By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Athar Hasimin Nahkodai PA GMNI Baubau, Konfercab I Tegaskan Perlawanan Apatisme Intelektual dan Pragmatisme Sempit
Aktivis ’98 Soroti Arah Kebijakan Pemerintahan Prabowo–Gibran dalam Momentum 71 Tahun KAA: Dasa Sila Bandung Jangan Dikhianati
Jelang Konfercab GMNI Purwokerto 2026, Eks Ketua DPK GMNI Humaniora UMP Tekankan Tiga Pilar Regenerasi
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
IndonesianaKabar GMNI

IMM dan GMNI Riau: Reformasi Polri Harus Tunduk pada Mandat Konstitusi, Bukan jadi Komoditas Politik Kekuasaan

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Minggu, 21 September 2025 | 01:24 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari IMM dan GMNI Riau saat menggelar diskusi publik untuk merespon wacana pembentukan Tim Reformasi Kepolisian oleh Presiden Prabowo Subianto, Sabtu (20/9/2025)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Pekanbaru – Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari IMM dan GMNI Riau menggelar diskusi publik untuk merespon wacana pembentukan Tim Reformasi Kepolisian oleh Presiden Prabowo Subianto, Sabtu (20/9/2025).

Dalam forum tersebut, mereka menegaskan bahwa reformasi Polri bukanlah agenda politik sesaat, melainkan amanat konstitusi dan mandat sejarah Reformasi 1998.

Koalisi mengingatkan, pasca 23 tahun lahirnya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian, sudah seharusnya ada evaluasi menyeluruh berbasis konstitusi.

Menurut mereka, tanpa langkah fundamental, kepolisian hanya akan terus bergerak reaktif dan sibuk memperbaiki citra, tetapi gagal menyentuh akar persoalan kelembagaan.

“Sejarah menunjukkan, pembentukan tim atau komisi ad hoc hanya berakhir menjadi gimmick. Dari tragedi Kanjuruhan hingga kasus Ferdy Sambo, respon cepat kepolisian berbasis kasus, bukan sistem. Reformasi sejati hanya bisa dilakukan melalui revisi UU Polri, KUHAP, serta regulasi sektoral lain—agar mengikat secara struktural dan institusional,” ungkap Yan Adriansyah Direktur Pusat Bantuan Hukum DPD IMM Riau.

Koalisi juga menyoroti kondisi di Riau, seperti lambannya penegakan hukum dalam kasus SPPD fiktif DPRD Riau yang dinilai tebang pilih.

Hal ini berbanding terbalik dengan perlakuan hukum yang cepat dan represif terhadap masyarakat kecil. Kontras semacam itu disebut telah meruntuhkan legitimasi kepolisian di mata publik.

Selain itu, program Green Policing yang diluncurkan Polda Riau juga dipandang sebatas pencitraan. Tanpa keberanian menyentuh kasus besar kejahatan lingkungan yang melibatkan korporasi, mafia perizinan, dan praktik pembiaran kebakaran hutan, program tersebut akan dianggap jargon kosong.

Sementara itu, Ketua DPD GMNI Riau, Teguh Azmi menegaskan reformasi Polri harus ditempuh lewat jalur legislasi, bukan sekadar tim ad hoc bentukan pemerintah.

“Polri harus dibenahi tugas dan wewenangnya, jangan sampai ada kerajaan di dalam negara. Institusi Polri dituntut profesional, memberikan rasa aman dan penegakan hukum yang berkeadilan. Harapannya Polri harus bersih dari kepentingan politik, jangan sampai disalahgunakan untuk kepentingan kekuasaan,” tegas Teguh Azmi.

Baca Juga:   GMNI Pertanyakan Kenaikan Laba Pertamina Ditengah Kesulitan Masyarakat Akibat Kenaikan BBM

Ia menambahkan, komisi ad hoc yang dibentuk hanya politis semata untuk meredam situasi nasional.

“Pengalaman menunjukkan tim-tim semacam itu sarat muatan politis dan tidak menyentuh akar persoalan. Reformasi Polri harus dilakukan secara kelembagaan, bukan hanya struktural,” ujar Teguh Azmi.

Koalisi Masyarakat Sipil pun mengingatkan, reformasi Polri adalah hutang sejarah yang belum lunas. Menundanya dengan gimmick hanya akan memperpanjang krisis kepercayaan publik.

“Reformasi Polri adalah amanat Reformasi 1998. Amanat itu tidak boleh dikhianati,” tutup mereka.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Athar Hasimin Nahkodai PA GMNI Baubau, Konfercab I Tegaskan Perlawanan Apatisme Intelektual dan Pragmatisme Sempit
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Aktivis ’98 Soroti Arah Kebijakan Pemerintahan Prabowo–Gibran dalam Momentum 71 Tahun KAA: Dasa Sila Bandung Jangan Dikhianati
Minggu, 19 April 2026 | 19:29 WIB
Jelang Konfercab GMNI Purwokerto 2026, Eks Ketua DPK GMNI Humaniora UMP Tekankan Tiga Pilar Regenerasi
Sabtu, 18 April 2026 | 17:53 WIB
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Sabtu, 18 April 2026 | 10:23 WIB
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Sabtu, 18 April 2026 | 10:01 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Spirit Wisanggeni di Tubuh GMNI: Api Ideologi di Tengah Pusaran Konflik

Marhaenist.id - Di sebuah masa yang terasa dekat sekaligus jauh, ketika organisasi…

Mahfud MD: 62 Persen Kepala Daerah Terlibat Korupsi

Marhaenist.id, Jakarta- Mantan Menkopolhukam Mahfud MD mengharapkan, Pilkada Serentak 2024 dapat melahirkan…

Ziarahi di Makam Bung Karno, Berdoa dan Menabur Bunga: Warisan Penting Geo Politik Soekarno (Catatan Perjalanan DPP PA GMNI 2)

Marhaenist.id, Blitar - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

DPD GMNI Sulbar Soroti Program Makanan Bergizi Gratis Pemerintah

Marhaenist.id, Mamuju - Pemerintah pusat gencar melakukan efisiensi anggaran untuk mendukung program…

Akar Konflik di Palestina Berasal Dari Inggris

Marhaenist.id - Pada tahun 1917, pemerintah Inggris mengeluarkan Deklarasi Balfour yang terkenal.…

Gelar Seri Diskusi Publik Edisi V, PA GMNI Jakarta Raya Tekankan Front Marhaenis Ambil Peran untuk Berdaulat, Berdikari, Berbudaya

Marhaenist.id, Jakarta — DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jakarta…

Menjawab Klaim ke PDIP, GMNI Tegas Mengatakan Bahwa Ia adalah Organisasi Independen

Marhaenist.id - Meskipun sama-sama berlogo banteng, pada dasarnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan…

Salah Satu Pendiri GMNI Wafat, Media Marhaenist.id Bersedih dan Merasa Kehilangan

Marhaenist.id, Kendari - Media Marhaenist.id menyampaikan duka cita yang mendalam dan kesedihannya…

Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis

Marhaenist.id - Viralnya pengadaan sejumlah barang dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?