By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
GMNI Jember Tegaskan Pembebasan Kader Bukan Akhir Perjuangan, Melainkan Awal Babak Baru Gerakan
Berhenti Mendewakan Investasi Asing, Pembangunan Harus Bertumpu Pada Kekuatan Rakyat
Ibu Pertiwi Dilanda Musibah
IMIP, Investasi, dan Kehancuran
Buntut Hina Suporter Persib dan Suku Sunda, GMNI Secara Tidak Hormat Pecat Youtuber Resbob

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

GMNI dan GSNI Gelar Audiensi dengan Ketua DPRD Surabaya: Soroti Program MBG, Efiensi Anggaran Pendidikan dan Kesehatan

Marhaenist Indonesia
Marhaenist Indonesia Diterbitkan : Sabtu, 1 Maret 2025 | 06:15 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
GMNI dan GSNI Surabaya bersama Ketua DPRD Kota Surabaya. Dokumen Istimewa
Bagikan

Marhaenist.id, Surabaya – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Surabaya bersama Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) Surabaya menggelar audiensi dengan Ketua DPRD Surabaya guna menyampaikan policy brief yang menyoroti berbagai kebijakan pemerintah, khususnya terkait efisiensi anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua DPC GMNI Surabaya, Dhipa Satwika, menegaskan bahwa kesejahteraan sosial harus dipahami sebagai sebuah ekosistem yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh, khususnya di Kota Surabaya.

“Oleh karena itu, program pemberian makan gratis lebih baik difokuskan kepada program-program yang dapat memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dana program MBG lebih baik dialihkan ke bidang kesehatan maupun pendidikan, yang saat ini menjadi kebutuhan utama masyarakat,” tegasnya.

Dalam audiensi ini, GMNI Surabaya dan GSNI Surabaya menyampaikan beberapa poin utama yaitu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan efiensi anggaran bidang pendidikan dan kesehatan.

Sekretaris DPC GMNI Surabaya, Alfito Rafif menegaskan bahwa DPC GMNI Surabaya dengan terang menolak keberlanjutan program pemerintah yang mengganggu kesejahteraan sosial masyarakat, apalagi di sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan.

“Oleh karenanya, kami mendorong Kota Surabaya untuk selalu mendahulukan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat tanpa terkecuali. Kebijakan yang dijalankan harus mengutamakan asas keberpihakan terhadap rakyat, bukan hanya sekadar proyek populis tanpa dampak nyata bagi masyarakat luas,” tegasnya.

Ketua GSNI Surabaya, Reyki Khairan Ananta, juga turut menyampaikan pandangannya, terutama terkait dampak kebijakan terhadap siswa dan generasi muda di Surabaya.

“GSNI Surabaya dengan tegas menolak segala bentuk kebijakan yang berpotensi merugikan kesejahteraan sosial masyarakat, terutama disektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan.  Disetiap kebijakan harus berpihak pada kepentingan rakyat, bukan segelintir pihak. Oleh karena itu, kami mendorong Kota Surabaya untuk selalu mengutamakan kesejahteraan masyarakat tanpa pengecualian, demi mewujudkan keadilan sosial yang nyata bagi seluruh warga,” ungkapnya.

Baca Juga:   Peringati Dies Natalis yang ke 70 Tahun, GMNI Kendari Berbagi Takjil dan Serahkan Bantuan Sosial ke Panti Asuhan

Ia juga menyoroti Program Makan Bergizi Gratis yang dinilai belum berjalan efektif di tingkat sekolah.

“Program ini seharusnya dirancang dengan baik agar benar-benar bisa meningkatkan kualitas gizi siswa, bukan sekadar program kampanye yang justru membebani anggaran negara,” tambahnya.

Ketua DPRD Surabaya menanggapi masukan yang diberikan GMNI dan GSNI Surabaya, khususnya terkait pembiayaan Program MBG.

“Porsi khusus anggaran pendidikan yakni di atas 21% dari APBD yang telah disahkan yaitu 12,3 Triliun. Sedangkan sisa APBD akan dialokasikan untuk kesehatan dan pembangunan infrastruktur. APBD ini sudah disahkan sebelum pelantikan kepala daerah, sehingga sejauh ini tidak ada dana khusus untuk MBG,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemkot Surabaya masih mempertimbangkan pergeseran anggaran untuk membiayai program ini.

“Diperlukan sekitar Rp1,1 triliun untuk menjalankan Program MBG, dan hingga kini masih dalam pembahasan pergeseran anggaran mana yang akan digunakan. Kami di DPRD akan terus mengawasi agar kebijakan yang diambil tidak merugikan sektor-sektor prioritas seperti pendidikan dan kesehatan,” tambahnya.

Ketua DPRD Surabaya menyambut baik aspirasi yang disampaikan GMNI dan GSNI Surabaya serta untuk menindaklanjuti berbagai masukan yang diberikan.

Audiensi ini diharapkan menjadi momentum bagi mahasiswa dan siswa untuk terus mengawal kebijakan publik demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Chayono.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

GMNI Jember Tegaskan Pembebasan Kader Bukan Akhir Perjuangan, Melainkan Awal Babak Baru Gerakan
Rabu, 17 Desember 2025 | 00:13 WIB
Perajin membersihkan kedelai di salah satu rumah industri di Jakarta, Kamis (6/10). Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tahu dan Tempe Indonesia (Gakopindo) Aip Syarifuddin mengatakan kenaikan harga kedelai impor satu bulan terakhir rata-rata berada di kisaran Rp6.900 - Rp7.000 per kilogram di tingkat koperasi yang sebelumnya Rp6.300 - Rp6.500 sedangkan harga di pasaran lebih tinggi yakni Rp10.597 per kilogramnya. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/pras/16.
Berhenti Mendewakan Investasi Asing, Pembangunan Harus Bertumpu Pada Kekuatan Rakyat
Selasa, 16 Desember 2025 | 19:45 WIB
Ibu Pertiwi Dilanda Musibah
Selasa, 16 Desember 2025 | 14:06 WIB
IMIP, Investasi, dan Kehancuran
Selasa, 16 Desember 2025 | 13:18 WIB
Buntut Hina Suporter Persib dan Suku Sunda, GMNI Secara Tidak Hormat Pecat Youtuber Resbob
Selasa, 16 Desember 2025 | 13:16 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Perbandingan Sekolah Mahal dan Sekolah Murah

Marhaenist.id - Ada yang berpendapat sekolah mahal itu wajar tujuannya agar menghargai…

Jelang Pemilu 2024, DPD GMNI Sultra Ajak Masyarakat Ciptakan Pemilu Damai dan Tolak Politik Uang

Marhaenist.id, Kendari - Jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Tahun 2024, Dewan…

Rudi Tanjung: Bangkitkan Kaum Intelektual, Kokohkan Pancasila di Bumi Nusantara

Marhaenist.id, Selatpanjang – Dalam upaya memperkuat nilai-nilai Pancasila di wilayah perbatasan NKRI,…

Aksi Protes Peternak Buang Susu: Quo Vadis Kedaulatan Nasional

Marhaenist.id - Merlihat aksi demonstratif peternak susu di Boyolali yang membuang susu sapi…

Refleksi 80 Tahun Indonesia Merdeka

Marhaenist.id - Indonesia bagiku bukan sekadar tanah kelahiran. Indonesia adalah anugerah tuhan…

Foto: Warga Kebon Sayur Yang di Tangkap Paksa Oleh Aparat (Bapak Juned)/MARHAENIST.

Kronologis Penangkapan Paksa Terhadap Warga Kebun Sayur Yang Menolak Pengusuran

Marhaenist, Jakarta - Pada hari ini, rabu (13/08/2025) telah terjadi upaya penangkapan…

Desak Jokowi Mundur, Alumni Unas Bergerak: Demokrasi di Jurang Kematian

Marhaenist - Alumni Universitas Nasional (Unas) yang menamakan diri ‘Alumni Unas Bergerak’ membuat…

Prihatin Dengan Kondisi Demokrasi, Keluarga Besar GMNI Kritisi Intervensi Presiden Jokowi di Pemilu 2024 Lewat Manifesto Politik

Marhaenist.id, Jakarta - Keluarga Besar Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) membacakan Manivesto…

Gelar Seri Diskusi Publik Edisi V, PA GMNI Jakarta Raya Tekankan Front Marhaenis Ambil Peran untuk Berdaulat, Berdikari, Berbudaya

Marhaenist.id, Jakarta — DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jakarta…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?