By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

GMNI UBP Karawang Perkuat Kaderisasi Lewat Lapak Baca Buku Gratis di Momentum PMB

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 18 April 2026 | 09:29 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: GMNI UBP Karawang saat Perkuat Kaderisasi Lewat Lapak Baca Buku Gratis di Momentum PMB (Dok.GMNI UBP)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist id, Karawang — Gelombang penerimaan mahasiswa baru kini telah memasuki tahap keempat. Momentum ini tidak hanya menjadi agenda administratif kampus, tetapi juga menjadi ruang strategis bagi organisasi kemahasiswaan untuk memperkuat regenerasi dan kaderisasi ideologis.

Dalam situasi tersebut, Dewan Pimpinan Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Universitas Buana Perjuangan Karawang menegaskan komitmennya untuk hadir secara aktif, terarah, dan terorganisir dalam menyambut mahasiswa baru.

Ketua Dewan Pengurus Komisariat GMNI UBP Karawang, atau yang akrab disapa Bung Jeje, menegaskan bahwa kaderisasi bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan denyut nadi yang menentukan hidup dan matinya gerakan.

“Regenerasi bukan hanya soal jumlah, tetapi juga soal kualitas. Tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut kader-kader yang tidak hanya loyal secara organisatoris, tetapi juga memiliki kedalaman berpikir, kepekaan sosial, dan kemampuan analisis yang tajam,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Memasuki persiapan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), GMNI UBP Karawang mulai mempersiapkan langkah-langkah konkret untuk memastikan proses kaderisasi berjalan secara masif dan terstruktur di setiap fakultas.

Salah satu agenda yang kembali dihidupkan adalah lapak baca buku gratis, sejalan dengan jargon kepengurusan mereka, yakni “Bersama, Berdampak, Bermanfaat.”

Lapak baca ini bukan sekadar simbol romantisme intelektual, tetapi merupakan upaya nyata dalam membangun budaya literasi di kalangan kader maupun mahasiswa umum. Buku diposisikan sebagai alat perjuangan, sumber pengetahuan, sekaligus medium untuk mempertajam kesadaran kritis.

Dengan membuka akses bacaan secara gratis, GMNI UBP Karawang berupaya menghadirkan ruang alternatif di tengah masih terbatasnya akses literasi di kalangan mahasiswa.

Lebih jauh, agenda ini juga dinilai memiliki fungsi strategis dalam proses kaderisasi. Para kader tidak hanya diajak hadir dalam kegiatan formal organisasi, tetapi juga didorong untuk membangun tradisi membaca, berdiskusi, serta mengembangkan gagasan.

Baca Juga:   Diduga Dikeroyok, Kader GMNI di Sukabumi Tewas Mengenaskan

Pengetahuan yang diperoleh dari ruang-ruang literasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada tataran teori, melainkan mampu diterjemahkan dalam praktik kaderisasi di setiap fakultas.

Menurut Bung Jeje, kaderisasi yang kuat tidak lahir dari pendekatan instan. Ia membutuhkan proses panjang, konsistensi, serta keseriusan dalam membangun fondasi intelektual dan ideologis.

“Dalam dinamika kampus yang sering kali pragmatis, upaya seperti ini penting untuk menjaga arah gerakan tetap berpihak pada nilai-nilai kerakyatan. Regenerasi bukan hanya soal melanjutkan organisasi, tetapi memastikan semangat perjuangan tetap hidup, berkembang, dan relevan dengan kondisi zaman,” tambahnya.

Momentum penerimaan mahasiswa baru, lanjutnya, harus dimanfaatkan sebagai titik masuk untuk membangun kesadaran, memperluas basis kader, dan memperkuat gerakan mahasiswa.

Langkah yang dilakukan oleh Bung Jeje dan GMNI UBP Karawang dinilai menjadi contoh bahwa kaderisasi yang serius selalu dimulai dari kesadaran akan pentingnya pengetahuan dan keberanian untuk bergerak secara konsisten.

Sebab pada akhirnya, organisasi yang besar tidak hanya dilihat dari sejarahnya, tetapi dari kemampuannya melahirkan kader-kader yang mampu menjawab tantangan zaman.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Sabtu, 18 April 2026 | 10:23 WIB
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Sabtu, 18 April 2026 | 10:01 WIB
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Sabtu, 18 April 2026 | 09:57 WIB
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:53 WIB
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:42 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Kedaulatan Digital di Tengah Krisis Privasi Nasional: Menggugat Janji UU Perlindungan Data Pribadi

Marhaenist.id - Saat data pribadi — termasuk data kesehatan, identitas resmi (NIK),…

Kawal Putusan MK, GMNI Airlangga Inisiasi Gerakan Demonstrasi Respons Kemelut RUU Pilkada

MARHAENIST - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau GMNI Airlangga bersiap melakukan aksi…

5 Lukisan Bertema Jokowi Dibredel, Intervensi Kekuasaan Merambah ke Dunia Seni Rupa

Marhaenist.id - Pelukis Yos Suprapto menggelar pameran tunggal di Galeri Nasional, Jakarta (19/12).…

Negara Darurat Intoleransi!!!

Marhaenist.id - Delapan Puluh Tahun Indonesia telah  bebas dari kolonialisme dan Imperialisme,…

Memoar Khrushchev: Bagaimana Awal Mula Persahabatan Indonesia Dengan Uni Soviet?

Marhaenist - Ditengah Perang Dingin, Indonesia muncul sebagai “Macan Asia”. Karisma Presiden…

GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Marhaenisme dalam RUU Perampasan Aset: Sutrisno Tegaskan Praduga Tak Bersalah

Marhaenist.id, Jakarta — Setelah lebih dari satu dekade tertunda, Rancangan Undang-Undang (RUU)…

DPP GMNI Audiensi dengan Kementerian UMKM, Dorong Inkubator Bisnis dan Penguatan Ekosistem Wirausaha

Marhaenist -  Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melakukan…

Abdy Yuhana: Kongres IV PA GMNI Adalah Kongres Gagasan

Marhaenist - Persatuan Alumni GMNI Jawa Barat menggelar acara wellcoming dinner yang…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?