By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Reforma Agraria dan Krisis Keadilan Sosial
Ketua GMNI NTT Desak Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa sebagai ASN atau PPPK
Paul Finsen Mayor: Negara Harus Membaca Budaya Geopolitik Papua, Bukan Memaksakan Modal
GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi
Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
IndonesianaSukarnoisme

Breaking News: Yurike Sanger, Istri Ke 7 Bung Karno Dikabarkan Meninggal Dunia

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 20 September 2025 | 01:33 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Yurike Sanger saat bersama Bung Karno dalam sebuah sampul buku (Kiri) dan Yurike Sanger dengan wajah yang tak muda lagi (Kanan)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, USA -Yurike Sanger, istri ketujuh dari Proklamator sekaligus Presiden pertama RI, Soekarno telah mengembuskan napas terakhirnya.
Mendiang berpulang di usia 81 tahun pada Rabu (17/9/2025), setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

Kabar kepergiannya pertama kali dikonfirmasi oleh putranya, Yudhi Sanger, melalui sebuah unggahan di akun Instagram-nya.

Dalam pesan yang menyentuh, Yudhi melepas kepergian sang ibunda dengan penuh cinta dan kelegaan, mengisyaratkan akhir dari penderitaan panjang yang dialami Yurike.

“Selamat Jalan Mama Tercinta, Yudhi yang akan jaga Mama di sana yaa,” tulis Yudhi, mengawali pesan dukanya.

“Mama sudah Happy, Mama sudah fight dari semua penyakit mama di dunia,” ujar Yudhi menyambung.

Menurut informasi yang dihimpun, Yurike Sanger memiliki riwayat perjuangan melawan kanker payudara.

Beliau meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di San Gorgonio Memorial Hospital, California, Amerika Serikat.

“Meninggal dunia Ibu Yurike Sanger di Sangorgonio Memorial Hospital, California, USA di usia 81 tahun,” tutur Yudhi dalam pengumumannya, memberikan kepastian mengenai lokasi dan waktu kepergian sang ibu.

Jenazah almarhumah rencananya akan dipulangkan ke Tanah Air dan disemayamkan di Rumah Duka RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Namun belum diketahui kapan jenazahnya kan tiba di tanah air.

Berita kepergian Yurike Sanger telah banyak tersebar diplatform mefia sosial dan juga kabarkan oleh sejumlah media tanah air baik media nasional maupun media lokal.

Yurike Sanger adalah sosok perempuan yang menjadi bagian dari babak penting kehidupan pribadi Bung Karno.

Lahir di Poso, Sulawesi Tengah, pada tahun 1945, Yurike memiliki darah campuran Jerman dari sang ayah dan Manado dari ibunya, yang memberinya paras menawan.

Pertemuan pertamanya dengan Sang Proklamator terjadi pada tahun 1963.

Baca Juga:   Sukarno dan Islam Sontoloyo

Kala itu, Yurike masih berstatus sebagai seorang pelajar dan anggota Barisan Bhinneka Tunggal Ika pada acara kenegaraan.
Pesonanya berhasil memikat hati Soekarno, yang saat itu telah menjadi pemimpin besar bangsa.

Hubungan mereka pun berlanjut ke jenjang yang lebih serius.

Pada 6 Agustus 1964, Soekarno resmi mempersunting Yurike dalam sebuah upacara pernikahan sederhana yang digelar di kediaman Yurike.

Saat itu, usianya baru menginjak 19 tahun, sementara Bung Karno telah berusia 63 tahun.

Pernikahan mereka terjalin di tengah gejolak politik yang melanda negeri.

Yurike menjadi salah satu penenang dan pendamping setia Bung Karno di masa-masa senja kekuasaannya.
Ikatan pernikahan mereka tercatat tidak pernah putus.

Tidak ada catatan resmi mengenai perceraian, yang berarti Yurike tetap menyandang status sebagai istri sah hingga Bung Karno wafat pada 21 Juni 1970.

Kepergian Yurike Sanger kini menutup satu lagi lembaran kisah dari kehidupan pribadi sang Bapak Bangsa.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Reforma Agraria dan Krisis Keadilan Sosial
Kamis, 15 Januari 2026 | 15:13 WIB
Ketua GMNI NTT Desak Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa sebagai ASN atau PPPK
Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08 WIB
Paul Finsen Mayor: Negara Harus Membaca Budaya Geopolitik Papua, Bukan Memaksakan Modal
Kamis, 15 Januari 2026 | 09:03 WIB
GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:27 WIB
Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat
Rabu, 14 Januari 2026 | 22:55 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Dukung Persatuan, DPD GMNI Sultra Apresiasi Terbentuknya Forum Nasional Komunikasi Persatuan dalam Konsolidasi Nasional di Blitar

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sulawesi…

PB Jakarta Bangun Koperasi ‘Bottom Up’

Marhaenist.id, Jakarta - Petisi Brawijaya Jakarta audiensi dengan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi…

Papua Tinggal Menunggu Waktu, Iqbal Damanik Peringatkan Ancaman Bencana Ekologis Akibat Konsesi Masif

Marhaenist.id, Papua — Papua disebut berada di ambang krisis ekologis serius menyusul masifnya…

Dukung Ganjar, Caleg Demokrat Alumni GMNI Ini Tak Peduli Disanksi Partai

Marhaenist.id, Malang - Caleg DPRD Dapil V Jatim dari Partai Demokrat sekaligus…

GMNI Sambut Hangat Kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia

MARHAENIST - Ketua DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Daerah Khusus Jakarta,…

Nyanyian dan Sumpah Tanpa Jiwa

Marhaenist.id - Ada yang sunyi di tengah gegap gempita peringatan Sumpah Pemuda.…

Bersikaplah Realistis dan Lihatlah ke Masa Depan, Deng Xiaoping

MARHAENIST - Sehubungan dengan pengembangan industri, perhatian utama saya adalah bagaimana bersikap…

DPC GMNI Kendari Soroti Aktivitas Pembukaan Lahan Mangrove Diduga untuk Rumah Pribadi Gubernur Sultra

Kendari, Marhaenist.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Bawaslu: Pengawas Pemilu atau Mitos Demokrasi?

Marhaenist.id-Seperti halnya urban legend yang sering terdengar kuat di permukaan tetapi sulit…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?