By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Desak TGPF Bongkar Rantai Komando Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis
Penasaran Dengan Film Dokumenter “Pesta Babi” yang Lagi Viral, Beginilah Cara Nontonya!
Bakercab GMNI Bandung Desak DPRD Kota Bandung Tolak LKPJ Pemkot Bandung
DPK GMNI IPB Soroti Dampak Reklamasi dan Tol Laut terhadap Nelayan Cilincing
Hantu Film Pesta Babi: Seseram Apakah bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran?

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

GMNI Tegaskan RUU Daerah Kepulauan Merupakan Keharusan Sejarah

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 3 Februari 2026 | 12:48 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Apri Amfotis, Ketua DPP GMNI Bidang Maritim (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dibawah kepemimpinan Sujarhi-Amir menegaskan bahwa pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan merupakan kebutuhan mendesak.

RUU Daerah Kepulauan itu sekaligus keharusan sejarah dalam mewujudkan keadilan pembangunan dan memperkuat kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai negara maritim.

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki lebih dari 17.000 pulau, dengan sekitar dua pertiga wilayahnya berupa laut. Namun demikian, arah pembangunan nasional dinilai masih cenderung darat-sentris, sementara wilayah kepulauan dan pesisir justru mengalami ketertinggalan struktural dan ketimpangan pembangunan.

Melalui Ketua Bidang Martim, Apri Amfotis, DPP GMNI menyoroti data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan tingginya tingkat kemiskinan serta keterbatasan akses layanan dasar di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Provinsi-provinsi berciri kepulauan seperti Nusa Tenggara Timur yang memiliki sekitar 609 pulau dan Maluku dengan lebih dari 1.300 pulau masih menghadapi persoalan serius, mulai dari keterbatasan infrastruktur transportasi laut, tingginya biaya logistik, hingga minimnya akses pendidikan, kesehatan, energi, dan air bersih.

“Kondisi ini mempertegas bahwa tanpa kerangka hukum yang khusus dan berpihak, daerah kepulauan akan terus berada dalam pusaran ketertinggalan,” tegas Apri Amfotis dalam pernyataan resminya, Selasa (3/2/2025).

GMNI menilai, gagasan RUU Daerah Kepulauan sejatinya sejalan dengan pandangan Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang sejak awal menegaskan identitas Indonesia sebagai bangsa maritim.

Dalam pidatonya saat peresmian Institut Angkatan Laut pada tahun 1953, Bung Karno menyatakan pentingnya menjadikan Indonesia sebagai bangsa pelaut dalam arti seluas-luasnya, yakni bangsa yang berdaulat dan berkepribadian di laut.

Bagi GMNI, RUU Daerah Kepulauan tidak sekadar regulasi administratif, melainkan instrumen ideologis dan konstitusional untuk menjamin keadilan fiskal bagi daerah kepulauan, mempercepat pembangunan infrastruktur maritim dan konektivitas antarpulau, melindungi masyarakat pesisir dari krisis iklim dan eksploitasi sumber daya laut, serta memperkuat kedaulatan negara di wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar.

Baca Juga:   Reformasi Kepolisian Tidak Bisa Ditunda: Copot Kapolri dan Hentikan Kekerasan Aparat terhadap Rakyat

RUU tersebut juga dinilai sejalan dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, yang menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Atas dasar itu, DPP GMNI menyatakan sikap:

1. Mendesak Pemerintah dan DPR RI untuk segera membahas dan mengesahkan RUU Daerah Kepulauan sebagai prioritas legislasi nasional.

2. Mendukung penuh perjuangan DPD RI dalam mendorong RUU Daerah Kepulauan sebagai representasi kepentingan daerah.

3. Menolak segala bentuk penundaan politik yang mengorbankan masyarakat kepulauan dan pesisir.

4. Mengajak seluruh elemen mahasiswa, pemuda, dan rakyat maritim untuk mengawal perjuangan pengesahan RUU Daerah Kepulauan secara konsisten dan terorganisir.

Selain itu, GMNI mengajak seluruh elemen mahasiswa, pemuda, dan rakyat maritim untuk secara konsisten dan terorganisir mengawal perjuangan pengesahan RUU Daerah Kepulauan.

“Bagi GMNI, membangun Indonesia tidak boleh berhenti di daratan. Indonesia lahir dari laut, hidup dari laut, dan masa depannya ditentukan oleh laut,” tegas Apri Amfotis.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Desak TGPF Bongkar Rantai Komando Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis
Selasa, 12 Mei 2026 | 14:47 WIB
Penasaran Dengan Film Dokumenter “Pesta Babi” yang Lagi Viral, Beginilah Cara Nontonya!
Selasa, 12 Mei 2026 | 13:23 WIB
Bakercab GMNI Bandung Desak DPRD Kota Bandung Tolak LKPJ Pemkot Bandung
Senin, 11 Mei 2026 | 17:58 WIB
DPK GMNI IPB Soroti Dampak Reklamasi dan Tol Laut terhadap Nelayan Cilincing
Senin, 11 Mei 2026 | 17:16 WIB
Hantu Film Pesta Babi: Seseram Apakah bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran?
Senin, 11 Mei 2026 | 12:16 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Refleksi Akhir Tahun: Catatan Fakta dari Negeri Konoha

Marhaenist.id - Di Negeri Konoha, kritik sering dianggap gangguan ketertiban, bukan vitamin…

Jauh di Mata, Dekat di Hati: Persaudaraan Ho Chi Minh dan Soekarno

Marhaenist.id - Enam puluh tahun silam, sebuah peristiwa diplomatik yang sarat rasa…

Presiden Joko Widodo menyampaikan sedikitnya lima arahan kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), mulai dari para pejabat utama Mabes Polri, kepala kepolisian daerah (kapolda), hingga kepala kepolisian resor (kapolres) seluruh Tanah Air di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 14 Oktober 2022. BPMI/Lukas

Jokowi Kritik Hidup Mewah Para Anggota Polri

Marhaenist - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan para anggota Polri agar tidak…

Pernyataan Sikap GMNI Se-Indonesia: Sukseskan Konsolidasi KLB GMNI, Kongres di Bandung bukanlah Solusi Persatuan!

Marhaenist.id - Menyimak dinamika organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) akhir-akhir ini…

Dukung Putusan MK, GMNI Kalsel Lakukan Unjuk Rasa di Gedung DPRD

MARHAENIST - Aparat kepolisian tetap siaga menghadapi unjuk rasa Gerakan Mahasiswa Nasional…

Gerak Cepat, GMNI Bengkalis Selenggarakan PPAB Ke 2

Marhaenist.id, Bengkalis - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Kedepankan Spirit Gotong-Royong, GMNI Resmi Terbentuk di Bumi Lamaranginang

MARHAENIST - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Indonesia Luwu Utara menggelar Pekan…

Rayakan HUT yang Ke 80 Tahun, Guntur Sukarno Putra Luncurkan Buku ‘Sang Saka Melilit Perut Megawati’

Marhaenist.id, Jakarta - Guntur Soekarno Putra, Ketua Dewan Ideologi Persatuan Alumni (PA)…

Soroti Keberpihakan Pendidikan Tinggi untuk Mahasiswa Kurang Mampu, GMNI Sampaikan Rekomendasi ke PJ Gubernur Jatim

Marhaenist.id, Surabaya - Dalam rangka Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Daerah (DPD)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?