By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Benarkah Soekarno Komunis?
Diplomasi Kesehatan Indonesia di Masa Transisi Global Pasca Keluarnya AS Dari WHO
Herwyn J. H. Malonda Resmi Menjabat sebagai Anggota DKPP RI Ex Officio Bawaslu RI
DPD GMNI DKI Jakarta Bakal Gelar Konferda I Tahun 2026, Dorong Transformasi Menuju Jakarta Kota Global
Proyek Pembangunan Daerah dan Kewenangan Eksekutif Tanpa Persetujuan DPRD

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Polithinking

Akar Desa Indonesia Gelar Seminar dan Luncurkan Buku Pedoman Perdes Transisi Energi dan Keadilan Iklim

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 18 Februari 2025 | 17:59 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Rifqi Nuril Huda, Ketua Umum Akar Desa Indonesia saat memberikan sambutan dalam peluncuran Buku itu, Senin (17/2/2025)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Akar Desa Indonesia resmi meluncurkan Buku Pedoman Pembentukan Peraturan Desa untuk Transisi Energi dan Keadilan Iklim dalam sebuah acara yang digelar di Aula GBN, Jakarta, Senin (17/02/2025).

Buku ini bertujuan untuk memberikan panduan bagi pemerintah desa dalam merancang kebijakan berbasis keadilan iklim serta mendorong penggunaan energi berkelanjutan di tingkat desa.

Dari data Badan Pusat Statistik jumlah wilayah desa di Indoensia kurang lebih 74.000. Tentunya dengan jumlah besar, potensi dan sumber daya alam yang ada di desa sangat besar.

Didalam sambutanya saat peluncuran buku itu, Ketua Umum Akar Desa Indonesia, Rifqi Nuril Huda, mengatakan bahwa penyusunan buku pedoman ini berangkat dari diskusi intensif dengan petani, nelayan, serta pemuda desa yang merasakan langsung dampak perubahan iklim.

“Kami sebelum memutuskan untuk membuat buku pedoman ini berangkat dari diskusi-diskusi kecil bersama dengan petani, nelayan dan pemuda desa yang merasakan dampak perubahan iklim,” katanya.

Rifqi Nuril Huda juga menambahkan bahwa Akar Desa Indonesia sebagai lembaga independen berinisiatif untuk memberikan solusi tentang desa dari bawah.

“Sebagai lembaga independen yang berisikan anak-anak muda desa, kami berinisiatif untuk memberikan solusi dari bawah yaitu lewat kebijakan pemerintah desa melalui instrument hukum untuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim,” tambahnya.

Ketua Umum Akar Desa Indonesia itu, juga berharap buku yang diluncurkan oleh Akar Desa Indonesia bisa menjadi referensi bagi para kepala di seluruh Indonesia dalam transisi energi dan keadilan iklim.

“Semoga buku pedoman ini menjadi bagian dari referensi para kepala desa di seluruh Indonesia untuk mulai memasukkan kebijakan transisi energi dan keadilan iklim lewat peraturan desa,” pungkasnya.

Foto: Para Pembicara Seminar dan Moderator dengan memegang buku yang diluncurkan, Senin (17/2/2025)/MARHAENIST.

Selain melakukan peluncuran buku, Akar Desa Indonesia juga melakukan seminar nasional dengan tema ‘Mendorong Peraturan Desa untuk Transisi dan Keadilan Iklim di Desa’.

Baca Juga:   Cerita Hasto Ungkap Niat Jokowi yang Menginginkan Kursi Ketum PDIP dari Megawati

Seminar Nasional itu dihadiri oleh Gulfino Guevarrato sebagai Peneliti Seknas Fitra dan Jan Prince Permata Pemerhati (Analis) Pertanian dan Pangan dari Yayasan Kekal Berdikari sebagai pembicara.

Sebagai pembicara, Gulfino Guevarrato, peneliti dari Seknas FITRA, memberikan pemaparannya yang menyoroti pentingnya peran pemerintah desa di daerah pesisir dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

“Permukiman nelayan menghadapi berbagai tantangan seperti buruknya sanitasi, kurangnya akses air bersih, hingga masuknya sampah ke rumah-rumah penduduk. Banyak dari permasalahan ini berkorelasi erat dengan perubahan iklim, seperti banjir rob yang semakin sering terjadi,” jelas Gulfino.

Sementara itu, Jan Prince Permata, analis pertanian dan pangan dari Yayasan Kekal Berdikari, menekankan bahwa sektor pertanian juga mengalami dampak signifikan dari perubahan iklim, terutama terkait degradasi lahan dan penurunan produksi pangan.

“Salah satu solusi yang realistis adalah mengadopsi pertanian organik dan ramah lingkungan, seperti penggunaan pupuk organik dan rotasi tanaman. Jika kita mulai dari desa, ini bukan hanya mungkin, tetapi juga sangat relevan untuk keberlanjutan pertanian kita,” paparnya.

Menariknya seminar yang digelar dihadiri oleh puluhan pemuda dan mahasiswa dari berbagai kampus dan mayoritas dari desa.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Benarkah Soekarno Komunis?
Jumat, 23 Januari 2026 | 01:44 WIB
Diplomasi Kesehatan Indonesia di Masa Transisi Global Pasca Keluarnya AS Dari WHO
Kamis, 22 Januari 2026 | 19:43 WIB
Herwyn J. H. Malonda Resmi Menjabat sebagai Anggota DKPP RI Ex Officio Bawaslu RI
Kamis, 22 Januari 2026 | 16:35 WIB
DPD GMNI DKI Jakarta Bakal Gelar Konferda I Tahun 2026, Dorong Transformasi Menuju Jakarta Kota Global
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:52 WIB
Proyek Pembangunan Daerah dan Kewenangan Eksekutif Tanpa Persetujuan DPRD
Kamis, 22 Januari 2026 | 10:55 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Polarisasi Otoritarianisme Gagal, Demokrasi Harus Terus di Kawal

MARHAENIST - Demokrasi di Indonesia sedang berada di ujung tanduk, konflik antara…

Foto: Kosmas Mus Guntur, Praktisi Hukum Asal NTT/MARHAENIST.

Praktisi Hukum Desak Kapolda NTT & Kapolres Manggarai Barat Serius Tangani Dugaan Tambang Emas Ilegal di Dekat TNK

Marhaenist.id, Manggarai Barat – Praktisi hukum asal Nusa Tenggara Timur, Kosmas Mus…

Lolos ke Senayan, Inilah Deretan Nama Senator yang Lahir dari GMNI!

Marhaenist.id - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) telah lama menjadi wadah bagi…

Mahfud MD Resmi Mundur dari Jabatannya Sebagai Menko Polhukam di Kabinet Jokowi

Marhaenist.id, Jakarta - Mahfud MD telah resmi mengudurkan diri sebagai Mentri Koordinator…

GMNI Tegaskan Konsesi SDA Tidak Boleh Menabrak Lahan Rakyat

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Kabar Gembira Bagi Marhaenis, Kami Menyiapkan Buku-Buku Bung Karno Secara Gratis Disini!

Marhaenist.id - Sebagai wujud untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan ingin memberikan pengetahuan…

Gelar Konferda ke I, Mahdiani Bukamo Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua DPD PA GMNI Sulteng

Marhaenist.id, Palu - Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi…

Kader GMNI di Jatim Kritik Oknum yang Tolak Kongres Persatuan

Marhaenist.id, Surabaya - Menanggapi pernyataan kontroversial dari pihak yang mengatasnamakan Dewan Pimpinan…

Masa Jabatan Legislatif Tanpa Ujung: Celah yang Mengancam Alam Demokrasi

Marhaenist.id - Diskursus mengenai pembatasan masa jabatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?