By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Talkshow Kartini Hari Ini, GERAK Jakarta: Perempuan Bisa Memimpin, Ruang Publik Harus Aman
Persatuan GMNI se-Indonesia: Belajar dari Konferda Persatuan GMNI Sulbar
Masyarakat Loloda Utara Keluhkan Tarif Angkutan Naik, GMNI Halut Ingatkan Pemda Jangan Diam
GMNI Bukan Milikmu: Kritik Sunyi dari Kader Akar Rumput
Kelas Menengah Diperas Biaya Hidup: Stabilitas yang Menipu

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Marhaenis

Talkshow Kartini Hari Ini, GERAK Jakarta: Perempuan Bisa Memimpin, Ruang Publik Harus Aman

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 28 April 2026 | 14:52 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Sesi foto bersama usai talk show yang bertajuk "Kartini Hari Ini: Perempuan Memimpin, Berdaya, dan Aman di Ruang Publik” yang digelar GERAK Jakarta, Senin (27/4/2026), di Sekretariat GERAK. (Foto: Dok. GERAK)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Isu kepemimpinan perempuan dan keamanan ruang publik menjadi sorotan utama dalam talkshow bertajuk “Kartini Hari Ini: Perempuan Memimpin, Berdaya, dan Aman di Ruang Publik” yang digelar GERAK Jakarta, Senin (27/4/2026), di Sekretariat GERAK.

Diskusi yang dipandu oleh Margaretta Putri selaku Direktur Kerja Sama Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri GERAK ini menghadirkan berbagai perspektif, mulai dari kepemimpinan perempuan, pemenuhan hak, hingga keamanan perempuan di ruang fisik maupun digital.

Ketua Dewan Pers periode 2022–2025, Ninik Rahayu, menegaskan bahwa peluang perempuan untuk memimpin saat ini semakin terbuka. Namun demikian, perempuan masih menghadapi tantangan struktural, budaya, serta belum terbentuknya ekosistem yang sepenuhnya mendukung.

“Perempuan bukan hanya ikut dalam sistem, tetapi juga memiliki kapasitas untuk memimpin. Tantangannya adalah memastikan sistem itu benar-benar inklusif, dan ekosistem tersebut harus saling mendukung dari berbagai pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Pendiri Institute Sarinah, Eva Kusuma Sundari, menyoroti adanya kesenjangan antara regulasi dan realitas di lapangan. Menurutnya, meskipun hak-hak perempuan telah diakui secara hukum dan berbagai regulasi telah dibentuk, implementasinya masih menghadapi banyak hambatan.

“Persoalan perempuan hari ini bukan lagi soal ada atau tidaknya aturan, tetapi bagaimana aturan dan nilai-nilai itu benar-benar dijalankan, dengan membangun kesadaran serta penerapan Sila Kedua Pancasila,” kata Eva.

Dari sisi kebijakan, Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, dr. Dwi Oktavia, menegaskan bahwa keamanan ruang publik masih menjadi pekerjaan rumah besar. Pelecehan, baik verbal, non-verbal, maupun digital, dinilai masih sering terjadi dan kerap dianggap sepele.

“Ruang publik belum sepenuhnya aman, dan ini harus menjadi perhatian bersama. Dari sisi kami, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang merumuskan dan memperbarui regulasi daerah terkait PPAPP agar ruang publik menjadi aman bagi semua,” ungkapnya.

Baca Juga:   Ahmad Yandi Khadafi: Hakim Tak Boleh Jadi Alat Kekuasaan: Wujudkan Asas Keadilan, Bebaskan Hasto!

Sejarawan sekaligus Dekan FIB UI periode 2021–2025, Bondan Kanumoyoso, menekankan bahwa perubahan tidak bisa hanya dibebankan kepada perempuan. Ia menegaskan bahwa perjuangan sejatinya bukan hanya untuk perempuan, tetapi juga untuk pencerahan bangsa Indonesia.

“Perjuangan Kartini bukan hanya untuk perempuan saja, namun juga untuk bangsa Indonesia yang tercerahkan. Maka perubahan tidak bisa berjalan tanpa keterlibatan laki-laki. Ini adalah tanggung jawab bersama. Kepemimpinan perempuan tentu memiliki nilai tersendiri dengan karakteristik yang berbeda dari laki-laki,” tegasnya.

Diskusi ini juga menggarisbawahi bahwa kepemimpinan perempuan dan keamanan ruang publik merupakan dua hal yang saling berkaitan. Ketika perempuan merasa aman, ruang partisipasi akan terbuka lebih luas. Sebaliknya, kehadiran perempuan dalam kepemimpinan akan mendorong lahirnya kebijakan yang lebih sensitif terhadap isu keadilan dan perlindungan.

Melalui talkshow ini, Ketua Umum GERAK, Dhini Mudiani, menegaskan bahwa diskursus mengenai perempuan tidak boleh berhenti pada peringatan simbolik Hari Kartini semata, tetapi harus berlanjut menjadi komitmen nyata.

Menurutnya, diperlukan kolaborasi lintas sektor—baik perempuan maupun laki-laki, pemerintah, komunitas, maupun masyarakat luas—untuk menciptakan ruang publik yang aman, inklusif, dan setara.

“Talkshow ini diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat kesadaran kolektif sekaligus mendorong langkah konkret dalam menghadirkan ruang yang tidak hanya terbuka, tetapi juga aman dan bermartabat bagi semua,” tegas Dhini.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Momentum Konferda Persatuan GMNI Sulbar, nampak dua Ketua DPD GMNI Sulbar demisioner bersama dengan Ketua dan Sekretaris terpilih sambil memegang bendera (Dok. GMNI Sulbar)/MARHAENIST.
Persatuan GMNI se-Indonesia: Belajar dari Konferda Persatuan GMNI Sulbar
Senin, 27 April 2026 | 22:22 WIB
Masyarakat Loloda Utara Keluhkan Tarif Angkutan Naik, GMNI Halut Ingatkan Pemda Jangan Diam
Senin, 27 April 2026 | 18:09 WIB
GMNI Bukan Milikmu: Kritik Sunyi dari Kader Akar Rumput
Senin, 27 April 2026 | 09:36 WIB
Kelas Menengah Diperas Biaya Hidup: Stabilitas yang Menipu
Minggu, 26 April 2026 | 17:00 WIB
Gelar Halal Bihalal, PA GMNI Serukan Penguatan Karakter dan Gotong Royong Hadapi Tekanan Global
Minggu, 26 April 2026 | 13:51 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Strategi Golkar Menjaga Stabilitas di Tengah Pergantian Ketua Umum Menjelang Pilkada Serentak 2024

Marhaenist.id - Menjelang Pilkada Serentak 2024, Partai Golkar menghadapi tantangan besar dengan…

Jalan Terjal Profesi Pendidik: Konsepsi Perjuangan dan Sasaran Konstruktif Memaknai Hari Guru Nasional

Marhaenist.id - Sangat tersanjung apabila kita melihat gagasan dasar yang telah dibangun didalam…

Teror Kepala Babi dan Tikus: Pembungkaman Jurnalisme Investigatif yang Kritik Terhadap Kekuasaan

Marhaenist.id - Terlihat beberapa bangkai tikus yang telah dipenggal sebagai bagian dari…

Berjuang Tak Selalu Harus Dengan Moncong Senjata

Marhaenist.id - Perjuangan tidak tunggal. Bung Karno memilih jalur politik karena yakin…

Dari Keseragaman Menu MBG Hingga Pertanian Monokultur dan Kesejahteraan Petani Lokal

Marhaenist.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipelopori oleh Presiden Prabowo…

Ganjar-Mahfud Ucapkan Selamat ke Prabowo-Gibran, Ajak Bersatu Kembali untuk Bangsa

Marhaenist.id, Jakarta - Sidang sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) telah…

Mempertimbangkan Peran Politik Dalam Gerakan Buruh untuk Mewujudkan Perubahan Sosial

Marhaenist.id - Dalam buku "Dibawah Bendera Revolusi" karya Soekarno, terdapat penggalan informasi…

Melihat Bencana Ekologis Sumatera sebagai Ekosida dan Eko-Terorisme: Kejahatan Terorganisir

Marhaenist.id - Tidak ada bencana yang benar-benar “alamiah” ketika hutan telah dilucuti,…

Menghidupkan Marhenisme: Lanfang dan Monterado sebagai Warisan Geopolitik Nusantara

Marhaenist.id - Nusantara bukan hanya ruang geografis. Ia adalah budaya maritim, jaringan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?