By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Athar Hasimin Nahkodai PA GMNI Baubau, Konfercab I Tegaskan Perlawanan Apatisme Intelektual dan Pragmatisme Sempit

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Polithinking

Nyalon Wali Kota Yogyakarta, Kawier GeHa Kembalikan Formulir Pendaftaran ke DPC PDI Perjuangan

Indo Marhaenist
Indo Marhaenist Diterbitkan : Senin, 20 Mei 2024 | 20:40 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Gunawan Hartono atau yang akrab dipanggil Kawier GeHa (tangah) bersama Sekjen PDIP Hasto Kristianto (kanan). Marhaenist.
Bagikan

Marhaenist – Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, Senin 20 Mei 2024, Gunawan Hartono atau yang akrab dipanggil Kawier GeHa bertandang ke Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta.

Kedatangannya untuk mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Yogyakarta pada Pilkada 2024.

Kawier ikut mendaftarkan diri sebagai bakal calon walikota Yogyakarta melalui PDI Perjuangan, karena sejumlah alasan.

“Pertama, saya sebagai salah satu kader partai diantara sekian banyak kader, anggota dan aktivis PDI Perjuangan di Kota Yogyakarta yang selalu berharap dan berjuang agar PDI Perjuangan sebagai pemenang pemilu legislatif dengan perolehan kursi terbanyak juga bisa memenangkan kursi eksekutif di balaikota. Dan menempatkan atau menugaskan kader partai bisa menduduki kursi Wali Kota Yogyakarta,” katanya (20/05/2024).

Sejak pasca reformasi partainya (PDI Perjuangan) selalu menang pemilu legislatif tetapi selalu kalah dalam pemilu kepala daerah yakni perebutan kursi Wali Kota, sejak 2001.

“Kedua, karena para tokoh internal partai yang diharapkan maju turut berkompetisi saya ikuti berita tidak ada yang mendaftar bahkan sepertinya PDI Perjuangan partai pemenang pileg dianggap sepi peminat,” imbuh alumni GMNI ini.

Sementara di sisi lain sebenarnya cukup banyak kader partai yang kompeten dan kredibel untuk diusung sebagai calon Wali Kota.

“Oleh karena itu saya sebagai kader merasa terpanggil untuk mewakafkan diri saya untuk masyarakat Kota Yogyakarta melalui PDI Perjuangan,” bebernya.

Alasan ketiga bagi Kawier, meskipun PDI Perjuangan menang pemilu legislatif namun perolehan suara dan perolehan kursi mengalami penurunan.

“Menurut saya trend ini tidak boleh terjadi untuk lima sepuluh tahun ke depan. Salah satunya meningkatkan konsolidasi dalam agenda Pemilukada serentak tahun ini,” jelasnya usai menyerahkan formulir pendaftaran.

Baca Juga:   Ganjar menyampaikan Permintaan Maaf pada Rekan Capres dan Cawapres lain saat Kampanye di Balikpapan

Sejak bergabung dengan PDI Perjuangan tahun 1994, Kawier GeHa memiliki komitmen serta integritas dalam berpartai.

Ini menjadi modal dirinya nekat maju mencalonkan diri menjadi Wali Kota/Wakil Wali Kota Yogyakarta pada Pilkada 2024.

“Saya memiliki jaringan perkawanan di kota Yogyakarta, investasi sosial di lingkungan kampung saya lumayan dan saya pernah menjadi pengurus partai di DPC maupun DPD serta pernah menjadi caleg DPRD dari Dapil 4 pada Pemilu 2014 meskipun tidak lolos pada waktu itu,” ungkapnya.

Sebagai kader partai PDI Perjuangan tentunya visi-misi partai yang ditawarkan adalah berjuang untuk kesejahteraan rakyat.

“Kesejahteraan rakyat yang tentunya akan kami breakdown sesuai dengan situasi dan kondisi Kota Yogyakarta yang berbudaya, humanis dan berkemajuan,” imbuh Kawier.

Soal keyakinannya mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP atau tidak, dengan enteng Kawier GeHa, akanmenerima semua keputusan DPP, dan senantiasa taat asas dan disiplin dengan semua peraturan partai yang berlaku.

“PDI Perjuangan itu kan partai yang demokratis sehingga saya yakin segala kebijakan yang diputuskan oleh DPP Partai tentu melalui proses demokrasi dan musyawarah yang sehat,” tandasnya.

Ditambahkan Kawier, semua pihak diajak berembug, diskusi dan itulah yang diharapkan dan menempatkan gotong royong sebagai dasar dalam menjalankan keputusan partai.

“Sepertinya kekuatan gotong royong itu adalah utama, baik gotong royong dalam pemikiran, tenaga termasuk material dalam upaya pemenangan,” bebernya.

Saat ditanya apakah PDI Perjuangan akan berkoalisi dengan partai lain di Pilkada 2024 Kota Yogyakarta, Kawier GeHa belum bisa menjawab.

“Saya belum bisa jawab itu. Karena ini kan baru proses awal, meskipun dalam gambaran pemetaan itu sedikit banyak sudah kami lakukan,” pungkasnya.

Dijelaskan Kawier, PDI Perjuangan satu-satunya partai yang bisa mencalonkan sendiri. Namun demikian, bukan berarti koalisi tidak penting. Kerjasama itu penting, bahkan sangat penting.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Senin, 20 April 2026 | 22:09 WIB
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
Senin, 20 April 2026 | 21:21 WIB
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Senin, 20 April 2026 | 12:35 WIB
Athar Hasimin Nahkodai PA GMNI Baubau, Konfercab I Tegaskan Perlawanan Apatisme Intelektual dan Pragmatisme Sempit
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu

Tiktoker Sebut Megawati Janda, GMNI: Itu Kekerasan Simbolik Terhadap Perempuan

Marhaenist - Video TikToker asal Lampung Bima Yudho Saputro kembali viral. Kali…

(Jika) Bobibos vs Pertamina: Benturan Inovasi dan Kekuasaan di Panggung Energi Nasional

Marhaenist.id - Di tengah dinamika ekonomi nasional yang semakin kompleks, muncul satu…

PKPA Beasiswa PA GMNI – PERADI Utama Resmi Dibuka, Prof. Hardi Fardiansyah Tekankan Integritas Advokat

Marhaenist.id - Program Beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) hasil kerja sama…

Fufufafa Siapakah Kamu Sebenarnya, Gibran Bukan Sih?

MARHAENIST - Teka-teki soal siapa pemilik akun Kaskus Fufufafa yang menghina habis-habisan…

Jelang Tahun Baru 2026, Redaksi Marhaenist.id Sampaikan Harapan dan Komitmen Pemberitaan untuk Marhaen Indonesia

Marhaenist.id, Kendari - Jelang pergantian tahun menuju 2026, Pemimpin Redaksi Marhaenist.id, La…

Pembukaan Kongres IV Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI)

Marhaenist - Pembukaan Kongres IV Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA…

Teror Kepala Babi dan Tikus: Pembungkaman Jurnalisme Investigatif yang Kritik Terhadap Kekuasaan

Marhaenist.id - Terlihat beberapa bangkai tikus yang telah dipenggal sebagai bagian dari…

Ganjar: Bansos Kewajiban Negara, Tidak Boleh Diklaim Pihak Tertentu!

Marhaenist.id, Jakarta - Persoalan bantuan sosial menjadi topik menarik dalam perhelatan debat…

Nurmiyati Bagit & Bahtiar Husni. MARHAENIST

Nurmiyati Bagit, Korban Lakalantas di Ternate Desak Penahanan Pelaku Demi Keadilan

Marhaenist, Ternate - Seorang ibu rumah tangga di Ternate, Maluku Utara, Nurmiyati…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?