By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Reformasi Sigit dan Reformasi Kepolisian
GMNI dan Teologi Perlawanan: Iman yang Menggugat, Ideologi yang Menghukum
Tanggapi Diskusi PA GMNI Jakarta Raya, Arief Hidayat Apresiasi Gagasan Strategis Bambang Pacul dan Prof. Muradi untuk Menghadapi Tantangan Politik Nasional
PPAB Ke-2 GMNI Situbondo Sukses Digelar Meriah, Irham Kahfi Sampaikan Pesan Penting untuk Kader Muda
GMNI, Marhaen, dan Kebangkitan yang tak Kunjung Datang

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Imanuel Chayadi vs Independesi GMNI: Siapakah Pemenangnya?

Marhaenist Indonesia
Marhaenist Indonesia Diterbitkan : Rabu, 31 Januari 2024 | 19:11 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Imanuel Chayadi/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id – Ada sebuah berita yang berjudul “GMNI Tolak Ikut Gerakan Pemakzulan Presiden” yang dipublikasikan di Harian Rakyat Merdeka. Diberita itu, seseorang bernama Imanuel Chayadi telah mengatasnamakan dirinya sebagai Ketua Umun GMNI.

Imanuel sepertinya tak punya Rasa Malu lagi karena telah mengatasnamakan GMNI dan mengklaim dirinya sebagai Ketua Umum DPP GMNI tanpa legalitas resmi, apalagi dirinya telah terafiliasi dengan politik Pilpres.

Harusnya Imanuel Punya Rasa Malu karena ia tak memiliki hak untuk mengatasnamakan GMNI dan mengklaim dirinya sebagai Ketua Umum DPP GMNI.

Mengapa dikatakan demikian?

1. Secara sah, Imanuel bukanlah Ketua Umum DPP GMNI karena yang sah adalah mereka yang memiliki SK Kemenkumham, yakni: Kubu Arjuna Putra.

~ Kubu Arjuna memiliki legalitas yang sah sebagai GMNI berdasarkan SK Kemenkumham Nomor: AHU-000510.AH.01.08.Tahun 2020.

2. Meskipun tidaklah sah menjadi Ketua DPP GMNI, Imanuel tetap bertahan dan mempublikasikan dirinya sebagai Ketua Umum DPP GMNI yang sah sehingga membangun image dualisme tanpa rasa malu dan berdiri secara de fakto.

~ Dalam hal ini, harusnya Imanuel sudah membubarkan diri sejak terbitnya SK Kemenkumham agar GMNI tidak dibuat dengan image dulaisme olehnya.

3. Imanuel telah menjadi skuad TKN Prabowo Gibran. Ini secara otomatis membuat dirinya menjadi Kader NON AKTIF di GMNI yang dipimpinnya. Ini karena Imanuel telah melanggar independensi GMNI, sehingga apapun yang dilakukan Imanuel tidak sah lagi mengatasnamakan GMNI, baik itu ia adalah oganisasi ilegal maupun organisasi legal.

~ Ini adalah pelanggaran AD/ART oleh Imanuel terhadap GMNI yang dipimpimnya sendiri.

~ Bertahannya Imanuel sebagai Ketua Umum DPP GMNI, meskipun ia melanggar AD/ART GMNI dikubunya sendiri adalah hal yang telah merusak marwah organisasi GMNI secara general.

Baca Juga:   Skandal Korupsi Tol Balikpapan-Samarinda: Keresahan Masyarakat Kalitim Sejak 2023 Akhirnya Terjawab

Acuhan Dasar Hukum dari hal diatas:

1. SK Kemenkumham Nomor: AHU-000510.AH.01.08.Tahun 2020.

3. BAB III TUJUAN DAN SIFAT Pasal 4 ayat (2) GMNI adalah organisasi yang bersifat Independen, bebas aktif serta berwatak kerakyatan.

3. BAB II PENGURUS Pasal 7 ayat (5) yang menyebutkan bahwa Pengurus Dewan Pimpinan Pusat dilarang merangkap jabatan dan keanggotaan dalam :
a. Organisasi peserta pemilu dan partai politik.
b. Organisasi kemasyarakatan pemuda sejenis.
c. Organisasi lainnya yang ditetapkan oleh kongres.

Yang membuat Imanuel bertahan sebagai Ketua Umum di versinya meskipun telah melanggar AD/ART GMNI adalah tidak ada pemberhentian atau pemecatan terhadap dirinya sebagai Ketua Umum.

Kalau ia memiliki rasa malu, mestinya Imanuel sudah mengundurkan diri, tetapi karena URAT MALU ITU SUDAH PUTUS sehingga ia masih seenaknya dan semaunya mengatasnamakan GMNI dan masih mengklaim dirinya sebagai Ketua Umum DPP GMNI.

Dari itu, karena Imanuel-lah, GMNI menjadi bahan tertawaan publik pada publik yang tidak mengetahui bahwa ada orang-orang yang bergerak masif merusak GMNI dengan mengatasnamakan GMNI.

Dari sinilah dapat kita ketahui, ternyata perkelahian antara Imanuel Chayadi versus Independensi GMNI, dimenangkan oleh Imanuel Chayadi.

Mengapa Imanuel menang saat berkelahi melawan Independensi GMNI?

Jawabannya simpel, itu karena faktor ketidakpandaian orang-orang dibawahnya dalam ber-GMNI.***


Penulis: NN (Kader GMNI).

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Foto: Deodatus Sunda Se (Direktur Institut Marhaenisme 27). MARHAENIST
Reformasi Sigit dan Reformasi Kepolisian
Senin, 8 Desember 2025 | 13:07 WIB
GMNI dan Teologi Perlawanan: Iman yang Menggugat, Ideologi yang Menghukum
Senin, 8 Desember 2025 | 09:29 WIB
Tanggapi Diskusi PA GMNI Jakarta Raya, Arief Hidayat Apresiasi Gagasan Strategis Bambang Pacul dan Prof. Muradi untuk Menghadapi Tantangan Politik Nasional
Minggu, 7 Desember 2025 | 19:30 WIB
PPAB Ke-2 GMNI Situbondo Sukses Digelar Meriah, Irham Kahfi Sampaikan Pesan Penting untuk Kader Muda
Minggu, 7 Desember 2025 | 17:58 WIB
GMNI, Marhaen, dan Kebangkitan yang tak Kunjung Datang
Minggu, 7 Desember 2025 | 14:27 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Cak Imin Doakan Puan Jadi Presiden, Puan Doakan Cak Imin Jadi Wapres

Marhaenist - Ketua DPR RI yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan…

GMNI Tantang Debat Terbuka Ketua DPRD Lebak

MARHAENIST - DPK GMNI Fisip USBR dan DPK GMNI Akuntansi Unilam Rangkasbitung…

Marhaenisme Tanpa Rakyat: Ketika Gerakan Sosial Terjebak dalam Simbolisme

Marhaenist.id - Marhaenisme, sebagai warisan ideologis dari Soekarno, pada hakikatnya adalah sebuah…

Arah Politik Luar Negeri PDI Perjuangan dalam Konflik Israel – Palestina

Marhaenist - Penulis tak sengaja membaca perkembangan isu terkini dalam pemberitaan media…

Resmikan Posko Jaga Suara, Cornelia Agatha: Jaga Suara Untuk Menangkan Pram-Doel

Marhaenist,id, Jakarta - Relawan Jaga Suara dan Kawan 98 meresmikan Posko Jaga…

Kemenangan Rakyat dan Ganja di Thailand

Marhaenist - Langkah pemerintah Thailand membatalkan rencana memasukkan ganja sebagai narkoba dan…

Bung Karno: Semboyan Kita Banyak Bicara, Banyak Bekerja

Marhaenist.id - Salah besar jika kita berpegang pada perkataan: "jangan banyak bicara…

Serahkan Bukti Dugaan Kecurangan PPPK Tahap 2 Tahun 2024 ke DISDIKPORA dan BKPSDMD, GMNI Touna Desak agar Segera Ditindaklanjuti

Marhaenist.id, Touna- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tojo…

Masivkan Pengkaderan, GMNI Jambi Adakan KTD dan Simposium Kebangsaan

Marhaenist.id, Jambi - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?