By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Desak TGPF Bongkar Rantai Komando Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis
Penasaran Dengan Film Dokumenter “Pesta Babi” yang Lagi Viral, Beginilah Cara Nontonya!
Bakercab GMNI Bandung Desak DPRD Kota Bandung Tolak LKPJ Pemkot Bandung
DPK GMNI IPB Soroti Dampak Reklamasi dan Tol Laut terhadap Nelayan Cilincing
Hantu Film Pesta Babi: Seseram Apakah bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran?

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPP GMNI Desak TGPF Bongkar Rantai Komando Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 12 Mei 2026 | 14:47 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Amir Mafut, Sekjend DPP GMNI (Dok. DPP GMNI)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) dibawah kepemimpinan Sujarhi-Amir mengecam keras jalannya peradilan militer dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus.

DPP GMNI menilai proses hukum tersebut justru mengarah pada upaya normalisasi kejahatan berat yang diduga melibatkan aparat negara.

Sekretaris Jenderal DPP GMNI, Amir Mahfud, menyatakan bahwa peradilan militer yang sedang berlangsung tidak menunjukkan keseriusan dalam menegakkan keadilan substantif.

Menurutnya, sidang tersebut justru memperlihatkan kecenderungan melindungi pelaku dan mengecilkan fakta-fakta yang terjadi.

Kecaman itu juga ditujukan terhadap pernyataan Mantan Kepala BAIS TNI, Soleman Ponto, dalam sidang pada Rabu (7/5/2026), yang menyebut tindakan penyiraman air keras oleh empat prajurit Denma BAIS hanya sebagai “kenakalan pribadi”, bukan operasi intelijen yang terencana.

“Lucu sekali. Menyiram aktivis dengan air keras kok disebut ‘kenakalan’. Kalau begini, besok kalau ada yang ditembak mati atau diculik, pasti juga akan disebut ‘kenakalan anak muda’ atau ‘salah tembak’.

Peradilan militer ini bukan pengadilan, tapi panggung sandiwara untuk memutihkan dosa dan melindungi pelaku,” tegas Amir Mahfud.

Amir menambahkan, proses peradilan militer saat ini semakin kehilangan kepercayaan publik karena dinilai tidak independen.

Ia menilai pelaku diadili oleh institusi yang sama, sementara fakta-fakta penting justru diredam.

“Peradilan militer ini semakin menjadi lelucon publik. Pelaku diadili oleh sesama institusi, saksi dikontrol, fakta dikerdilkan, dan ujung-ujungnya ingin mengatakan bahwa kejahatan negara hanyalah ‘ulah nakal’ oknum.

Ini bukan keadilan, ini badut-badut hukum yang sedang berusaha mengelabui rakyat,” lanjutnya.

DPP GMNI juga mendesak Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk membuka secara transparan seluruh proses penyidikan kepada publik.

Organisasi tersebut menilai tidak boleh ada ruang gelap dalam penanganan kasus yang menyangkut dugaan pelanggaran HAM berat.

Baca Juga:   DPC GMNI Binjai Soroti Dugaan Mark Up Dana Rutin di Dinas Kesehatan Kota

GMNI meminta TGPF tidak berhenti pada pelaku lapangan semata, melainkan menelusuri kemungkinan adanya rantai komando hingga ke tingkat yang lebih tinggi.

“Impunitas adalah racun bagi demokrasi. Kalau kejahatan seberat ini masih bisa dikemas menjadi ‘kenakalan’, maka demokrasi Indonesia ini hanya demokrasi pura-pura,” ujar Amir.

DPP GMNI menegaskan akan terus mengawal kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus hingga keadilan ditegakkan secara menyeluruh.

GMNI juga menyatakan solidaritas penuh terhadap Andrie Yunus dan seluruh korban pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Penasaran Dengan Film Dokumenter “Pesta Babi” yang Lagi Viral, Beginilah Cara Nontonya!
Selasa, 12 Mei 2026 | 13:23 WIB
Bakercab GMNI Bandung Desak DPRD Kota Bandung Tolak LKPJ Pemkot Bandung
Senin, 11 Mei 2026 | 17:58 WIB
DPK GMNI IPB Soroti Dampak Reklamasi dan Tol Laut terhadap Nelayan Cilincing
Senin, 11 Mei 2026 | 17:16 WIB
Hantu Film Pesta Babi: Seseram Apakah bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran?
Senin, 11 Mei 2026 | 12:16 WIB
Soekarno, Marhaenisme, dan Krisis Demokrasi Modern
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:33 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Program PKPA Beasiswa Peradi Utama Berlanjut, 140 Kader Ikuti Pertemuan Keempat dengan Materi Tata Acara Pengadilan Pidana

Marhaenist.id, Jakarta — Program PKPA Beasiswa PKPA Peradi Utama bagi 2.000 kader…

Kesal Tak Ditemui Saat Aksi, GMNI dan OKP Se-Sulbar Segel Kantor Gubernur di HUT Sulbar

Marhaenist.id, Mamuju - Aliansi Mahasiswa dan (Organisasi Kepemudan) OKP Se - Sulawesi…

Akan Gelar Kongres Persatuan, Mimpi Besar Penyatuan GMNI akan Segera Terwujud Pasca Kongres Ambon

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Aktualisasi Marhaenisme dalam Gerakan, GMNI Malang Gelar KTD

Marhaenist.id, Malang - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Rupiah, Budaya Geopolitik Nusantara, dan Ujian Marhaenisme

Marhaenist.id - Nilai tukar rupiah kembali mencatat rekor terlemah terhadap dolar Amerika…

GMNI Tegaskan RUU Daerah Kepulauan Merupakan Keharusan Sejarah

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Satu Oktober: Nyawa Lenyap, Tragedi Kanjuruhan, dan Pelanggaran HAM

Penulis: Aryasatya Krishdiansyah (Wakabid Sosial Politik GMNI UINSA Gunung Anyar).   Marhaenist.id…

Tamansiswa: Membangun Pedagogi Indonesia

Marhaenist.id - Setiap tahun tanggal 2 Mei dirayakan sebagai Hari Pendidikan Nasional…

GMNI-PERMAHI Desak Partai Perindo Lakukan PAW Terhadap Alm Leonardus Kocu dari Anggota DPRD Mimika

Marhaenist.id, Mimika - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Perhimpunan Mahasiswa Hukum…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?