By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
GMNI Jember Tegaskan Pembebasan Kader Bukan Akhir Perjuangan, Melainkan Awal Babak Baru Gerakan
Berhenti Mendewakan Investasi Asing, Pembangunan Harus Bertumpu Pada Kekuatan Rakyat
Ibu Pertiwi Dilanda Musibah
IMIP, Investasi, dan Kehancuran
Buntut Hina Suporter Persib dan Suku Sunda, GMNI Secara Tidak Hormat Pecat Youtuber Resbob

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

GMNI Pertanyakan Kenaikan Laba Pertamina Ditengah Kesulitan Masyarakat Akibat Kenaikan BBM

Marhaenist ID
Marhaenist ID Diterbitkan : Senin, 12 September 2022 | 16:01 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Bagikan

Marhaenist – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) Arjuna Putra Aldino mempertanyakan kenaikan harga BBM ditengah laba Pertamina naik dua kali lipat di tahun 2022.

“Data yang dirilis majalah Fortune, laba Pertamina naik dua kali lipat, Pertamina mencatat pendapatan sebesar Rp 820,659 triliun dengan laba bersih Rp 29,191 triliun. Pertamina mencatat laba bersih terhadap pendapatan sebesar 3,6%, bahkan Pertamina masuk 500 perusahaan migas global terbesar. Kenapa harga BBM dinaikkan ditengah Pertamina untung berlipat?,” tanya Arjuna

Hal ini diungkapkan Arjuna dalam forum Dialog Terbuka Penyampaian Aspirasi Kelompok Cipayung Plus bersama Kelompok masyarakat yang dilaksanakan di Margasiswa, Senin (12/09/2022) dengan tema “Kenaikan Harga BBM Kepentingan Siapa? Masalah atau Solusi?”.

Agenda ini dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Kepala Bagian Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri Sekretariat Jenderal PHI dan Jamsos, Agatha Widianawati. Serta juga dihadiri oleh Ketua Umum Kelompok Cipayung Plus, Ketua Umum GMMI, HMI, PMII, GMKI, PMKRI, KMHDI, dan lain-lain.

Arjuna juga menyoroti adanya kenaikan kompensasi kepada Direksi dan Komisaris dengan total Rp446 miliar. Hal ini tercantum dalam Laporan Keuangan Pertamina tahun 2021. Kenaikan kompensasi kepada direksi dan komisaris Pertamina ini memperlihatkan pejabat pengelola energi kita tidak sensitif dengan kehidupan masyarakat yang masih sulit. Hal ini terkesan berpesta pora ditengah penderitaan rakyat.

“Bagaimana dengan kenaikan kompensasi kepada Direksi dan Komisaris Pertamina dengan total Rp446 miliar ditengah kenaikan harga BBM? Ini pertunjukan yang buruk, tidak mencerminkan empati sebagai penyelenggara negara,” terangnya.

Dasar data yang menjadi rujukan pengambilan kebijakan subsidi BBM juga dipertanyakan oleh Arjuna. Masalahnya menurut Arjuna, data konsumsi bbm berbeda-berbeda versi dari antar kementerian dan lembaga. Lantas, yang menjadi rujukan pemerintah untuk memproyeksikan anggaran subsidi energi sebesar Rp. 502 triliun berangkat dari data yang mana.

Baca Juga:   GMNI Surabaya Soroti Kebijakan Parkir Minimarket: Premanisme Dilegalkan Lewat Kebijakan Parkir, UMKM Justru Jadi Korban

“Kementerian ESDM punya data sendiri soal konsumsi bbm, Pertemina punya sendiri, BPS juga punya sendiri, semua berbeda-beda satu sama lain. Lantas yang jadi pertanyaan, anggaran subsidi energi sebesar Rp. 502 triliun diproyeksikan dari data yang mana? Jangan sampai ini gelap, tidak transparan, rawan penyelewengan anggaran,” ungkap Arjuna

Advertisement. Scroll to continue reading.

Rifky Nuril Huda, Wakil Bendahara Umum DPP GMNI yang juga aktif dalam isu energi juga menyampaikan ketimpangan antara produksi dan konsumsi bbm nasional. Menurut Rifky, jumlah dan kapasitas kilang minyak kita yang minim menjadi penyebab negara kita selalu bermasalah dalam akses bahan bakar minyak.

“Kondisi hari ini Lifting minyak bumi konsumsi dan produksi sangat tidak imbang. Kondisi ini salah satunya dipengaruhi jumlah kilang untuk pengelolaan dari minyak mentah menjadi minyak jadi yang minim,” kata Rifky

Rifky juga menyampaikan tata kelola migas kita saing sengkarut dan tumpah tindih. Membuat tata kelola migas menjadi tidak efisien dan seringkali terjadi benturan kepentingan serta ego sektoral masing-masing lembaga.

“Dan di dukung regulasi yang tidak pro terhadap rakyat yaitu Undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Adanya UU tersebut muncul SKK Migas di hulu dan BPH Migas di hilir. Problemnya di dua lembaga hulu dan hilir ini saling sengkarut,” ungkapnya.

 

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

GMNI Jember Tegaskan Pembebasan Kader Bukan Akhir Perjuangan, Melainkan Awal Babak Baru Gerakan
Rabu, 17 Desember 2025 | 00:13 WIB
Perajin membersihkan kedelai di salah satu rumah industri di Jakarta, Kamis (6/10). Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tahu dan Tempe Indonesia (Gakopindo) Aip Syarifuddin mengatakan kenaikan harga kedelai impor satu bulan terakhir rata-rata berada di kisaran Rp6.900 - Rp7.000 per kilogram di tingkat koperasi yang sebelumnya Rp6.300 - Rp6.500 sedangkan harga di pasaran lebih tinggi yakni Rp10.597 per kilogramnya. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/pras/16.
Berhenti Mendewakan Investasi Asing, Pembangunan Harus Bertumpu Pada Kekuatan Rakyat
Selasa, 16 Desember 2025 | 19:45 WIB
Ibu Pertiwi Dilanda Musibah
Selasa, 16 Desember 2025 | 14:06 WIB
IMIP, Investasi, dan Kehancuran
Selasa, 16 Desember 2025 | 13:18 WIB
Buntut Hina Suporter Persib dan Suku Sunda, GMNI Secara Tidak Hormat Pecat Youtuber Resbob
Selasa, 16 Desember 2025 | 13:16 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

GMNI Tidak Harus Anti Kepada Seseorang Yang Mau Berbuat Baik dan Mau Bersama GMNI

Marhaenist.id - Saya menambahkan beberapa hal dari tulisan "GMNI WAJIB TOLAK KADER…

Cara Melawan Kapitalisme (2): Sang Karyawan Hemat

Marhaenist.id - Ini adalah adalah sebuah cerita yang saya adopsi dari praktik nyata…

Bumikan Marhaenisme di Tanah Sintuwu Maroso, GMNI Poso Sukses Gelar PPAB ke 2

Marhaenist.id, Poso - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

PA GMNI Usulkan Utusan Golongan dan Daerah Kembali Jadi Bagian MPR RI

Marhaenist - Ketua Dewan Pakar Nasional PA GMNI Ahmad Basarah menilai sudah…

Aksi Nyata untuk Lingkungan yang Lebih Hijau, GMNI Malang dan Kaliku Gelar Gerakan Penanaman Pohon di Sepadan Kali Curungrejo

Marhaenist.id, Malang - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Kongres GMNI Versi Immanuel: Anti Persatuan dan Klaim Sepihak

Marhaenist.id - Sekitar siang atau sore hari ini pada tanggal 15 Juli…

Hukum sebagai Instrumen Penindasan oleh Rezim Kuasa: Studi Kasus Putusan Pidana Tom Lembong

Marhaenist.id - Beredar info tersiar di media massa, Mantan Menteri Perdagangan 2015–2016,…

Aksi Protes Peternak Buang Susu: Quo Vadis Kedaulatan Nasional

Marhaenist.id - Merlihat aksi demonstratif peternak susu di Boyolali yang membuang susu sapi…

Tan Malaka, Dari Ir. Soekarno Sampai ke Presiden Soekarno

Marhaenist - Pengaruh Soekarno pada sejarah Indonesia besar sekali, tidak mungkin orang…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?