By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Menuju Kematian Marhaenisme
Turut Berbelasungkawa atas Tragedi Kereta di Bekasi Timur, Marhaenist.id Dorong Evaluasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Perkeretaapian
Malaka Strait: Kebangkitan Ekonomi Indonesia
Talkshow Kartini Hari Ini, GERAK Jakarta: Perempuan Bisa Memimpin, Ruang Publik Harus Aman
Persatuan GMNI se-Indonesia: Belajar dari Konferda Persatuan GMNI Sulbar

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNI

DPC PA GMNI Humbahas Ajak Kampus di Sumut Gerakkan Mahasiswa sebagai Relawan Pemulihan Psikologis Anak Korban Bencana

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 6 Desember 2025 | 12:24 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Sekretaris DPC PA GMNI Humbahas, Ganda M. Sihite (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Humbang Hasundutan — Bencana alam yang kembali melanda sejumlah wilayah di Sumatera, khususnya Sumatera Utara, tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga luka psikologis mendalam bagi para korban, terutama anak-anak.

Di tengah longsor, banjir, dan kekacauan logistik, pola yang sama kembali berulang: kunjungan singkat para pejabat pusat yang datang dengan rombongan media, membagikan bantuan, lalu pergi sebelum proses pemulihan benar-benar dimulai.

Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Alunmi (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Humbang Hasundutan (Humbahas) menilai praktik demikian menunjukkan minimnya pemahaman tentang hakikat pemulihan pasca bencana.

Menurut DPC PA GMNI Humbahas, bantuan logistik hanyalah langkah awal, bukan solusi akhir. Anak-anak yang kehilangan rumah, anggota keluarga, maupun rasa aman membutuhkan pendampingan psikologis yang konsisten dan berjangka panjang.

“Trauma tidak dapat diselesaikan hanya dengan karung beras, selimut, atau pidato seremonial. Anak-anak memerlukan kehadiran manusia yang tulus, sabar, dan mampu mendampingi mereka menata ulang rasa aman,” tegas Sekretaris DPC PA GMNI Humbahas, Ganda M. Sihite, dalam pernyataannya.

Ia menilai bahwa perguruan tinggi di Sumatera Utara memiliki potensi besar untuk mengambil peran sentral dalam pemulihan psikososial pascabencana. Mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari psikologi, kesehatan masyarakat, pendidikan, ilmu sosial, hingga keagamaan mampu menjangkau ruang-ruang yang tidak tersentuh oleh mekanisme birokrasi.

“Bencana di Sumut kembali memperlihatkan kecenderungan lama: negara hadir dengan seremoni, tetapi tidak dengan kedalaman. Anak-anak tidak membutuhkan kunjungan singkat pejabat yang datang dengan rombongan media dan pulang dengan narasi keberhasilan. Mereka membutuhkan pendampingan yang menyentuh inti kemanusiaan mereka,” ujar Ganda.

Ia menambahkan bahwa kampus tidak boleh pasif menunggu instruksi pusat. Pemulihan psikologis seharusnya berjalan beriringan dengan distribusi logistik, bukan menjadi pelengkap dalam laporan resmi penanganan bencana.

Baca Juga:   Ziarahi ke Makam Bung Karno, Berdoa dan Menabur Bunga: Batu Hitam Pantai Selatan dan Nagasari Lampung (Catatan Perjalanan DPP PA GMNI 5)

“Kita membutuhkan energi mahasiswa yang hadir tanpa pretensi, tanpa protokol, tanpa agenda politik untuk mengisi ruang kosong itu. Di titik paling sunyi dari bencana, justru kampus harus tampil,” lanjutnya.

DPC PA GMNI Humbahas menekankan pentingnya kolaborasi lokal antara kampus, gereja, komunitas adat, organisasi masyarakat, dan relawan independen. Selama ini, gerakan solidaritas akar rumput sering kali bergerak lebih cepat dan lebih relevan daripada program pusat yang membutuhkan waktu panjang dan proses administratif.

Lebih jauh, Ganda mengingatkan bahwa trauma psikologis pada anak-anak adalah aspek bencana yang paling sering terabaikan. Ketika tidak ditangani secara serius, dampak tersebut dapat mempengaruhi perkembangan anak, kehidupan sosial jangka panjang, bahkan masa depan komunitas.

“Ini bukan sekadar soal kemanusiaan, ini soal tanggung jawab moral kita sebagai anak bangsa. Jangan biarkan trauma anak-anak dirawat dengan seremoni. Pemulihan psikologis tidak boleh ditempatkan sebagai catatan kaki,” tegasnya.

Melalui rilis ini, DPC PA GMNI Humbahas juga menyerukan agar seluruh perguruan tinggi di Sumatera Utara segera menggerakkan mahasiswa sebagai relawan pemulihan psikososial di lokasi-lokasi terdampak.

“Ini bukan hanya tentang membantu hari ini, tetapi tentang menjaga masa depan anak-anak yang sedang belajar kembali percaya pada dunia. Kampus harus hadir di lapangan, di pengungsian, dan di ruang-ruang kecil tempat anak-anak mencoba tersenyum kembali,” tutup Ganda M. Sihite.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Menuju Kematian Marhaenisme
Kamis, 30 April 2026 | 01:41 WIB
Turut Berbelasungkawa atas Tragedi Kereta di Bekasi Timur, Marhaenist.id Dorong Evaluasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Perkeretaapian
Kamis, 30 April 2026 | 01:00 WIB
Malaka Strait: Kebangkitan Ekonomi Indonesia
Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB
Talkshow Kartini Hari Ini, GERAK Jakarta: Perempuan Bisa Memimpin, Ruang Publik Harus Aman
Selasa, 28 April 2026 | 14:52 WIB
Momentum Konferda Persatuan GMNI Sulbar, nampak dua Ketua DPD GMNI Sulbar demisioner bersama dengan Ketua dan Sekretaris terpilih sambil memegang bendera (Dok. GMNI Sulbar)/MARHAENIST.
Persatuan GMNI se-Indonesia: Belajar dari Konferda Persatuan GMNI Sulbar
Senin, 27 April 2026 | 22:22 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Indonesia di Persimpangan Geopolitik: Peluang dan Tantangan Dalam Menjalin Kerja Sama Dengan Uni Eropa

Marhaenist.id - Pernyataan Kanselir Jerman Olaf Scholz di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di…

Dari Keseragaman Menu MBG Hingga Pertanian Monokultur dan Kesejahteraan Petani Lokal

Marhaenist.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipelopori oleh Presiden Prabowo…

Quo Vadis Hari Anak Nasional 2024: Telaah Kritis

Marhaenist.id - Momentum Hari Anak Nasional tak cukup sekedar dilaksanakan secara seremonial,…

IMIP, Investasi, dan Kehancuran

Marhaenist.id - Urgensi Bandara IMIP patut jadi pertanyaan. Pasalnya, di wilayah yang…

Dianggap Lecehkan Bung Karno, GMNI Blitar Polisikan Rumah Produksi Video Klip Lagu “Iclik Cinta”

Marhaenist.id, Blitar – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Menjelang 100 Hari Pemerintahan WS-HADIR, GMNI Mamasa Serukan Refleksi Pancasila sebagai Dasar Kepemimpinan

Marhaenist.id, Mamasa - Jelang Hari Lahir Pancasila, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tiada Hukuman yang Paling Layak Buat Perusak Hutan Kecuali Hukuman Mati

Marhaenist.id - Merusak hutan is not funny.”.Itu kalimat yang pernah dilontarkan Harrison…

Gelar Diskusi Publik, GMNI Jaksel: Ada Bayang-Bayang Otoritarianisme dalam Wacana Pilkada Tidak Langsung

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Peduli Nelayan Kerang Dara vs PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga, Akankah Suara Nelayan Terdengar?

Marhaenist.id - Demo yang dilakukan Aliansi Peduli Nelayan Kerang Dara terhadap PT Pertamina…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?