By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

GMNI Pasaman Kutuk Keras Penganiayaan Brutal terhadap Ibu Saudah, Korban Penolak Tambang Emas Ilegal

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 7 Januari 2026 | 04:01 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
GMNI Pasaman saat mengunjungi Nenek Saudah dengan kondisi luka lebam dibagian kedua matanya (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Pasaman – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Pasaman mengutuk dan mengecam keras dugaan aksi penganiayaan brutal terhadap seorang ibu lanjut usia, Saudah (67), warga Lubuk Aro, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.

Peristiwa memilukan ini diduga berkaitan dengan sikap korban yang berani menegur aktivitas tambang emas sekitar aliran sungai dan meminta aktivitas penggalian di lahannya dihentikan, pada Kamis malam (1/1/2026) dan ini viral di media sosial.

Akibat dugaan penganiayaan tersebut, Ibu Saudah mengalami luka serius dengan kondisi tubuh memar dan lebam akibat pukulan. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tuanku Imam Bonjol, Lubuk Sikaping, Pasaman.

Ketua DPC GMNI Kabupaten Pasaman, Andan Hasayangan Hasibuan, menyatakan bahwa tindakan kekerasan terhadap seorang ibu adalah bentuk kebiadaban dan pelanggaran serius terhadap nilai kemanusiaan.

“Kita semua dilahirkan dari rahim seorang ibu. Sungguh biadab apa yang dialami Ibu Saudah ini. Melihat luka-lukanya yang parah akibat ulah oknum pelaku adalah tindakan yang tidak berperikemanusiaan,” tegas Andan usai membesuk korban, Minggu (4/1/2026).

Menurut Andan, GMNI yang berlandaskan ideologi Marhaenisme memiliki tanggung jawab moral untuk membela rakyat kecil. Kasus yang dialami Ibu Saudah merupakan simbol nyata perjuangan rakyat yang mempertahankan hak hidup dan lingkungan, namun justru harus menghadapi kekerasan brutal.

“Ibu Saudah adalah simbol keberanian rakyat Pasaman dalam melawan kesewenang-wenangan. Ia melawan ketidakadilan, dan keberanian ini akan kami kawal,” ujarnya.

GMNI Pasaman menilai peristiwa ini bukan sekadar melukai korban secara fisik, tetapi juga mengguncang nurani masyarakat luas. Kekerasan terhadap seorang ibu lanjut usia mencerminkan semakin terkikisnya budaya hormat terhadap orang tua dan meningkatnya kesewenang-wenangan terhadap rakyat.

Baca Juga:   Alami Kelangkaan dan Kenaikan, DPC GMNI Wakatobi Minta Perindag Turun Tangan Tertibkan Harga BBM

“Luka yang dialami Ibu Saudah adalah luka bagi seluruh rakyat Pasaman, bahkan bangsa Indonesia. Tanpa ibu, tidak akan ada generasi, peradaban, dan bangsa yang berdiri kokoh,” tambah Andan.

Atas peristiwa ini, GMNI Pasaman mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengungkap pelaku, memprosesnya secara hukum, dan menjatuhkan hukuman tegas agar menimbulkan efek jera serta menghadirkan keadilan bagi korban.

Selain itu, GMNI mengajak masyarakat—khususnya generasi muda—untuk menghidupkan kembali budaya menghormati orang tua, mengedepankan dialog dalam penyelesaian konflik, serta menolak segala bentuk kekerasan.

Dalam pernyataan sikap tertulisnya, GMNI Pasaman menyampaikan beberapa poin, antara lain:

  1. Mengecam keras dan menolak segala bentuk kekerasan fisik maupun verbal.
  2. Menuntut aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dan menghukum pelaku.
  3. Mengajak masyarakat memperkuat budaya hormat kepada ibu dan orang tua.
  4. Memberikan dukungan moral dan solidaritas kepada korban dan keluarga.
  5. Menyerukan seluruh kader GMNI se-Indonesia untuk mengawal kasus ini sebagai bagian dari perjuangan keadilan sosial.

GMNI Pasaman juga menegaskan bahwa tambang emas ilegal tidak hanya merusak lingkungan dan sungai, tetapi kini telah mengancam keselamatan warga sipil.

“Ini bukan persoalan pribadi atau politik, ini adalah masalah hukum dan kemanusiaan. Negara tidak boleh kalah oleh tambang ilegal. Kami meminta sikap tegas Presiden Prabowo Subianto serta gerak cepat Polri dalam mengungkap kasus ini,” tegas Andan.

Diketahui sebelumnya, berdasarkan keterangan keluarga korban yang viral di media sosial, peristiwa penganiayaan terjadi pada Kamis malam, 1 Januari 2026, di wilayah Sibinai, Kecamatan Rao. Sebelumnya, Ibu Saudah mendatangi para pekerja tambang dan meminta aktivitas penggalian di lahannya dihentikan.

GMNI Pasaman menegaskan, kekerasan terhadap rakyat seperti yang dialami Ibu Saudah adalah pelecehan terhadap keadilan dan kemanusiaan.

Baca Juga:   DPC GMNI Jakarta Timur Minta Penanganan Dugaan Pembunuhan Pelajar Maluku Tenggara Transparan dan Berkeadilan

“Rakyat tidak boleh ditindas dalam memperjuangkan hak-haknya. Kami menolak diam,” pungkas Andan.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Sabtu, 18 April 2026 | 10:23 WIB
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Sabtu, 18 April 2026 | 10:01 WIB
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Sabtu, 18 April 2026 | 09:57 WIB
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:53 WIB
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:42 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Lagi Viral Filem Dirty Vote, Inilah Sinopsis atau Ringkasan Ceritanya

Marhaenist.id - Film dokumenter eksplanatory "Dirty Vote" yang dirilis pada 11 Februari…

Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan, Dendy Se. MARHAENIST

GMNI Persoalkan 10 Calon Dewas KPK, Sebut Upaya Jokowi Lindungi Diri dari KKN

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta…

Momentum Sumpah Pemuda, Andi Aditya: Kemenpora Perlu Luas dalam Program Pemuda!

Marhaenist.id, Jakarta - Peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini mengingatkan kita akan…

Maret 2025, PA GMNI Berduka: 3 Kadernya Telah Pergi

Marhaenist.id - Di Bulan Maret 2025, Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional…

Penetapan Diduga Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus Belum Terjawab, GMNI Jaktim Desak Aparat Buka Fakta Hukum

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di Rumah Sakit Malang, GMNI Jatim: Desak Penegakan Hukum Tegas

Marhaenist.id, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Pertamax Kian Sulit, DPK GMNI Hukum Uniba Desak Pemkot Segera Evaluasi Pengawasan Distribusi BBM di Kota Balikpapan

Marhaenist.id, Balikpapan – Dalam beberapa waktu terakhir ini masyarakat Kota Balikpapan diperhadapkan…

Alumni GMNI Pemalang Hadiri Acara Ziarah Makam Bung Karno Dengan Khidmat

Marhaenist - Puluhan alumni dan kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten…

Dr. H. Sutrisno, SH., MHum. Dorong Penguatan KPPU Hadapi Praktik Oligopsoni

Marhaenist.id, Jakarta — Salah satu paradoks terbesar dalam perekonomian Indonesia hari ini…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?