By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Gelar Seri Diskusi Publik Edisi V, PA GMNI Jakarta Raya Tekankan Front Marhaenis Ambil Peran untuk Berdaulat, Berdikari, Berbudaya
Program PKPA Beasiswa Peradi Utama Berlanjut, 140 Kader Ikuti Pertemuan Keempat dengan Materi Tata Acara Pengadilan Pidana
Front Marhaenis Ditengah Kekacauan Politik, Hukum, dan Ekonomi Indonesia Hari Ini
Republik Jenderal Multitasking
DPC PA GMNI Humbahas Ajak Kampus di Sumut Gerakkan Mahasiswa sebagai Relawan Pemulihan Psikologis Anak Korban Bencana

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Gelar Dialog Interaktif, DPC GMNI Kendari Ulas Perspektif Pergerakan Perempuan di Masa Kini

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 8 Mei 2024 | 17:13 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Sarinah Sumi Herlina saat memaparkan meterinya didamping dengan narasumber lainnya, yakni: Elly Angraeni dan moderator, yakni: Sarinah Riani (Foto Istimewa)/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id, Kendari – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Kendari menggelar Dialog Interaktif di Wakop Karywawan, Jalan Orinunggu, Kelurahan Mokoau, Kecamtan Kambu, Kota Kendari pada Selasa malam, (07/05/24).

Dialog interaktif yang digelar itu merupakan salah satu bentuk perhatian GMNI di Kota Kendari terhadap perempuan saat ini, dengan mengangkat tema “Kartini dalam Perspektif Pergerakan Perempuan Masa Kini”.

Sahril, Ketua DPC GMNI Kota Kendari dalam sambutannya mengatakan bahwa gelaran kegiatan yang dilaksanakannya adalah kegiatan yang sangat menarik dan perlu di apresiasi karena mengulas tentang perspektif pergerakan perempuan masa kini.

“Saya patut apresiasi dengan kegiatan yang di laksanakan pada malam ini, walaupun hari kartini sudah lewat beberapa hari kemarin akan tetapi Bung dan Sarinah tetap konsisten untuk bagaimana bisa merefleksikan kembali Kartini dalam perspektif pergerakan perempuan masa kini,” ujar Ketua DPC GMNI Kota Kendari itu.

Meskipun Peringatan Hari Kartini telah berlalu, Sahril menjelaskan bahwa gelaran kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Kartini dengan tujuan untuk mengenang dan memperingati pengorbanannya agar hak-hak perempuan dapat didengar dan setara dengan laki-laki.

“Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa Hari Kartini bertujuan untuk mengenang dan memperingati pengorbanannya agar hak-hak perempuan dapat didengar dan setara dengan laki-laki. Tidak hanya dalam dunia pendidikan, namun juga dalam berbagai aspek,” sambung Sahril.

Foto: Sahril, Ketua DPC GMNI Kendari saat memberikan sertifikat penghargaan kepada Elly Angraeni karena telah menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif yang diadakan oleh DPC GMNI Kendari/Marhaenist.id.

Sementara itu, Sumi Herna Maliana, S.Sos Ketua Bidang Pergerakan Sarinah DPC GMNI Kota Kendari sekaligus narasumber pada kegiatan tersebut mengatakan dalam paparan materinya bahwa pergerakan perempuan saat ini tentunya dimulai dari kesadaran perempuan itu sendiri, bagaimana bisa mengenali dirinya sendiri untuk bisa memperjuangkan apa yang diinginkan.

Baca Juga:   Pesan Bung Karno Pada GMNI: Revolusi Adalah Menjebol dan Membangun!

“Kalau kita berbicara mengenai kartini, dia sosok emansipasi perempuan untuk memperjuangkan dipendidikan, agar perempuan bisa mendapatkan pendidikan sama dengan laki-laki sehingga perempuan dapat berkembang dan maju dari waktu ke waktu tanpa menghilangkan jati dirinya,” kata Perempuan yang akrab disapa Sarinah Sumi itu.

Tak hanya itu, lanjut Sumi, pergerakan perempuan masa kini adalah bagimana dia keluar dari belenggu stigma budaya patriarki, sebab budaya patriarki telah mendarah daging dalam kehidupan masyarakat.

“Pergerakan perempuan masa kini adalah bagimana dia keluar dari belenggu stigma budaya patriarki, sebab Budaya patriarki telah mendarah daging dalam kehidupan masyarakat. Pergerakan perempuan bukan hanya tentang aksi (demo) namun bisa perubahan itu dengan menuahkan karya tulisan dalam sebuah majalah,” lanjut Sarinah Sumi.

Disisi lain, Elly Angraeni, S.H selaku Direktur Penggiat Sultra yang juga hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut mengatakan bahwa masa kini kita menghadapi banyak persoalan dan isu-isu yang mencakup kepentingan kita bersama.

“Tugas utama kita saat ini sebagai perempuan harus berani mengambil peran dalam ruang dan setiap kesempatan di masyarakat. Secara kualitas perempuan kita sudah memenuhi namun secara kuantitas belum sama sekali terpenuhi, olehnya itu pentingnya juga edukasi kepada masyarakat mengenai persoalan perempuan, tantangan perempuan masa kini yaitu bagaimana bisa mematahkan Stigma buruk terhadap perempuan,” kata Elly Anggraeni.

Elly sapaan akrabnya, juga melanjutkan bahwa secara kualitas perempuan sudah memenuhi namun secara kuantitas belum sama sekali terpenuhi, olehnya itu pentingnya juga edukasi kepada masyarakat mengenai persoalan perempuan, tantangan perempuan masa kini yaitu bagaimana bisa mematahkan Stigma buruk terhadap perempuan.

“Dengan mengenali nilai diri dan menggali potensi,sehingga perempuan dapat dikatakan mampu mendapatkan kesempatan yang sama seperti laki-laki di mata masyarakat,” tandas Elly.***

Baca Juga:   Aksi Nyata untuk Lingkungan yang Lebih Hijau, GMNI Malang dan Kaliku Gelar Gerakan Penanaman Pohon di Sepadan Kali Curungrejo

Penulis: Bung Sahril/ Editor: Bung Wadhar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Gelar Seri Diskusi Publik Edisi V, PA GMNI Jakarta Raya Tekankan Front Marhaenis Ambil Peran untuk Berdaulat, Berdikari, Berbudaya
Sabtu, 6 Desember 2025 | 23:40 WIB
Program PKPA Beasiswa Peradi Utama Berlanjut, 140 Kader Ikuti Pertemuan Keempat dengan Materi Tata Acara Pengadilan Pidana
Sabtu, 6 Desember 2025 | 23:04 WIB
Front Marhaenis Ditengah Kekacauan Politik, Hukum, dan Ekonomi Indonesia Hari Ini
Sabtu, 6 Desember 2025 | 22:30 WIB
Republik Jenderal Multitasking
Sabtu, 6 Desember 2025 | 12:46 WIB
DPC PA GMNI Humbahas Ajak Kampus di Sumut Gerakkan Mahasiswa sebagai Relawan Pemulihan Psikologis Anak Korban Bencana
Sabtu, 6 Desember 2025 | 12:24 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

GMNI Berduka, Mas Turtiantoro Wakil Ketua DPD PA GMNI Jateng telah Berpulang Ke Rahmatullah

Marhaenist.id, Semarang - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat ini dilanda kesedihan…

GMNI Dibelah-Belah, Tanggungjawab!!!

Marhaenist.id - Perpecahan dalam tubuh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia menurut saya bukanlah…

Abidin Fikri Warning Pemerintah Pusat: Banjir Sumatera Menggila, Status Darurat Bencana Nasional Jangan Ditunda

Marhaenist.id, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI…

Tegas Inginkan Persatuan, DPC GMNI Lubuklinggau Nyatakan Sikap Tak Hadiri Kongres GMNI di Bandung

Marhaenist.id, Lubuklinggau - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Foto: Gibran memperagakan diri sedang mencari jawaban Mahfud di debat Pilpres 2024/Marhaenist.id.

TPN Ganjar Sebut Gibran Tidak Layak Bertarung di Pilpres

Marhaenist.id, Jakarta - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo - Mahfud MD…

Trump, Amerika dan Jerman: Babak Baru Geopolitik

Marhaenist.id - Ketika Trump kembali masuk ke panggung kekuasaan, narasi "America First" kemungkinan…

Aristoteles: Kegagalan adalah Pelajaran, Tetapi Menyerah adalah Kekalahan Sejati

Marhaenist.id - Aristoteles mengungkapkan bahwa Hidup adalah perjalanan penuh tantangan. Di setiap…

Surat Selamat Tinggal Che Guevara Kepada Fidel Castro Tahun 1965

Marhaenist - Jalanan ini masih panjang dan penuh dengan kesulitan serta kontradiksi.…

Kucing Hitam Atau Kucing Putih dan Deng Xiaoping

MARHAENIST - Ketika mendengar ungkapan "Kucing Hitam Kucing Putih", pikiran tentang kucing…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?