinah juga menghadirkan pelatihan dan pertunjukan tari budaya sebagai bentuk konkret pelestarian warisan nusantara.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas bangsa sekaligus menghidupkan kembali kebudayaan lokal di kalangan mahasiswa.

Ketua DPC GMNI Situbondo, Dony Anugerah Putra, menegaskan bahwa Sanggar Sarinah bukan sekadar program seni, melainkan bagian dari gerakan ideologis organisasi.

“Sanggar Sarinah adalah ruang kaderisasi yang memadukan nasionalisme dan kebudayaan. Kami ingin menghadirkan perempuan dan generasi muda yang sadar sejarah, bangga pada budaya bangsa, serta siap bergerak untuk rakyat. Nasionalisme tidak hanya dipahami dalam diskusi, tetapi juga diwujudkan dalam karya dan aksi nyata,” ujarnya.

Senada dengan itu, Sekretaris DPC GMNI Situbondo, Moch Nabil Quraisi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk konsistensi organisasi dalam menjaga dan menguatkan nilai-nilai kebangsaan.

“Melalui Sanggar Sarinah, kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa budaya adalah identitas perjuangan. Tari dan seni bukan hanya ekspresi, tetapi juga media pendidikan karakter dan penguatan persatuan. Kami berharap program ini mampu menjadi ruang tumbuhnya kader yang progresif, nasionalis, dan berkomitmen pada cita-cita perjuangan,” jelasnya.

Baca Juga:   Gelar Dialog Interaktif, DPC GMNI Kendari Ulas Perspektif Pergerakan Perempuan di Masa Kini

Program pelatihan tari budaya tersebut dibimbing langsung oleh pelatih tari, Yesy Nafa Triana, yang menyatakan komitmennya untuk membina peserta agar tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memahami makna filosofis dari setiap gerakan tari tradisional.

“Tari adalah identitas dan cerminan nilai bangsa. Melalui Sanggar Sarinah, kita tidak hanya belajar menari, tetapi juga belajar mencintai dan menjaga kebudayaan kita sendiri,” tuturnya.

Dengan hadirnya Sanggar Sarinah, GMNI Situbondo optimistis dapat menghadirkan gerakan kaderisasi yang tidak hanya berbasis wacana, tetapi juga menyentuh ranah kebudayaan sebagai fondasi penting dalam membangun nasionalisme yang berakar pada jati diri bangsa.

Program ini diharapkan menjadi ruang tumbuhnya generasi muda yang berkarakter, nasionalis, serta berkomitmen pada perjuangan rakyat dan bangsa.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Aliansi PERISAI Gelar Aksi di Jakarta, Soroti Militerisasi Ruang Sipil dan Kebijakan Pemerintah
Jumat, 22 Mei 2026 | 01:25 WIB
Dukung Prabowo Tertibkan Ekspor Batu Bara dan Sawit, PA GMNI Jakarta Raya: Itu Langkah Jitu
Jumat, 22 Mei 2026 | 00:47 WIB
DPD GMNI Jakarta Laporkan Dugaan Korupsi Proyek KDMP Rp112 Triliun ke Kejagung
Kamis, 21 Mei 2026 | 22:36 WIB
DPK GMNI UNILA Kampus B Bantah Hadiri Konfercablub GMNI Kota Metro
Kamis, 21 Mei 2026 | 22:24 WIB
GMNI dan Lahirnya Buku Merah 1960
Kamis, 21 Mei 2026 | 13:08 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Umumkan Pasangan Cagub-Cawagubnya, PDIP Tak Munculkan Nama Anies

Marhaenit.id, Jakarta - DPP PDI Perjuangan mengumumkan enam bakal pasangan calon gubernur dan…

DPP GMNI Gelar Diskusi Virtual “Spesial Ngabuburit Marhaenis”, Bahas Posisi Pancasila di Tengah Pergeseran Ideologi Global

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) kembali…

Memoar Khrushchev: Bagaimana Awal Mula Persahabatan Indonesia Dengan Uni Soviet?

Marhaenist - Ditengah Perang Dingin, Indonesia muncul sebagai “Macan Asia”. Karisma Presiden…

Desak Jokowi Mundur, Alumni Unas Bergerak: Demokrasi di Jurang Kematian

Marhaenist - Alumni Universitas Nasional (Unas) yang menamakan diri ‘Alumni Unas Bergerak’ membuat…

Narasi Kedaulatan Pangan Dinilai Tak Sejalan dengan Realitas Lapangan

Marhaenist.id, Jakarta — Di tengah gencarnya narasi kedaulatan pangan, sejumlah kalangan menilai…

Inisiatif Kebijakan Impor Garam dan Gula

Marhaenist.id - Pemerintah kembali membuka keran impor garam industri dan gula mentah…

GMNI dan Seolah-Olah Berkuasa

Marhaenist.id - GMNI dari tahun 1953 sampai 2024 kini, telah melahirkan sejumlah…

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. FILE/Marhaenist

Relawan: Ganjar Harus Jadi Presiden RI

Marhaenist - Menuju Pilpres 2024, kelompok relawan pendukung Ganjar Pranowo yang tergabung…

Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Marhaenist.id, Jakarta – Wacana perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat kembali…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?