By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Reforma Agraria dan Krisis Keadilan Sosial
Ketua GMNI NTT Desak Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa sebagai ASN atau PPPK
Paul Finsen Mayor: Negara Harus Membaca Budaya Geopolitik Papua, Bukan Memaksakan Modal
GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi
Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Indonesiana

5 Lukisan Bertema Jokowi Dibredel, Intervensi Kekuasaan Merambah ke Dunia Seni Rupa

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 21 Desember 2024 | 02:14 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
4 Lukisan Yos Suprapto yang dibredel oleh Pihak Galeri Nasional untuk tidak dipamerkan. Satu lukisan tidak ditampilkan karena terlalu vulgar atau berfose bugil/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Pelukis Yos Suprapto menggelar pameran tunggal di Galeri Nasional, Jakarta (19/12). Sebanyak 30 lukisan dipajang dalam pameran bertajuk: “Kebangkitan: Tanah Untuk Kedaulatan Pangan”.

Apa yang terjadi pada malam pembukaan pameran membuktikan ada intervensi kekuasaan yang mulai merambah dunia seni rupa di Indonesia. Pihak keamanan meminta 5 dari 30 lukisan dilarang untuk ditampilkan.

Yos Suprapto menolak dengan tegas, akibatnya pintu masuk Galeri Nasioal disegel aparat keamanan. Pengunjung yang sudah berderet masuk gagal menyaksikan semua lukisan yang ada di dalam.

5 lukisan yang dibredel bertema sosok penguasa dan intrik politik kekuasaannya. Lukisan pertama menggambarkan sosok penguasa duduk di kursi singgasana. Di belakangnya ada kekuatan Polisi dan Militer sementara di bawah kaki penguasa ada beberapa sosok elite yang sedang bersusah payah menghamba di bawah ancaman senapan.

Lukisan kedua bercerita tentang seekor banteng merah bermoncong putih yang sedang dibujuk seseorang berbaju putih dengan latar belakang Bangunan Istana Negara bertulis tahun 2010.

Pada lukisan ketiga mencitrakan kursi kekuasaan yang dibawa terbang oleh seorang berwajah lelaki setengah baya namun bertubuh bayi. Sementara pada lukisan keempat mengilustrasikan sosok petani yang sedang menyuapi lelaki berpakaian pejabat yang sedang tergeletak tak berdaya.

Yang terakhir lukisan dengan latar belakang bangunan IKN, di depannya 2 sosok telanjang mengilustrasikan proses persenggamaan dan perselingkuhan disaksikan puluhan kepala berbagai ekspresi kemarahan. Salah satu sosok telanjang memakai mahkota khas negara Tiongkok.

Jika kemudian 5 lukisan tersebut diartikan sebagai Jokowi hingga berujung pembredelan, maka justru menjadi penegasan makna dari lukisan tersebut. Sosok mantan orang nomer satu di Republik ini selama 10 tahun yang sudah kebal dihujat dan dicaci maki, namun mendadak geram pada 5 lukisan yang bercerita banyak hal.

Baca Juga:   DPD dan DPC GMNI Se-Indonesia Kecam Tindakan Represif Aparat dan Tuntut Keadilan atas Gugurnya Kawan Ojol Pejuang Demokrasi

Apakah seorang Jokowi sedang berkuasa? Secara aturan tidak. Dia justru lebih berkuasa saat meninggalkan singgasana, membawa terbang kursi kekuasaan.

Seniman dalam posisi tatanan sosial menjadi jembatan antara penguasa dan rakyatnya. Jika katalisator itu ikut dibungkam maka tinggal menunggu waktu meledaknya kemarahan rakyat kepada penguasanya.


Penulis : Dahono Prasetyo, Tokoh Nasional.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Reforma Agraria dan Krisis Keadilan Sosial
Kamis, 15 Januari 2026 | 15:13 WIB
Ketua GMNI NTT Desak Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa sebagai ASN atau PPPK
Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08 WIB
Paul Finsen Mayor: Negara Harus Membaca Budaya Geopolitik Papua, Bukan Memaksakan Modal
Kamis, 15 Januari 2026 | 09:03 WIB
GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:27 WIB
Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat
Rabu, 14 Januari 2026 | 22:55 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Dialektika

Marhaenist - Maka itu, hukum-hukum dialektika diabstraksikan dari sejarah alam dan masyarakat…

Jangan Mereduksi GMNI Sebagai Wadah Perpanjangan Karir!

Marhaenist.id - Tentunya kita mengucap syukur Alhamdulillah lantaran kita baru saja memperingati…

Abidin Fikri Warning Pemerintah Pusat: Banjir Sumatera Menggila, Status Darurat Bencana Nasional Jangan Ditunda

Marhaenist.id, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI…

Pulang Sekolah, Almira Ajak Ibunya ke Acara Ganjar; Mau Foto

Marhaenist.id, Jakarta – Hari Senin (5/2/2024), mungkin menjadi hari yang tak terlupakan…

Jumpai Ketua DPRD Riau, Cipayung Plus Desak Pembentukan Pansus Defisit APBD: Biar Tahu Siapa Biang Keroknya!

Marhaenist.id, Pekanbaru – Kelompok Cipayung Plus Riau resmi mendesak DPRD Provinsi Riau…

Ramadhan Harga Pangan Naik Semua, Hanya Yang Asin Saja Yang Turun

Marhaenist, Jakarta  - Mayoritas harga komoditas pangan pada pekan pertama Ramadhan 1445…

Jelang Pelantikan Prabowo-Gibran, DPP PA GMNI Layangkan Pernyataan Sikap

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Kebijakan Baru Soal Tapera, GMNI Jatim: Bentuk Pemerasan Rakyat

Marhaenist.id, Surabaya - Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Arief Hidayat Gantikan Ahmad Basarah Jadi Ketua Umum PA GMNI

Marhaenist - Hakim Mahkamah Konstitusi Prof Arief Hidayat terpilih secara aklamasi sebagai…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?