
Marhaenist.id, Metro – Dewan Pimpinan Komisariat (DPK) GMNI Universitas Lampung (UNILA) Kampus B akhirnya angkat bicara terkait perkembangan situasi organisasi pasca terlaksananya forum yang mengatasnamakan Konferensi Cabang Luar Biasa (Konfercablub) GMNI Kota Metro pada Minggu (17/5/2026) lalu.
Melalui keterangan resminya, Ketua DPK GMNI UNILA Kampus B, Dwi Harianti menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menghadiri forum tersebut, sebagaimana yang diberitakan dalam sejumlah rilis media massa.
“Kami menegaskan bahwa DPK GMNI UNILA Kampus B tidak pernah hadir dalam forum Konfercablub tersebut,” tegas Dwi Harianti.
Ia menjelaskan, dirinya bersama seluruh jajaran pengurus, anggota, dan kader DPK GMNI UNILA Kampus B tidak pernah menerima undangan resmi, baik dari panitia pelaksana maupun dari komisariat lain untuk menghadiri forum dimaksud.
Menurutnya, klaim yang menyebut DPK GMNI UNILA Kampus B hadir dalam forum tersebut merupakan bentuk fitnah, manipulasi data forum, dan tuduhan yang tidak berdasar.
“Narasi yang menyebut kami meninggalkan forum adalah bentuk pembunuhan karakter yang menyerang integritas saya secara pribadi selaku Ketua Komisariat, sekaligus merusak reputasi seluruh kader DPK GMNI UNILA Kampus B,” ujarnya.
DPK GMNI UNILA Kampus B juga menilai narasi tersebut sengaja dibangun untuk menggiring opini publik seolah-olah pihaknya tidak kredibel, tidak profesional, dan tidak patuh terhadap asas organisasi, padahal sejak awal mereka mengaku sama sekali tidak terlibat dalam forum tersebut.
Atas tudingan itu, pihak DPK GMNI UNILA Kampus B menantang penyelenggara forum untuk membuktikan klaim kehadiran mereka melalui bukti fisik, seperti surat undangan resmi yang diterima Ketua Komisariat, daftar absensi, maupun dokumentasi kehadiran.
“Apabila pihak penyelenggara tidak dapat membuktikan hal tersebut dalam waktu dekat, maka kami menilai tindakan pencatutan ini sebagai pelanggaran etika berorganisasi dan terindikasi sebagai tindak pidana pencemaran nama baik organisasi,” lanjutnya.
Hingga saat ini, DPK GMNI UNILA Kampus B mengaku masih menunggu iktikad baik dan klarifikasi dari pihak penyelenggara. Dwi Harianti juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mencoba menghubungi Khoirur Rofiki pasca beredarnya pemberitaan tersebut, namun belum mendapatkan respons.
Menurut mereka, sikap tidak memberikan tanggapan tersebut semakin menguatkan bantahan yang disampaikan oleh DPK GMNI UNILA Kampus B terkait keterlibatan mereka dalam forum Konfercablub GMNI Kota Metro.***
Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.