By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SD Nusa Bangsa Mamasa, GMNI Desak Dinas Pendidikan Bertanggung Jawab
Toleransi, Kerja Sunyi Demokrasi
Hedonisme Rudi Mas’ud dan Derita Masyarakat Kaltim
Merdeka Menjadi Perempuan: Refleksi Nilai Kartini di Era Generasi Z
Melampaui Kartini: Ini Bukan Lagi Soal Mengenang, Tapi Melawan

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SD Nusa Bangsa Mamasa, GMNI Desak Dinas Pendidikan Bertanggung Jawab

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 23 April 2026 | 21:41 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Ilustrasi Gambar tentang "Skandal Data Siswa Siluman dan Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SD Nusa Bangsa Mamasa, GMNI Desak Dinas Pendidikan Bertanggung Jawab" (Desain AI)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Mamasa – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamasa mengecam keras dugaan praktik manipulasi data pendidikan yang terjadi di SD Nusa Bangsa Mamasa.

Sekolah tersebut diduga sudah tidak lagi memiliki aktivitas belajar mengajar karena ketiadaan siswa, namun masih tetap menerima Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

GMNI Mamasa menilai kondisi tersebut bukan hanya mencederai integritas dunia pendidikan, tetapi juga mengindikasikan adanya potensi penyalahgunaan anggaran negara secara sistematis.

Berdasarkan temuan dan laporan yang dihimpun, sekolah tersebut diduga tetap tercatat aktif dalam sistem administrasi pendidikan meskipun secara faktual tidak lagi menjalankan proses belajar mengajar.

Hal ini memunculkan dugaan adanya praktik manipulatif untuk mempertahankan aliran Dana BOS.

Selain itu, GMNI Mamasa juga menemukan kejanggalan serius dalam sistem pendataan peserta didik. Seorang siswa asal Kabupaten Mamuju dilaporkan mengalami kendala dalam proses pendaftaran ujian karena datanya terdaftar ganda dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik), yakni di sekolah asalnya dan di SD Nusa Bangsa Mamasa.

Setelah dilakukan konfirmasi, siswa tersebut diketahui tidak pernah tercatat secara faktual bersekolah di SD Nusa Bangsa Mamasa.

Temuan ini semakin menguatkan dugaan adanya praktik “siswa siluman” yang sengaja dimasukkan ke dalam sistem untuk kepentingan tertentu, termasuk mempertahankan pencairan Dana BOS.

DPC GMNI Mamasa menilai persoalan ini bukan sekadar kelalaian administratif, melainkan indikasi kuat adanya praktik manipulatif yang terstruktur dan harus segera diusut secara tuntas oleh pihak berwenang.

“Kami memandang bahwa dunia pendidikan tidak boleh dijadikan ladang praktik koruptif. Pendidikan adalah hak dasar rakyat dan harus dikelola dengan prinsip kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas,” tegas pernyataan DPC GMNI Mamasa, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga:   GMNI Surabaya Mengecam Wacana Pengelolahan Tambang oleh Perguruan Tinggi: Merusak Marwah Lembaga Pendidikan

GMNI Mamasa mendesak Dinas Pendidikan setempat untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan tersebut serta memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait keberadaan dan status operasional SD Nusa Bangsa Mamasa.

Mereka juga meminta aparat penegak hukum untuk turun tangan apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum dalam pengelolaan Dana BOS maupun manipulasi data peserta didik.

Apabila persoalan ini tidak segera ditindaklanjuti secara serius, DPC GMNI Mamasa menyatakan siap menggalang aksi massa sebagai bentuk kontrol sosial dan tekanan publik terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Tidak hanya itu, kasus ini juga akan dikawal hingga ke tingkat nasional melalui Pimpinan Pusat GMNI agar dapat diusut melalui Kementerian Pendidikan.

“Jangan biarkan pendidikan dirusak oleh kepentingan busuk,” tutup pernyataan tersebut.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Toleransi, Kerja Sunyi Demokrasi
Kamis, 23 April 2026 | 20:21 WIB
Hedonisme Rudi Mas’ud dan Derita Masyarakat Kaltim
Rabu, 22 April 2026 | 10:34 WIB
Merdeka Menjadi Perempuan: Refleksi Nilai Kartini di Era Generasi Z
Selasa, 21 April 2026 | 22:17 WIB
Ilustrasi Gambar tentang "Melampaui Kartini: Ini Bukan Lagi Soal Mengenang, Tapi Melawan" karya Noufal Hanif (Desain AI)/MARHAENIST.
Melampaui Kartini: Ini Bukan Lagi Soal Mengenang, Tapi Melawan
Selasa, 21 April 2026 | 20:10 WIB
Persimpangan Krisis Filsafat dan Ideologi dalam Menyelamatkan Alam
Selasa, 21 April 2026 | 10:25 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Cerita Dibalik Lahirnya Ideologi Marhenisme

Marhaenist - Nama Marhaen menjadi legenda dalam sejarah politik Indonesia. Soekarno menciptakan…

Kader GMNI FKIP Universitas Khairun Desak DPC GMNI Ternate Percepat Pelantikan: Jangan Terjebak Polemik DPP

Marhaenist.id, Ternate - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) sebagai organisasi perjuangan marhaenis…

Pilkada Mau Ditarik, Rakyat Mau Diparkir

Marhaenist.id - Tukang sablon, tukang jahit, pemasang baliho, digital printing, biro iklan,…

DPC GMNI Kendari Tantang Polda Sultra Usut Tuntas Dugaan BBM Oplosan

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu

Megawati dan SBY Dipastikan Tak Akan Ikut Upacara di IKN 17 Agustus Besok

MARHAENIST - Selain tidak dapat menghadiri acara kenegaraan pidato tahunan MPR RI…

Sarinah dan Ruang yang Masih Kita Cari

Marhaenist.id - Setiap 8 Maret dunia memperingati International Women’s Day. Di banyak…

Jakarta Utara Merah, Ribuan Warga Pluit Jalan Sehat Bareng Ganjar

Marhaenist.id, Jakarta - Jelang debat pamungkas calon Presiden RI Ganjar Ganjar Pranowo…

Resmi Terpilih Melalui Konfercab ke I, Fadli Lahalik Berharap Kehadiran PA GMNI Touna dapat Memberi Manfaat untuk Rakyat

Marhaenist.id, Touna - Konferensi Cabang (Konfercab) ke-I Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

PFM Dorong Penetapan Status Bencana Nasional di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Marhaenist.id, Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Papua Barat…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?