By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Manifesto GMNI di Tengah Jerat Hegemoni Sosial
Tanggapi Akan Adanya Pelaporan Firman Masengi, Pimred Marhaenist.id: Tuduhan Harus Diuji Secara Adil, Jangan Bungkam Ruang Kritik
Mengapa Kepemilikan Alat Produksi tetap menjadikan Marhen Miskin?
Routa Dikepung Oligarki Nikel dan Rakyat Dipinggirkan, DPP GMNI Bidang ESDM Siap Bergabung dalam Koalisi Besar Save Routa
GMNI Cabang Bandung, Rumah yang Menghidupkan Pikiran dan Perjuangan

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Kapitalisme yang Menghapus Jejak Peradaban Bangka Belitung

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Minggu, 5 Oktober 2025 | 14:46 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Foto:
Foto: Aditya Nugraha, Ketua DPC GMNI Bangka/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Menyingkap tabir sejarah jauh kebelakang sebelum Indonesia merdeka, masyarakat Bangka Belitung menggantungkan hidup pada hasil bumi dan laut.

Ratusan tahun terjaga hutan dan lautnya dengan beragam ritual adat berupa sedekah gunung dan sedekah laut.

Di daratan masyarakat gemar menanam “Sahang” atau yang biasa kita sebut “Lada”, sahang bangka terkenal sebagai rempah berkualitas tinggi yang tersohor hingga ke negeri sebrang dengan istilah “Muntok White Pepper”.

Di Zaman kerajaan pada masa perdagangan lada menjadi komoditas utama yang bernilai tinggi di bumi Bangka Belitung, kilauan lada mengundang kedatangan belanda yang kemudian memonopoli perdagangan.

Masyarakat pesisir pulau Bangka Belitung begitu erat terjalin hubungan yang harmonis dengan laut, beragam ikan dan kerang menopang hidup masyarakat dengan pemanfaatan yang bijak tercermin pada ritual adat tahunan sedekah laut.

Lalu yang menjadi pertanyaank mendasar bagi kita adalah bagaimana kejayaan rempah dan kekayaan hasil laut bangka belitung saat ini?

Ruang hidup masyarakat Bangka Belitung kini terhimpit korporasi besar yang bergerak di bidang pertambangan timah juga perkebunan monokultur sawit. Setiap jengkal lahan perkebunan berganti menjadi lubang tambang pasir timah juga bentangan laut dan karang hancur melawan aktivitas pertambangan.

Sebaran tanaman lada yang sempat dipuncak kejayaannya beralih fungsi menjadi perkebunan sawit, watak kapitalisme korporasi perlahan menghegemoni masyarakat dengan memberikan CSR berupa bibit sawit yang merubah arah perkebunan lada menjadi sawit.

Setiap gram butir timah yang dikeruk tanpa belas kasih juga setiap biji sawit yang diekstrak hanya membuat semakin terjal jurang kemiskinan bagi kaum proletar dengan kaum borjuis.

Negara terbukti gagal dalam mengelola kekayaan bumi Bangka Belitung. Melekat dibenak masyarakat carut marut pengelolaan tambang timah yang berujung kerugian 300T juga tingginya harga bahan pokok minyak goreng menjadi bukti bahwa seluruh sumber daya alam hanya menjadi lahan eksploitatif yang juga merubah dan menodai peradaban masyarakat adat Bangka Belitung.

Baca Juga:   Cipayung Plus dan Kolom Kelima

Kembali kita renungkan seperti apa masa depan peradaban Bangka Belitung? Sudahkah kemenangan kaum marhaen tercapai?***


Penulis : Aditya, Ketua DPC GMNI Bangka Belitung.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Manifesto GMNI di Tengah Jerat Hegemoni Sosial
Rabu, 15 April 2026 | 14:58 WIB
Tanggapi Akan Adanya Pelaporan Firman Masengi, Pimred Marhaenist.id: Tuduhan Harus Diuji Secara Adil, Jangan Bungkam Ruang Kritik
Rabu, 15 April 2026 | 14:13 WIB
Mengapa Kepemilikan Alat Produksi tetap menjadikan Marhen Miskin?
Selasa, 14 April 2026 | 20:54 WIB
Routa Dikepung Oligarki Nikel dan Rakyat Dipinggirkan, DPP GMNI Bidang ESDM Siap Bergabung dalam Koalisi Besar Save Routa
Selasa, 14 April 2026 | 19:40 WIB
GMNI Cabang Bandung, Rumah yang Menghidupkan Pikiran dan Perjuangan
Selasa, 14 April 2026 | 19:26 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Beredar Rancangan Perubahan PKPU Yang Sesuai Putusan MK, PETANI: Ayo Rakyat Kawal Sampai Tuntas!

MARHAENIST - Setelah ramai usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) serta beredarnya surat…

Media Marhaenist.id Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2026

Marhaenist.id, Jakarta – Dalam momentum penuh kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama bulan…

Menolak Usulan Perguruan Tinggi Mengelola Tambang: Ancaman terhadap Demokrasi dan Kebebasan Akademik

Marhaenist.id - Usulan pemberian izin usaha pertambangan kepada perguruan tinggi telah menjadi…

Kolam Koalisi dalam Sistem Pemerintahan di Indonesia Saat ini

Marhaenist.id - Mendengar kata koalisi mungkin tidak asing bagi para elit politik,…

Abdul Karim Qasim, Sang Jenderal Sosok Pengagum Bung Karno dari Babilonia

Marhaenist.id - Anda kenal Abdul Karim Qasim? Kemungkinan besar tidak. Dia adalah…

Sikapi Unras Kawal Putusan MK Atas UU PKPU Diberbagai Daerah, Komnas HAM Desak Aparat Tidak Gunakan Kekerasan

Marhaenist.id, Jakarta- Komnas HAM mencermati bahwa gelombang aksi Unjuk Rasa (Unras) yang terjadi…

Genosida Bangsa Palestina Terus Berlanjut, PM Israel: Ini Baru Permulaan, Kami akan terus Gempur Gaza Tanpa Ampun

Marhaenist.id, Tel Aviv - Perdana Menteri Negara Pendudukan Israel Benjamin Netanyahu menegaskan…

Ganjar Pranowo: Politik Machiavellian Gunakan Penegak Hukum Jadi Alat Untuk Menakuti

MARHAENIST - Politik Machiavellian sepertinya sedang terjadi akhir-akhir ini. Rasa takut sengaja…

Rp 1.000,7 Triliun untuk Papua, Rakyatnya Tetap Miskin

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD geram dengan perkembangan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?