By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Reforma Agraria dan Krisis Keadilan Sosial
Ketua GMNI NTT Desak Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa sebagai ASN atau PPPK
Paul Finsen Mayor: Negara Harus Membaca Budaya Geopolitik Papua, Bukan Memaksakan Modal
GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi
Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Kolam Koalisi dalam Sistem Pemerintahan di Indonesia Saat ini

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 10 September 2024 | 13:07 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Mujiyanto, Alumni Muda GMNI Pemalang/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Mendengar kata koalisi mungkin tidak asing bagi para elit politik, mungkin orang awam pun sering mendengar kata-kata Koalisi, karena kata Koalisi sering muncul ditelevisi, Media Masa, Media Online, Media Cetak apalagi dimasa Pemilihan Umum (Pemilu) ataupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), kata Koalisi akan gencar dikumandangkan.

Menurut KBBI, Koalisi merupakan kerja sama antara beberapa partai untuk memperoleh kelebihan suara dalam Parlemen, Istilah Koalisi sering kali dikumandangkan dalam kegiatan politik disuatu negara.

Koalisi menjadi salah satu cara efektif untuk menjembatani banyaknya kepentingan Partai Politik untuk bersama membangun dan menjalankan roda pemerintahan di suatu negara. Di Negara yang memiliki sistem parlementer, biasanya Koalisi ini berlaku, pemerintahannya memang dibentuk melalui koalisi supaya mendapatkan dukungan dari mayoritas di parlemen.

Koalisi dianggap sangat penting atau keharusan bagi partai politik guna memuluskan jalan politik, para elit Partai Politik punya kepentingan untuk meraih kekuasaan politik, untuk menuju kekuasaan jalan yang harus ditempuh oleh para elit politik yaitu dengan koalisi.

Namun Koalisi partai politik tingkat pusat tidak serta merta diikuti oleh partai politik pada tingkat di bawahnya, baik pada pemerintah tingkat pusat atau tingkat kabupaten dan kota. Koalisi partai politik pada tingkat pusat maupun tingkat dua, bisa jadi beragam.

Sejak tahun 2004 koalisi menjadi sesuatu yang harus dilakukan, karena pada saat itu pemerintah mulai menerapkan ambang batas sebagai syarat untuk mengusung calon Presiden dan Wakil Presiden, aturannya ada di pasal ayat 4 UU Nomor 23 Tahun 2003 tentang Pemilu.

Koalisi sendiri mempunyai dasar hukum yang jelas, terdapat dalam Undang-Undang Dasar 1945 pasal 6A ayat 2 yang berbunyi “Calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilihan umum sebelum pemilihan umum”.

Baca Juga:   Marhaenisme & Pengentasan Kemiskinan: Momentum Hari Raya Idul Fitri

Ada beberapa bentuk Koalisi diantaranya:

1. Koalisi Gemuk

Dalam Koalisi Gemuk mayoritas partai politik yang ada hampir diikut sertakan semua.

2. Koalisi Pas Terbatas

Dalam Koalisi ini dibentuk untuk meraih Koalisi mayoritas namun sederhana.

3. Koalisi Kecil

Dalam Koalisi ini tidak memperoleh dukungan mayoritas sederhana di parlemen.

Dari bentuk-bentuk Koalisi yang ada tidak selamanya menjamin koalisi itu akan langgeng, misalnya dalam koalisi gemuk yang isinya mayoritas partai politik, disitu banyak yang ingin berenang dalam Kolam Koalisi, kolam akan penuh Partai Politik kemungkinan bersenggolan Para Elit Partai Politik akan lebih tinggi.

Kemudian dari senggolan itu akan mengakibatkan Koalisi tidak berjalan mulus, meski Kolam Koalisi awalnya berisi air jernih tidak selamanya akan bersih terus, Kolam Koalisi acap kali dibungkus dengan kata kata manis, kata kata yang seakan kuat dalam berenang di Kolam Koalisi.

Sering kali wajah Koalisi Partai Politik yang sering dipertontonkan, menunjukkan bahwa kebersamaan mereka bukan semata-mata untuk memperjuangan idiologi, program, prioritas pembangunan, atau untuk membela masyarakat kecil, melainkan hanya sekedar untuk meraih kekuasaan.

Acap kali penjajakan antar Partai Politik tidak selamanya mulus, ada yang ujung-ujungnya kandas sebelum berjalan, para elit yang haus akan kekuasaan akan saling sikut, kolam menjadi keruh karena ulah dari para elit, dan pada akhirnya kolam yang tadinya disajikan begitu jernih sekarang jadi keruh.

Pada akhirnya siapa pun pada dewasa ini jangan merasa heran manakala ada janji-janji manis dalam kegiatan kampanye, segera mungkin untuk dilupakan. Karena setelah kekuasaan diraih, mereka ingin segera menikmati kursinya yang begitu empuk, dan bukan untuk mensejahterakan rakyat, jangankan dengan rakyat dengan rekan koalisipun banyak yang ingkar janji.***

Baca Juga:   Aksi Mahasiswa: Bubarkan DPR?

Penulis: Mujiyanto, Alumni Muda GMNI Pemalang Jateng.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Reforma Agraria dan Krisis Keadilan Sosial
Kamis, 15 Januari 2026 | 15:13 WIB
Ketua GMNI NTT Desak Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa sebagai ASN atau PPPK
Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08 WIB
Paul Finsen Mayor: Negara Harus Membaca Budaya Geopolitik Papua, Bukan Memaksakan Modal
Kamis, 15 Januari 2026 | 09:03 WIB
GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:27 WIB
Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat
Rabu, 14 Januari 2026 | 22:55 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

6 Orang Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Terkait Tragedi Kanjuruhan

Marhaenist - Tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, yang menewaskan 131 orang…

Perjuangkan Tanah Rakyat, GMNI Kendari: Kades Polindu Lakukan Perbuatan Melawan Hukum

Marhaenist.id, Kendari - Puluhan massa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota…

Sarinah dan Cita-Cita Kesetaraan: Perempuan dalam Bingkai Nasionalisme

Marhaenist id - Hari Perempuan Internasional yang setiap tahunnya diperingati tanggal 8…

Indonesiaku Lagu Baru Erros Djarot, Menerawang, Memandang Tentang ke Indonesiaan

Marhaenist.id - Nasionalis, siapa sih di sini yang enggak kenal dengan Erros Djarot?…

Pancasila, Ramai Dibicarakan Sepi Diterapkan!

Marhaenist - Setiap menjelang dan pada hari lahirnya Pancasila, 1 Juni,  di…

Marhaenisme Tanpa Rakyat: Ketika Gerakan Sosial Terjebak dalam Simbolisme

Marhaenist.id - Marhaenisme, sebagai warisan ideologis dari Soekarno, pada hakikatnya adalah sebuah…

Hadiri Milad ke-28 Majelis Nurul Musthofa, Ganjar Didoakan Cita-Citanya Terkabul

Marhaenist.id, Jakarta - Ganjar Pranowo hadiri milad ke-28 Majelis Nurul Musthofa di…

Tolak Kenaikan BBM, GMNI dan OKP Cipayung Geruduk DPRD Mimika

Marhaenist - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mimika, bersama Gerakan Mahasiswa Kristen…

GMNI di DIY Keluhkan Kurangnya Program Pengembangan Kader

MARHAENIST - Sejumlah Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?