By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Reforma Agraria dan Krisis Keadilan Sosial
Ketua GMNI NTT Desak Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa sebagai ASN atau PPPK
Paul Finsen Mayor: Negara Harus Membaca Budaya Geopolitik Papua, Bukan Memaksakan Modal
GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi
Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNI

DPC PA GMNI Humbahas Ajak Kampus di Sumut Gerakkan Mahasiswa sebagai Relawan Pemulihan Psikologis Anak Korban Bencana

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 6 Desember 2025 | 12:24 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Sekretaris DPC PA GMNI Humbahas, Ganda M. Sihite (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Humbang Hasundutan — Bencana alam yang kembali melanda sejumlah wilayah di Sumatera, khususnya Sumatera Utara, tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga luka psikologis mendalam bagi para korban, terutama anak-anak.

Di tengah longsor, banjir, dan kekacauan logistik, pola yang sama kembali berulang: kunjungan singkat para pejabat pusat yang datang dengan rombongan media, membagikan bantuan, lalu pergi sebelum proses pemulihan benar-benar dimulai.

Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Alunmi (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Humbang Hasundutan (Humbahas) menilai praktik demikian menunjukkan minimnya pemahaman tentang hakikat pemulihan pasca bencana.

Menurut DPC PA GMNI Humbahas, bantuan logistik hanyalah langkah awal, bukan solusi akhir. Anak-anak yang kehilangan rumah, anggota keluarga, maupun rasa aman membutuhkan pendampingan psikologis yang konsisten dan berjangka panjang.

“Trauma tidak dapat diselesaikan hanya dengan karung beras, selimut, atau pidato seremonial. Anak-anak memerlukan kehadiran manusia yang tulus, sabar, dan mampu mendampingi mereka menata ulang rasa aman,” tegas Sekretaris DPC PA GMNI Humbahas, Ganda M. Sihite, dalam pernyataannya.

Ia menilai bahwa perguruan tinggi di Sumatera Utara memiliki potensi besar untuk mengambil peran sentral dalam pemulihan psikososial pascabencana. Mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari psikologi, kesehatan masyarakat, pendidikan, ilmu sosial, hingga keagamaan mampu menjangkau ruang-ruang yang tidak tersentuh oleh mekanisme birokrasi.

“Bencana di Sumut kembali memperlihatkan kecenderungan lama: negara hadir dengan seremoni, tetapi tidak dengan kedalaman. Anak-anak tidak membutuhkan kunjungan singkat pejabat yang datang dengan rombongan media dan pulang dengan narasi keberhasilan. Mereka membutuhkan pendampingan yang menyentuh inti kemanusiaan mereka,” ujar Ganda.

Ia menambahkan bahwa kampus tidak boleh pasif menunggu instruksi pusat. Pemulihan psikologis seharusnya berjalan beriringan dengan distribusi logistik, bukan menjadi pelengkap dalam laporan resmi penanganan bencana.

Baca Juga:   Sonny T. Danaparamita Dorong Penguatan Program GEMARIKAN: Makan Ikan Itu Kunci Generasi Cerdas dan Sehat

“Kita membutuhkan energi mahasiswa yang hadir tanpa pretensi, tanpa protokol, tanpa agenda politik untuk mengisi ruang kosong itu. Di titik paling sunyi dari bencana, justru kampus harus tampil,” lanjutnya.

DPC PA GMNI Humbahas menekankan pentingnya kolaborasi lokal antara kampus, gereja, komunitas adat, organisasi masyarakat, dan relawan independen. Selama ini, gerakan solidaritas akar rumput sering kali bergerak lebih cepat dan lebih relevan daripada program pusat yang membutuhkan waktu panjang dan proses administratif.

Lebih jauh, Ganda mengingatkan bahwa trauma psikologis pada anak-anak adalah aspek bencana yang paling sering terabaikan. Ketika tidak ditangani secara serius, dampak tersebut dapat mempengaruhi perkembangan anak, kehidupan sosial jangka panjang, bahkan masa depan komunitas.

“Ini bukan sekadar soal kemanusiaan, ini soal tanggung jawab moral kita sebagai anak bangsa. Jangan biarkan trauma anak-anak dirawat dengan seremoni. Pemulihan psikologis tidak boleh ditempatkan sebagai catatan kaki,” tegasnya.

Melalui rilis ini, DPC PA GMNI Humbahas juga menyerukan agar seluruh perguruan tinggi di Sumatera Utara segera menggerakkan mahasiswa sebagai relawan pemulihan psikososial di lokasi-lokasi terdampak.

“Ini bukan hanya tentang membantu hari ini, tetapi tentang menjaga masa depan anak-anak yang sedang belajar kembali percaya pada dunia. Kampus harus hadir di lapangan, di pengungsian, dan di ruang-ruang kecil tempat anak-anak mencoba tersenyum kembali,” tutup Ganda M. Sihite.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Reforma Agraria dan Krisis Keadilan Sosial
Kamis, 15 Januari 2026 | 15:13 WIB
Ketua GMNI NTT Desak Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa sebagai ASN atau PPPK
Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08 WIB
Paul Finsen Mayor: Negara Harus Membaca Budaya Geopolitik Papua, Bukan Memaksakan Modal
Kamis, 15 Januari 2026 | 09:03 WIB
GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:27 WIB
Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat
Rabu, 14 Januari 2026 | 22:55 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Perluasan Makna Marhaenisme

Marhaenist.id - Teori marhaenisme atau sosialisme di Indonesia seharusnya berkembang tidak hanya…

Temui Kapolres, GMNI dan IMALA Minta Usut Tuntas Kasus Kematian Satpol PP Lebak Saat Pengamanan Aksi

Marhaenist.id, Lebak - Perwakilan organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional…

Institut Sarinah Dukung Marsinah Sebagai Pahlawan Nasional dan Nyatakan Siap Tulis Buku tentang Perjalanan Perjuangannya

Marhaenist.id, Nganjuk - Pada Hari Senin siang (6/10/25) Sugesti dari Rampak Sarinah…

Kenapa Harus Adili Jokowi?

Marhaenist.id - Sepuluh tahun Jokowi berkuasa, pembangunan Indonesia selalu dibungkus dengan cerita…

Penangkapan Nicolas Maduro dan Intervensi di Venezuela Bukti Nyata Kebiadapan Amerika Serikat Ingin Memonopoli Dunia

Marhaenist.id - Barusan kita disuguhkan sebuah kabar yang sangat memilukan, dimana Presiden…

Koalisi Masyarakat Peduli Hukum melaksanakan aksi demonstrasi di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setiabudi, Jakarta Selatan (20/08/2024). Marhaenist.id

Koalisi Masyarakat Peduli Hukum Menilai KPK Menjadi Alat Kekuasaan Jokowi

Marhaenist.id, Jakarta - Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Peduli Hukum…

Guntur Soekarno, Marhaenisme dan Karakter Bangsa

"Kesejahteraan tak akan terwujud bila tidak ada penguatan dan persatuan jiwa bangsa.…

Kongres GMNI Versi Immanuel: Anti Persatuan dan Klaim Sepihak

Marhaenist.id - Sekitar siang atau sore hari ini pada tanggal 15 Juli…

Usai CFD, Ganjar dan Istri Ngemie Ayam Bareng Warga Di Trotoar Sudirman

Marhaenist.id, Jakarta - Ganjar Pranowo bersama istri, Siti Atikoh menikmati mie ayam di…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?