By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Temui Kapolres, GMNI dan IMALA Minta Usut Tuntas Kasus Kematian Satpol PP Lebak Saat Pengamanan Aksi

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 12 Oktober 2024 | 13:19 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: GMNI Lebak dan IMALA Lebak saat menemui Kapolres Lebak guna mengusut tuntas kematian Anggota Satpol PP Lebak, Jumat (11/10/2024)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Lebak – Perwakilan organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lebak dan Ikatan Mahasiswa (IMALA) Lebak temui Kapolres Lebak guna meminta untuk mengusut tuntas kematian Anggota Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP), Jumat (11/10/2024).

Anggota Satpol PP Lebak tersebut bernama Yadi Suryadi, yang meninggal dunia setelah bertugas mengamankan aksi unjuk rasa menolak Juwita Wulandari menjadi Ketua DPRD Lebak di Kantor DPRD Lebak, Banten, pada Senin (23/9/2024) lalu.

Pada kesempatan pertemuan itu, AKBP Suyono, SIK., Kapolres Lebak didampingi beberapa jajarannya menyampaikan kepada GMNI dan IMALA Lebak akan mengusut tuntas kasus kematian yang memimpa Anggota Satpol PP Lebak saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa.

“Kami akan mengusut tuntas kasus yang terjadi,” ujar AKBP Suyono, SIK., Kapolres Lebak.

Kepada awak media, GMNI Lebak menilai, persoalan ini menjadi wajah buruk bagi Kabupaten Lebak, mengingat kematian anggota Satpol PP tersebut bukan saat mengawal aksi unjuk rasa pada tataran issue-issue kerakyatan, melainkan aksi untuk kepentingan elite.

“Ini adalah wajah buruk bagi Kabupaten Lebak dan sangat tidak elok karena aksi tersebut merupakan aksi demontrasi dalam wilayah politik atau dapur partai politik yang tidak memuat kepentingan rakyat, dimana ada perebutan Ketua DPRD Kabupaten Lebak yang diperebutkan oleh 2 nama yakni; Dr. Juwita dan Junaedi Ibnu Jarta,” ujar Wildan, Ketua GMNI FISIP Universitas Setia Budhi Rangkasbitung (USBR).

GMNI Lebak juga menyayangkan aksi unjuk rasa tersebut di DPRD yang memakan korban, olehnya itu, GMNI meminta agar proses hukum berjalan guna mengusut tuntas persoalan kematian anggota Satpol PP itu.

“Sebringas itu kah elite dalam merebut kekuasaan harus mengorbankan nyawa seorang ayah bernama Yadi Suryadi? Jika persoalan penegekan hukum terhadapnya tidak terjadi, tidak menutup kemungkinan ini menjadi ajang konsolidasi Gerakan Mahasiswa dan Civil Society ditengah ketidak-percayaan publik kepada elit politik dan Institusi kepolisian,” pungkas Wildan.

Baca Juga:   Umumkan Badan Pekerja Kongres, Mimpi GMNI untuk Gelar Kongres yang Ke 22 akan Segera Terwujud

Disisi lain, Ketua Umum IMALA Lebak Ridwanul Maknunah juga menyampaikan hal yang sama, kata dia, apabila tidak ada kejelasan tentang proses penegakan hukum terhadapnya dalam 7 hari, tidak menutup kemungkinan aksi unjuk rasa di Polres Lebak akan dilakukan.

“Jika dalam 7 hari tidak ada kejelasan tentang penegakan hukum atas kasus kematian saudara Yadi Suryadi, tidak menutup kemungkinan aksi demontrasi di Polres Lebak akan dilakukan oleh berbagai elemen,” kata Ketua Umum IMALA Lebak itu.

Untuk diketahui dari berbagai sumber dilapangan yang dihimpun oleh Marhaenist.id, pada Senin (23/10/2024) lalu, telah terjadi aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Lebak, Rangkasbitung. Massa aksi menolak Juwita Wulandari menjadi Ketua DPRD Lebak periode 2024-2029.

Penolakan ini diduga terjadi karena Juwita tidak masuk dalam usulan calon Ketua DPRD. Sedangkan DPC PDIP Lebak hanya mengusulkan tiga nama, yakni Junaedi Ibnu Jarta, Dimas, dan Ijah Khodijah, untuk menjadi Ketua DPRD Lebak.

Menjelang penetapan calon Ketua DPRD Lebak oleh DPP PDIP, beredar kabar Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri justru menetapkan Juwita Wulandari. Kabar ini yang memicu reaksi dari para pendukung.

Aksi itu berlangsung ricuh hingga gerbang kantor DPRD Lebak roboh dan menimpa dua orang anggota Satpol PP Lebak. Salah satu korbannya Yadi Suryadi

Waktu itu, Yadi Suryadi langsung dilarikan ke RSUD Adjidarmo, Rangkasbitung, karena mengalami luka di kepala bagian belakang. Setelah melakukan pemeriksaan, dokter mendiagnosis Yadi mengalami kelumpuhan.

Dokter kemudian merujuk Yadi ke RS Hermina, Tangerang, untuk menjalani perawatan intensif. Selama hampir 15 hari menjalani perawatan, Yadi dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (9/10/2024).

Aksi yang menelan korban ini tidak mengubah putusan DPP PDIP yang menunjuk Juwita Wulandari menjadi Ketua DPRD Lebak. Kini, Juwita sudah resmi dilantik menjadi ketua DPRD Lebak periode 2024-2029.***

Baca Juga:   GMNI Sampaikan Seruan Matinya Demokrasi di Makam Bung Karno Blitar

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Peristiwa Cikini: Upaya Pembunuhan Terhadap Presiden Soekarno

Marhaenist.id - Pada tanggal 30 November 1957 terjadi upaya pembunuhan terhadap Presiden…

Inilah Awal Mula Isu Jokowi Ingin Rebut PDIP Dari Megawati

MARHAENIST - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesi Perjuangan (Sekjen PDIP) Hasto Kristiyanto…

Indonesia di Persimpangan Geopolitik: Peluang dan Tantangan Dalam Menjalin Kerja Sama Dengan Uni Eropa

Marhaenist.id - Pernyataan Kanselir Jerman Olaf Scholz di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di…

Gelar Aksi Kemanusiaan, GMNI Touna Serakan Bantuan untuk Korban Gempa Poso

Marhaenist.id, Touna - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tojo Una-Una (Touna) menyerahkan…

Kemerdekaan Yang Tidak Pasti: Potret Kekerasan Perempuan Tak Kunjung Usai

MARHAENIST - Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 adalah momentum yang ditunggu oleh…

Front Marhaenis Ditengah Kekacauan Politik, Hukum, dan Ekonomi Indonesia Hari Ini

Marhaenist.id - Indonesia hari ini berada dalam pusaran kekacauan politik, hukum, dan…

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemui warga yang berunjuk rasa saat peresmian Flyover Ganefo, Mranggen, Kabupaten Demak, Kamis (13/10/2022). MARHAENIST/Dok Humas Jateng

Gercep! Ganjar Bereskan Demo dan Tuntutan Warga di Flyover Ganefo

Marhaenist - Tidak butuh waktu lama bagi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo…

Gelar Halal Bi Halal, PA GMNI Perkuat Kesalehan dan Solidaritas Sosial untuk Indonesia Raya

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Rp 1.000,7 Triliun untuk Papua, Rakyatnya Tetap Miskin

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD geram dengan perkembangan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?