By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Kader PMII Diserang OTK, DPD GMNI Sultra Desak Aparat Kepolisian Segera Tangkap Pelaku

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 19 Maret 2024 | 15:40 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Risal Papalia, Ketua Bidang Organisasi DPD GMNI Sultra/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id, Kendari – Seorang bernama Awaludin Sisila (28) yang merupakan Kader dan Aktifis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi korban penyerangan Orang Tidak Dikenal (OTK), meskipun dirinya sempat melakukan perlawanan.

Dari penusuran Marhaenist.id, dilapangan, peristiwa penyerangan itu terjadi di perempatam lampu merah McDonald’s, Jalan Edy Sabara, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kendari, Senin (18/3) sekitar pukul 00.01 Wita. Kala itu Awaludin hendak menuju pulang ke rumahnya, namun secara tiba-tiba ia diserang OTK yang membawa senjata tajam (sajam).

Akibat dari penyerangan OTK tersebut, membuat baju yang dikenakan Kader PMII itu hanya mengalami sobek dan untungnya tidak melukai tubuhnya dari tusukan sajam yang diarahkan kepadanya.

Atas perstiwa itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Ketua Bidang Organisasinya, Risal Papalia mengecam tindakan itu dan meminta pihak kepolisian segera bertindak cepat untuk menangkap pelaku.

“Kami mengecam tindakan itu, karena kami punya ikatan yang kuat dengan PMII yang saling mengikat dalam ikatan Kelompok Cipayung, maka itu kami dari GMNI meminta Pihak Kepolisian untuk segera mengambil langkah cepat dalam menangkap pelaku demi meningkatkan kepercayaan terhadap masyarakat,” ujarnya kepada Marhaenist.id, Selasa (19/3/2024).

Risal sapaan akrabnya, juga berkata bahwa Kota Kendari saat ini dalam keadaan darurat dari perbuatan kriminal, apalagi pada tengah malam. Hal ini kata Risal, bisa dilihat dari banyaknya aksi kriminal terutama pembusuran dan pembacokan serta penikaman yang dilakukan sekitar jam 01.00 malam keatas sampai mejelang subuh.

Dari itu pula Risal menghimbau agar masyatakat lebih berhati-hati kalau keluar malam dan menghindari orang-orang yang tak dikenal yang ditemuinya saat dalam perjalanan, apalagi ditemuinya dijalan sunyi dan gelap.

Baca Juga:   GMNI: Istana Harusnya Refleksi, Bukan Menuduh Civitas Akademika

“Di Kota Kendari saat ini telah darurat dari perbuatan kriminal bahkan sampai meninggal dunia. Hal itu selalu terjadi ditengah malam, antara jam 01.00 sampai menjelang subuh. Jadi kita harus waspada kalau keluar malam dan harus menghindari orang-orang yang tidak dikenal saat berpapasan dijalan, apalagi ditempat-tempat yang sunyi dan gelap,” sambungnya.

Risal menyarankan Pemerintah Kota Kendari, TNI, dan Pihak Kepolisan agar memberlakukan aturan jam malam bagi anak terutama yang masih dibawah umur dan anak muda yang sering kumpul dijalanan tanpa sebab serta mensosialisasikannya kepada Para orang tua agar anaknya tak diberikan izin untuk keluar dimalam hari sekitar jam 01.00 agar terhindar dari tindakan kriminal.

Hal itu dikatakan Risal karena banyaknya para pelaku adalah mereka yang sering kumpul dijalan, yakni; anak muda belia seumuran SMA dan anak muda yang hanya cari sensasi dengan melukai orang lain yang kurang pengawasan dari orang tua mereka.

“Terkadang para anak muda selalu mencari sensasi agar terlihat wow dimata temannya yang lain, apalagi kalau mereka sudah ngumpul-ngumpul dijalanan dan melakukan miras. Dari itulah perbuatan kriminal itu terjadi. Jadi menyarankan agar Pemkot Kendari, TNI, dan Kepolisian memberikan sosialisasi kepada para orang tua agar anaknya tidak diberi izin untuk keluar rumah diatas jam 01.00,” tandasnya ***

Penulis: Wadhar/ Editor: Bung Wadhar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Selasa, 13 Januari 2026 | 18:01 WIB
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Pancasila dan Hari Kelahirannya: Mengali Fakta Sejarah!

Marhaenist.id - Dalam catatan dan fakta sejarah, pada tanggal 1 Juni 1945…

Sarinah: Jiwa Besar dalam Tubuh Kecil, Refleksi Perempuan Indonesia Masa Kini

Marhaenist.id - Bung Karno pernah menulis, "...Sarinah orang kecil tapi memiliki jiwa…

Aksi Protes Peternak Buang Susu: Quo Vadis Kedaulatan Nasional

Marhaenist.id - Merlihat aksi demonstratif peternak susu di Boyolali yang membuang susu sapi…

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. MARHAENIST

PDI Perjuangan Capreskan Ganjar Pranowo, PA GMNI Jatim: Ganjar Keluarga Besar GMNI

Marhaenist - Berbagai elemen masyarakat, salah satunya Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional…

KSPSI Gelar Rakernas dan Seminar Nasional Inter-Profesi di Surabaya

Marhaenist - Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan-KSPSI gelar Rapat Kerja Nasional…

Foto:

Kapitalisme yang Menghapus Jejak Peradaban Bangka Belitung

Marhaenist.id - Menyingkap tabir sejarah jauh kebelakang sebelum Indonesia merdeka, masyarakat Bangka…

Sebuah Tribut untuk Warisan Keadilan Arief Hidayat dalam Diplomasi Konstitusional Asia

Marhaenist.id - Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S. dikenal sebagai salah satu…

GMNI Soroti Debat Pilkada Bantaeng di Makassar: Bikin Malu, Ricuh di Kampung Orang

Marhaenist.id, Makassar - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI

Marhaenist.id - Lanjutan dari postingan sebelumnya dengan judul Cara Melakuan Registrasi Data…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?