By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Adi Maliano Satu-Satunya dalam Catatan Sejarah Kader GMNI Kendari yang Menjabat sebagai Ketua KNPI Kendari
DPP GMNI Desak Pemerintah Segera Benahi Ketimpangan Infrastruktur dan Akses Pendidikan di Daerah 3T
Peta Baru Kekuasaan Kazakhstan Pasca-Referendum
Soekarno Bukan Sekedar Presiden
Ekonomi Biru: Analisis Kritis Atas Kapitalisme Maritim

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
IndonesianaSukarnoisme

Breaking News: Yurike Sanger, Istri Ke 7 Bung Karno Dikabarkan Meninggal Dunia

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 20 September 2025 | 01:33 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Yurike Sanger saat bersama Bung Karno dalam sebuah sampul buku (Kiri) dan Yurike Sanger dengan wajah yang tak muda lagi (Kanan)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, USA -Yurike Sanger, istri ketujuh dari Proklamator sekaligus Presiden pertama RI, Soekarno telah mengembuskan napas terakhirnya.
Mendiang berpulang di usia 81 tahun pada Rabu (17/9/2025), setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

Kabar kepergiannya pertama kali dikonfirmasi oleh putranya, Yudhi Sanger, melalui sebuah unggahan di akun Instagram-nya.

Dalam pesan yang menyentuh, Yudhi melepas kepergian sang ibunda dengan penuh cinta dan kelegaan, mengisyaratkan akhir dari penderitaan panjang yang dialami Yurike.

“Selamat Jalan Mama Tercinta, Yudhi yang akan jaga Mama di sana yaa,” tulis Yudhi, mengawali pesan dukanya.

“Mama sudah Happy, Mama sudah fight dari semua penyakit mama di dunia,” ujar Yudhi menyambung.

Menurut informasi yang dihimpun, Yurike Sanger memiliki riwayat perjuangan melawan kanker payudara.

Beliau meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di San Gorgonio Memorial Hospital, California, Amerika Serikat.

“Meninggal dunia Ibu Yurike Sanger di Sangorgonio Memorial Hospital, California, USA di usia 81 tahun,” tutur Yudhi dalam pengumumannya, memberikan kepastian mengenai lokasi dan waktu kepergian sang ibu.

Jenazah almarhumah rencananya akan dipulangkan ke Tanah Air dan disemayamkan di Rumah Duka RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Namun belum diketahui kapan jenazahnya kan tiba di tanah air.

Berita kepergian Yurike Sanger telah banyak tersebar diplatform mefia sosial dan juga kabarkan oleh sejumlah media tanah air baik media nasional maupun media lokal.

Yurike Sanger adalah sosok perempuan yang menjadi bagian dari babak penting kehidupan pribadi Bung Karno.

Lahir di Poso, Sulawesi Tengah, pada tahun 1945, Yurike memiliki darah campuran Jerman dari sang ayah dan Manado dari ibunya, yang memberinya paras menawan.

Pertemuan pertamanya dengan Sang Proklamator terjadi pada tahun 1963.

Baca Juga:   Pati Efek dan Demokrasi Kekuasaan Negara

Kala itu, Yurike masih berstatus sebagai seorang pelajar dan anggota Barisan Bhinneka Tunggal Ika pada acara kenegaraan.
Pesonanya berhasil memikat hati Soekarno, yang saat itu telah menjadi pemimpin besar bangsa.

Hubungan mereka pun berlanjut ke jenjang yang lebih serius.

Pada 6 Agustus 1964, Soekarno resmi mempersunting Yurike dalam sebuah upacara pernikahan sederhana yang digelar di kediaman Yurike.

Saat itu, usianya baru menginjak 19 tahun, sementara Bung Karno telah berusia 63 tahun.

Pernikahan mereka terjalin di tengah gejolak politik yang melanda negeri.

Yurike menjadi salah satu penenang dan pendamping setia Bung Karno di masa-masa senja kekuasaannya.
Ikatan pernikahan mereka tercatat tidak pernah putus.

Tidak ada catatan resmi mengenai perceraian, yang berarti Yurike tetap menyandang status sebagai istri sah hingga Bung Karno wafat pada 21 Juni 1970.

Kepergian Yurike Sanger kini menutup satu lagi lembaran kisah dari kehidupan pribadi sang Bapak Bangsa.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Adi Maliano Satu-Satunya dalam Catatan Sejarah Kader GMNI Kendari yang Menjabat sebagai Ketua KNPI Kendari
Senin, 13 April 2026 | 12:29 WIB
DPP GMNI Desak Pemerintah Segera Benahi Ketimpangan Infrastruktur dan Akses Pendidikan di Daerah 3T
Minggu, 12 April 2026 | 23:11 WIB
Foto: Fauzan Luthsa, Analis Geopolitik Eurasia Strategi Institute (Dokpri)/MARHAENIST.
Peta Baru Kekuasaan Kazakhstan Pasca-Referendum
Minggu, 12 April 2026 | 16:52 WIB
Soekarno Bukan Sekedar Presiden
Minggu, 12 April 2026 | 13:37 WIB
Foto: Benediktus Aquino, Alumni GMNI DKI Jakarta (Dokpri)/MARHAENIST.
Ekonomi Biru: Analisis Kritis Atas Kapitalisme Maritim
Sabtu, 11 April 2026 | 22:02 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Warisan Nasionalisme Indonesia: Nilai yang Mempertemukan Perbedaan Dalam Ikatan Persatuan

Marhaenist.id - Merespon beberapa diskusi yang berlangsung melalui grup-grup Whatsapp, postingan Facebook…

Prof. Arief Hidayat Purnabakti dari Mahkamah Konstitusi, Tutup 13 Tahun Pengabdian

Marhaenist.id, Jakarta – Prof. Dr. Arief Hidayat,S.H., M.S resmi mengakhiri masa jabatannya…

Studi Terhadap Prilaku Keserakahan, Seberapa Mengerikannya Manusia? (Bagian 3)

<<...Sambungan Thomas Hobbes adalah orang yang pertama kali dalam sejarah yang menyatakan…

Saatnya Alumni GMNI Perkuat Narasi Persatuan di Medsos

Marhaenist - Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) diminta untuk memperbanyak narasi…

Sosok Perempuan Inspiratif Susi Pudjiastuti

Marhaenist.id – Susi Pudjiastuti lahir pada 15 Januari 1965 di Pangandaran, Jawa…

Kawal Putusan MK, GMNI Airlangga Inisiasi Gerakan Demonstrasi Respons Kemelut RUU Pilkada

MARHAENIST - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau GMNI Airlangga bersiap melakukan aksi…

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Sarinah GMNI Bantaeng Kecam Tindakan Oknum Advokat

Marhaenist.id, Bantaeng – Ketua Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Dari Sulawesi untuk DPP: ‘Persatuan adalah Kunci Menuju Kejayaan GMNI’

Marhaenist.id - Kondisi internal Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat ini tengah…

Ekonomi Perhatian dan Krisis Kesadaran: Algoritma, Kekuasaan, dan Arsitektur Kendali Pikiran

Marhaenist.id - Kita hidup dalam masa ketika perhatian manusia menjadi komoditas paling berharga…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?