By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Organisasi Mahasiswa dan Dekolonisasi Pengetahuan dalam Pendidikan di Papua
DPD GMNI Sultra Tolak Pembangunan Pabrik Hilirisasi Aspal Buton di Karawang
(Bagian Ketiga: Marxisme) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme
Unjuk Rasa BEM Unpas dan GMNI Peringati HARDIKNAS 2026 di depan Kantor Bupati Bantaeng, Soroti Isu Pendidikan
(Bagian Kedua: Islamisme, Ke-Islam-an) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPD GMNI Sultra Tolak Pembangunan Pabrik Hilirisasi Aspal Buton di Karawang

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Minggu, 3 Mei 2026 | 11:34 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Hasir, Sekretaris DPD GMNI Sultra (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Kendari  — Rencana pembangunan dan pengelolaan pabrik hilirisasi atau fasilitas produksi Aspal Buton (Asbuton) yang ditandai dengan groundbreaking di Karawang, Jawa Barat, menuai penolakan keras dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sebagaimana diketahui, proyek pengembangan ekosistem dan produksi Aspal Buton di Karawang telah diresmikan melalui peletakan batu pertama oleh pemerintah sebagai bagian dari program hilirisasi nasional untuk mengoptimalkan potensi aspal lokal Indonesia.

Namun demikian, DPD GMNI Sultra menilai bahwa langkah tersebut justru mengabaikan kepentingan daerah penghasil serta berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi lokal.

Berdasarkan data Kementerian ESDM tahun 2023, potensi total Aspal Buton diperkirakan mencapai sekitar 576,87 juta ton, dengan cadangan terbukti sekitar 218,87 juta ton.

Bahkan, sejumlah sumber lain memperkirakan deposit total dapat mencapai 662–663 juta ton, yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan aspal nasional dalam jangka panjang.

Aspal alam yang berasal dari Pulau Buton merupakan salah satu kekayaan unggulan nasional yang menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Namun, pengelolaan dan pembangunan fasilitas industri di luar daerah dinilai sebagai bentuk ketidakadilan dalam distribusi manfaat sumber daya alam.

Sekretaris DPD GMNI Sultra, Hasir, menegaskan bahwa hilirisasi Aspal Buton seharusnya dilakukan di wilayah Sulawesi Tenggara agar memberikan nilai tambah ekonomi secara langsung kepada masyarakat setempat.

“Kami menolak keras jika pabrik dibangun di luar Sulawesi Tenggara. Daerah kami jangan hanya dijadikan pemasok bahan mentah tanpa memperoleh manfaat industri,” tegas Hasir, Minggu (3/5/2026).

Penolakan ini juga didasarkan pada kekhawatiran akan hilangnya peluang kerja bagi masyarakat lokal, minimnya investasi daerah, serta terhambatnya pembangunan industri berbasis sumber daya lokal.

Padahal, hilirisasi di daerah diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), serta memperkuat kemandirian industri nasional.

Baca Juga:   Prihatin dengan Kondisi Bangsa, AMARAH Touna Gelar Aksi Tutut Pencopatan Kapolri

Selain itu, DPD GMNI Sultra menilai bahwa pembangunan pabrik di luar wilayah Sulawesi Tenggara bertentangan dengan semangat pemerataan pembangunan dan otonomi daerah yang selama ini digaungkan pemerintah.

“Pembangunan pabrik pengolahan Aspal Buton di luar Sulawesi Tenggara sangat bertentangan dengan prinsip semangat pemerataan pembangunan dan otonomi daerah yang selama ini digabungkan pemerintah,” tambah Hasir.

Mereka juga meminta agar pemerintah daerah Sulawesi Tenggara mendesak pemerintah pusat untuk meninjau kembali kebijakan tersebut dan memprioritaskan pembangunan fasilitas industri Aspal Buton di Sulawesi Tenggara.

“Kami meminta kepada para pemangku kebijakan di daerah Sulawesi Tenggara agar mendesak pemerintah pusat untuk meninjau kembali pembangunan pabrik pengolahan Asbal Buton dan memprioritaskan pembangunan fasilitas industri Aspal Buton di Sulawesi Tenggara,” desak Hasir.

Mereka juga meminta adanya komitmen nyata dalam mendukung pengembangan kawasan industri berbasis sumber daya lokal.

Gelombang penolakan ini diperkirakan akan terus berlanjut apabila aspirasi masyarakat tidak diakomodasi.

Oleh karena itu, pemerintah diharapkan dapat mengambil langkah strategis yang lebih adil dan berpihak pada kepentingan daerah penghasil demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Organisasi Mahasiswa dan Dekolonisasi Pengetahuan dalam Pendidikan di Papua
Minggu, 3 Mei 2026 | 18:20 WIB
(Bagian Ketiga: Marxisme) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme
Sabtu, 2 Mei 2026 | 23:04 WIB
Unjuk Rasa BEM Unpas dan GMNI Peringati HARDIKNAS 2026 di depan Kantor Bupati Bantaeng, Soroti Isu Pendidikan
Sabtu, 2 Mei 2026 | 20:00 WIB
(Bagian Kedua: Islamisme, Ke-Islam-an) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme
Sabtu, 2 Mei 2026 | 19:08 WIB
Megawati Pertanyakan Kasus Penyiraman Air Keras Andrei Yunus: Mengapa Masuk Pengadilan Militer?
Sabtu, 2 Mei 2026 | 15:53 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Arief Hidayat: Hakim Konstitusi Harus Bertransformasi Menjadi Negarawan, Bukan Lagi Politisi

Marhaenist.id, Jakarta — Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Arief Hidayat, menegaskan bahwa…

Ziarahi di Makam Bung Karno, Berdoa dan Menebar Kembang,: Semua Terasa Istimewa (Catatan Perjalanan DPP PA GMNI 1)

Marhaenist.id, Blitar - Dewan  Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen

Marhaenist - Pakar teknologi informasi dan sekaligus pendiri Drone Emprit and Media…

Analisa Kelas-Kelas Dalam Masyarakat Tiongkok, Mao Zedong

Marhaenist - Mao Zedong, seorang tokoh revolusioner dan pemimpin China yang kontroversial,…

Integritas vs Manipulasi: Tantangan Lembaga Survei Dalam Pemilihan Kepala Daerah

Marhaenist.id –Lembaga survei memiliki peran penting dalam proses pemilihan calon kepala daerah. Mereka…

Marcus Priyo Gunarto Terpilih Pimpin PA GMNI DIY Periode 2024-2029

Marhaenist - Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Provinsi Daerah…

Sonny T Danaparamita Kritik Keras Ketimpangan Izin Hutan: Negara Dapat Receh, Rakyat yang Menanggung Kerusakan

Marhaenist.id, Jakarta - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sonny T. Danaparamita,…

Kelas Menengah Diperas Biaya Hidup: Stabilitas yang Menipu

Marhaenist.id - Mari jujur, stabilitas ekonomi Indonesia hari ini lebih mirip ilusi…

Sambut Hari Buruh di Moment PPAB, Ini Sikap GMNI Mamasa!

Marhaenist.id - Momentum Hari Buruh ini 1 Mei 2025, mari kita mengulik…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?