By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Athar Hasimin Nahkodai PA GMNI Baubau, Konfercab I Tegaskan Perlawanan Apatisme Intelektual dan Pragmatisme Sempit

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Rencana Perluas Perkebunan Sawit, Kader GMNI Kota Tangsel Kritik Presiden

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 1 Januari 2025 | 11:28 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Apriansyah, Kader GMNI Kota Tangsel/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Tangsel – Pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong perluasan perkebunan kelapa sawit dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) RPJMN 2025–2029 menuai kritik dari berbagai pihak.

Dalam pidatonya di Jakarta pada Senin (30/12/2024), Prabowo menyebut bahwa kelapa sawit merupakan aset negara yang harus dijaga dan dikembangkan lebih luas.

“Itu aset-aset negara dan saya kira ke depan kita harus tambah tanam kelapa sawit. Nggak usah takut (dengan) apa itu, membahayakan (karena menyebabkan) deforestation,” ujar Prabowo di hadapan kepala daerah dan sejumlah pejabat negara.

Prabowo juga menegaskan bahwa kelapa sawit mampu menyerap karbon dioksida, sehingga tudingan bahwa sawit menjadi penyebab emisi adalah tuduhan yang ia anggap tidak berdasar.

“Namanya kelapa sawit itu ya pohon, ya kan. Bener nggak? Kelapa sawit itu ya pohon, ada daunnya,” tambahnya.

Menurutnya, Eropa bahkan merasa panik jika pasokan minyak sawit Indonesia terganggu. Meski beberapa negara sempat menerapkan larangan impor sawit yang dianggap terlibat dalam deforestasi, Prabowo menyebut bahwa minyak sawit Indonesia tetap menjadi kebutuhan strategis di pasar global.

Apriansyah Wijaya, kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Tangerang Selatan, melalui unggahannya di Instagram pada Selasa (31/12/2024).

Ia menilai pernyataan Prabowo yang menyamakan kelapa sawit dengan hutan menunjukkan pemahaman yang keliru mengenai fungsi ekosistem.

“Hutan tropis bukan sekadar kumpulan pohon yang menyerap karbon, tetapi ekosistem yang mendukung ribuan spesies, menjaga siklus air, dan menyimpan karbon jauh lebih besar daripada perkebunan sawit,” tulisnya.

Apriansyah juga menyoroti dampak buruk dari ekspansi sawit, seperti deforestasi, pengeringan lahan gambut, konflik lahan, dan pelanggaran hak masyarakat adat.

Menurutnya, kebijakan yang lebih bijak adalah memaksimalkan produktivitas lahan sawit yang ada dengan praktik berkelanjutan daripada terus memperluas lahan.

Baca Juga:   Sektor Pertanian Butuh Dukungan Anggaran dan Kebijakan Konkrit

“Kalau kita terus berpikir sesederhana ini, jangan heran kalau generasi mendatang hanya bisa mengenal hutan Indonesia dari cerita sejarah,” sindirnya.

Pandangan Apriansyah mencerminkan kekhawatiran generasi muda terhadap keberlanjutan lingkungan di tengah fokus pemerintah pada pembangunan ekonomi berbasis sumber daya alam.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Senin, 20 April 2026 | 22:09 WIB
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
Senin, 20 April 2026 | 21:21 WIB
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Senin, 20 April 2026 | 12:35 WIB
Athar Hasimin Nahkodai PA GMNI Baubau, Konfercab I Tegaskan Perlawanan Apatisme Intelektual dan Pragmatisme Sempit
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Pancasila: Antara Retorika dan Realita

Marhaenist.id - Bulan Juni, bulan penuh makna dalam lanskap sejarah Indonesia. Pada bulan…

Merdeka dalam Bayang-Bayang Kekerasan dan Kebijakan Serampangan: Refleksi 80 Tahun Republik Indonesia

Marhaenist.id - Delapan puluh tahun Indonesia merdeka, kita kembali ditarik pada pertanyaan…

Materialisme Dialektis dan Historis

Marhaenist.id - Materialisme dialektis adalah pandangan dunia partai Marxis-Leninis. Disebut materialisme dialektis karena…

Bangkitnya Massa Marhaen Penentu Kemenangan Ganjar

Banyak kalangan dari kaum Nasionalis menilai bahwa transisi kepemimpinan kali ini punya…

Perempuan dan Kesejahteraan Buruh Era Rezim Jokowi

Marhaenist - hampir secara keseluruhan masyarakat internasional, mengetahui bahwa 1 mei merupakan…

Kisruh Koperasi dan MRT Bikin Iklim Usaha Buruk,  Ketua PB Jakarta Apresiasi Kebijakan Pramono Anung

Marhaenist.id, Jakarta - Kisruh  antara Koperasi pedagang  dengan manajemen Plasa 2 Blok…

Mengenal Aliran-Aliran Filsafat!

Marhaenist.id - Ada satu teman bertanya yang telah lama mengusik dalam pikirannya.…

Skenario Perbaikan Demokrasi dan Pemerintahan Dibutuhkan Oleh Masyarakat Sipil

MARHAENIST - Di tengah kondisi kehidupan bangsa yang tengah menurun dalam berbagai…

Meski Cuaca Panas, Ratusan Ribu Massa Tetap Semangat Hadiri Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud di GBK

Marhaenist.id, Jakarta - Ratusan ribu warga mulai penuhi Stadion Gelora Bung Karno…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?