By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Tanggapi Pertemuan Imanuel Cs dan Menteri Hukum RI, Eksponen GMNI: Arjuna-Dendy Akan Tetap Sah Jika Hukum Tak di Permainkan

Marhaenist ID
Marhaenist ID Diterbitkan : Minggu, 15 Desember 2024 | 00:07 WIB
Bagikan
Waktu Baca 6 Menit
Bendera GMNI/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Salah satu Eksponen Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) memberikan tanggapan atas beredarnya foto Imanuel Chayadi dan Koleganya dengan mengatasnamakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI menemui Menteri Hukum Rebublik Indonesia (RI), Supratman Andi Agtas yang tidak diketahui ‘kapan itu berlangsung?’.

Dalam keterangan persnya, Bung Fais Eksponen GMNI itu, mengatakan bahwa bertemunya mereka dan Menteri Hukum RI adalah upaya pengambilalihan SK Kemenkumham dari tangan Arjuna-Dendy sebagai DPP GMNI yang sah dengan memberikannya sebundel berkas.

“Tujuan utama dari pertemuan itu adalah lobi-lobi untuk merebut SK Kemenkumham dari tangan Arjuna-Dendy sebagai DPP GMNI yang telah sah karena terlihat mereka hanya memberikan sebundel berkas sebagai upaya perebuatan SK Kemenkumhan dari tangan Arjuna-Dendy,” kata Bung Fais, Minggu (15/12/2024).

Bung Fais juga mengatakan jika Menteri Hukum RI memberikan legitimasi kepada mereka maka berarti Menteri Hukum RI telah merusak citranya sendiri dipublik karena tidak mempertimbangkan bahwa Menteri (Yasona Laoli) sebelum telah sah memberikan legitimasi kepada Arjuna-Dendy dengan pertimbangan yang matang dan yang mestinya mendapatkan SK selanjutnya adalah turunan dari Arjuna-Dendy pasca kongres nantinya.

“Dari info yang beredar Nuel dan Koleganya mengurus SK Kemenkumham untuk legitimasi kongresnya, tetapi kalau Menteri Hukum RI mau membuat SK Baru untuk mereka, sama halnya Menteri membuat dirinya sebagai menteri yang mempermaikan hukum dimuka Publik dan kalau itu terjadi ia tak pantas menjadi Menteri Hukum. Jikalau pun ada SK Kemenkumham baru, itu akan didapatkan setelah kongres dan yang berhak mendapatkanya adalah turunan dari kepemimpinan Arjuna-Dendy,” sambung Bung Fais.

Menurut Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan, SK Kemenkumham menjadi salah satu penentu legalitas kepemimpinan dalam organisasi. Hal ini karena SK tersebut menegaskan pengakuan negara terhadap kepengurusan yang sah, baik untuk partai politik, organisasi masyarakat, maupun perkumpulan lainnya. Olehnya itu, sejak diterbitkan SK Kemenkumham, dualisme organisasi di GMNI telah berakhir.

Baca Juga:   GMNI-PERMAHI Desak Partai Perindo Lakukan PAW Terhadap Alm Leonardus Kocu dari Anggota DPRD Mimika

“Berdasarkan UU Organisasi Kemasyarakatan Nomor 16 Tahun 2017, SK Kemenkumhan adalah penentu berkarhirnya pertikaian dualusme. Jadi karena SK itu telah lama terbis dan telah menjadi status quo yang tidak bisa lagi digugat maka selamanya SK itu masih dimiliki Arjuna-Dendy sampai diambil alih lagi oleh penerusnya berdasarkan hasil kongres yang dibuatnya,” lanjut Bung Fais lagi.

Apalagi tutur Bung Fais, Imanuel saat ini tak pantas lagi mengatasnamakan GMNI, karena ia telah melanggar independen GMNI bergabung sebagai Tim TKN Prabowo-Gibran yang secara otomatis membuat dirinya tak lagi menjadi GMNI aktif karena telah melanggar independensi GMNI yang diatur dalam AD/ART GMNI.

“Setahu saya Imanuel bukan lagi kader GMNI aktif karena kemarin ia telah masuk dalam skuad TKN Prabowo-Gibran yang melanggar Independensi GMNI yang membuatnya secara otomatis kelihangan statusnya sebagai GMNI aktif sehingga membuatnya sudah tidak pantas lagi membawa nama GMNI aktif. Apalagi ia juga telah menjadikan GMNI sebagai alat transaksi kekuasaan untuk kepentingan pribadinya dan memenangkan Prabowo-Gibran. Ini hal yang sangat memalukan buat GMNI se-Indonesia,” tutur  Bung Fais.

Selain itu, Bung Fais sebagai Kader GMNI yang sangat mencintai organisasinya, juga berkisah tentang kebrutalan yang dilakukan oleh Kubu Imanuel saat kongres di Ambon yang menjadi penyebab utama ia tak pantas mendapatkan SK Kemenkumham dengan mempersekusi (Memukul hingga melemparinya dengan kursi) pendukung Arjuna agar memperoleh kemenangan.

“Untuk diingat kembali bahwa di Kongres Ambon telah terjadi keributan dan keributan itu diinisiasi oleh Kubu Imanuel sendiri termasuk mempersekusi Sekjend hasil Kongres Manado. Tujuan keributan untuk mengusir orang-orang yang tidak mendukung Imanuel sebagai ketua DPP GMNI. Karena jumlah mereka sangat sedikit maka keributan adalah jalan kemenangan dan ini sangat kontra marhaenisme dan tidak dibenarkan dalam GMNI,” ujar Bung Fais.

Baca Juga:   Catat Sejarah Baru, Sarinah Nurfani Ici jadi Perempuan Pertama yang Pimpin DPC GMNI Kota Ternate

Bung Fais juga memprediksikan bahwa kemungkinan mereka juga akan merekomendasikan IKA GMNI sebagai organisasi Alumni GMNI yang sah untuk menggeser posisi PA GMNI. Pasalnya menurut Bung Fais, PA GMNI adalah organisasi yang telah mendukung GMNI Arjuna dan berkontribusi besar terhadap diterbitkannya SK Kemenkumham.

“Kemungkinan besar Imanuel akan bekolabarasi dengan IKA-GMNI untuk menggeser posisi PA GMNI sebagai organisasi Alumni GMNI yang kini telah terafiliasi dengan pemerintahan Prabowo-Gibran. Bisa jadi mereka juga akan membisik Menteri Hukum untuk segera melegitimasi IKA GMNI sebagai orgsnisasi Alumni GMNI yang sah di Indoesia karena PA GMNI sebagian besar telah berada di Kubu Arjuna-Dendy dan serta turut andil dalam penerbitan SK Kemenkumham ditangan Arjuna,” tambah Bung Fais.

Diakhir, Bung Fais bersama Kader GMNI se-Indonesia akan tetap memberikan perlawanan untuk mempertahan GMNI agar tetap satu pasca diterbitkannya SK Kemenkumham usai kongres Ambon serta tak ingin juga organisasi Alumni GMNI turut pecah belah oleh siapapun juga.

“Saya mewakili Kader GMNI se-Indonesia tak ingin organisasi GMNI di pecah-pecah baik GMNI aktif maunpun Organisasi Alumni GMNI. Kami akan terus mengadakan perlawanan terhadap keserakahan mereka yang ingin GMNI terus terpecah-belah. Kami akan tetap berada pada garis Marhaenisme yakni Sosio Nasionalisme untuk mempertahankan GMNI dari perpecahan,” tandas Bung Fais.***

Penulis: Redaksi/Editor: Redaksi.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Foto: Saat Abidin Fikri memaparkan materi Sosialisasi Empat Pilar dihadapan Mahasiswa Yogjakarta, Senin (20/4/2026) (Dok. Abidin Fikri)/MARHAENIST.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
Senin, 20 April 2026 | 23:18 WIB
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Senin, 20 April 2026 | 22:09 WIB
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
Senin, 20 April 2026 | 21:21 WIB
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Senin, 20 April 2026 | 12:35 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Prihatin dengan Kondisi Oraganisasi, GMNI Bima Desak Kongres Persatuan

Marhaenist.id, Bima - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Singgung Presiden Boleh Kampanye, GMNI Sulbar: Sejak Awal Sudah Memihak

Marhaenist.id, Mamuju – Ketua DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sulawesi Barat…

Foto: Gibran memperagakan diri sedang mencari jawaban Mahfud di debat Pilpres 2024/Marhaenist.id.

TPN Ganjar Sebut Gibran Tidak Layak Bertarung di Pilpres

Marhaenist.id, Jakarta - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo - Mahfud MD…

Pidato Bung Karno Tentang Ide Kebangsaan Indonesia

Marhaenist.id - Ide sudah mengalami beberapa fase. Fase pertama, fase kesukuan. Dalam…

Ribuan Warga Solo Raya di Sumut Nyatakan Dukung Ganjar-Mahfud, Siap Menangkan Presiden Rakyat

Marhaenist.id, Simalungun - Sebanyak dua ribu warga asal Solo Raya di Kabupaten…

Mas Bambang Patjul Dibutuhkan Fokus Skala Nasional

Marhaenist.id - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) - Perjuangan memandang Pemilu 2029 memiliki…

Foto: Sonny T Danaparamita, Anggota DPR RI (Dokpri)/MARHAENIST.

Petani Tebu Marhaen Masa Kini, Sonny T Danaparamita Ingatkan Negara Soal Impor Gula dan Pupuk Subsidi

Marhaenist.id, Pasuruan — Menutup akhir tahun 2025, persoalan klasik sektor gula nasional…

Pancasila, Ramai Dibicarakan Sepi Diterapkan!

Marhaenist - Setiap menjelang dan pada hari lahirnya Pancasila, 1 Juni,  di…

Puluhan Mahasiswa Yogyakarta Gelar Diskusi Menolak Politisasi Bansos

Marhaenist.id, Yogyakarta - Puluhan mahasiswa Yogyakarta dengan mengatasnamakan Forum Mahasiswa Yogyakarta melakukan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?