By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Unjuk Rasa BEM Unpas dan GMNI Peringati HARDIKNAS 2026 di depan Kantor Bupati Bantaeng, Soroti Isu Pendidikan
(Bagian Kedua: Islamisme, Ke-Islam-an) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme
Megawati Pertanyakan Kasus Penyiraman Air Keras Andrei Yunus: Mengapa Masuk Pengadilan Militer?
Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor Emeritus di Unbor, Prof. Arief Hidayat Siap Lahirkan Generasi Hukum Berintegritas dan Berwawasan Kebangsaan
(Bagian Pertama: Nasionalisme) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Unjuk Rasa BEM Unpas dan GMNI Peringati HARDIKNAS 2026 di depan Kantor Bupati Bantaeng, Soroti Isu Pendidikan

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 2 Mei 2026 | 20:00 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Unjuk Rasa BEM Unpas dan GMNI Peringati HARDIKNAS 2026 di depan Kantor Bupati Bantaeng, Sabtu (2/5/2026) (Dok. GMNI Bantaeng)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Bantaeng – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Prof. Dr. H. M. Arifin Sallatang (Unpas) Bantaeng bersama Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Trisakti menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Bantaeng, Sabtu (2/5/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap berbagai persoalan pendidikan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Dalam aksi itu, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait akses pendidikan, pemerataan fasilitas, serta kebijakan pemerintah yang dinilai belum berpihak sepenuhnya kepada masyarakat.

Mereka juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran dan kebijakan pendidikan.

Suci, salah seorang perwakilan massa aksi dalam orasinya menyatakan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar melakukan aksi simbolik, melainkan membawa aspirasi masyarakat.

“Kami di sini berdiri bukan sekadar menutup jalan, kami di sini menyuarakan keprihatinan di Kabupaten Bantaeng. Kami berharap adanya beasiswa dari pemerintah kabupaten dan juga perlunya pemerataan pembangunan fasilitas sekolah, terutama di pelosok Bantaeng,” ujarnya.

Foto: Saat Sarinah Suci melakukan orasi diatas sebuah Mobil Kontener (Dok. GMNI Bantaeng)/MARHAENIST.

Selain isu lokal, mahasiswa juga menyampaikan pernyataan sikap terkait kondisi pendidikan nasional. Mereka mendesak agar Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) dibahas secara terbuka dan transparan dengan melibatkan publik secara luas.

Menurut mereka, tidak boleh ada pasal yang tertutup dari akses masyarakat dalam proses legislasi tersebut.

Mahasiswa juga menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak konstitusional setiap warga negara, bukan komoditas yang diperjualbelikan.

Oleh karena itu, negara dinilai wajib menjamin setiap warga negara memperoleh pendidikan yang layak tanpa diskriminasi latar belakang sosial maupun ekonomi.

Dalam tuntutannya, mereka turut menyoroti alokasi anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Mereka meminta agar alokasi minimal 20 persen benar-benar digunakan secara optimal untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif.

Baca Juga:   Momentum HUT TNI, GMNI Jaksel Desak Prabowo: TNI Kembali ke Barak, Hentikan Bisnis Militer & Hapus Komando Teritorial!

Selain itu, mahasiswa menilai pemerataan fasilitas pendidikan masih menjadi persoalan mendasar, terutama di wilayah terpencil.

Mereka mendesak pemerintah untuk memastikan ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai serta meningkatkan kualitas dan distribusi tenaga pendidik di seluruh wilayah Indonesia.

Aksi tersebut juga mengangkat sejumlah persoalan lain dalam dunia pendidikan, seperti kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah, meningkatnya tekanan akademik yang berdampak pada kesehatan mental siswa, serta tingginya biaya pendidikan yang dinilai memberatkan masyarakat.

Mahasiswa turut menyinggung belum terealisasinya janji pemerintah terkait penyelesaian status dan kesejahteraan guru kontrak yang jumlahnya diperkirakan mencapai jutaan orang.

Di sisi lain, mereka mencatat bahwa pemerintah telah menetapkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas dalam APBN 2026.

Di tingkat daerah, mahasiswa menyoroti perubahan fungsi sejumlah aset pendidikan di Kabupaten Bantaeng, termasuk yang terjadi pada SD Inpres Panjang.

Mereka juga meminta agar pengelolaan program beasiswa oleh pemerintah daerah dilakukan secara transparan dan akuntabel agar dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

(Bagian Kedua: Islamisme, Ke-Islam-an) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme
Sabtu, 2 Mei 2026 | 19:08 WIB
Megawati Pertanyakan Kasus Penyiraman Air Keras Andrei Yunus: Mengapa Masuk Pengadilan Militer?
Sabtu, 2 Mei 2026 | 15:53 WIB
Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor Emeritus di Unbor, Prof. Arief Hidayat Siap Lahirkan Generasi Hukum Berintegritas dan Berwawasan Kebangsaan
Sabtu, 2 Mei 2026 | 15:01 WIB
(Bagian Pertama: Nasionalisme) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme
Sabtu, 2 Mei 2026 | 12:10 WIB
Panas yang Menetap, Negara yang Tertinggal: Kita Tak Bisa Melawan Alam, Tapi Masih Bisa Menyiasatinya
Sabtu, 2 Mei 2026 | 11:56 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Ziarahi di Makam Bung Karno, Berdoa dan Menabur Bunga: Warisan Penting Geo Politik Soekarno (Catatan Perjalanan DPP PA GMNI 2)

Marhaenist.id, Blitar - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Negara Tidak Harus Mengiyakan Soeharto Menjadi Pahlawan, Apapun Yang Terjadi

Marhaenist.id - Soeharto tidak layak di sebut pahlawan dan tidak boleh jadi…

Republik Pengantar Paket

Marhaenist.id - Sekarang marilah kita menyulam kembali ingatan kita tentang pengalaman pahit…

GMNI-PERMAHI Desak Partai Perindo Lakukan PAW Terhadap Alm Leonardus Kocu dari Anggota DPRD Mimika

Marhaenist.id, Mimika - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Perhimpunan Mahasiswa Hukum…

John Masson: Anda Dilahirkan Unik, Jadi Tidak Perlu Setengah Mati Meniru Orang Lain

Marhaenist.id - Pernyataan John Masson, “Anda dilahirkan unik, jadi tidak perlu setengah…

‎Dugaan 22 Anak SD Keracunan Makanan dari Program MBG, Ketua GMNI Inhil: Kurangnya Kontrol Pihak Terkait

Maehaenist.id, Tembilahan – Sebanyak 22 siswa Sekolah Dasar di Tembilahan diduga mengalami keracunan…

Mananwir Paul Finsen Mayor dan Dislokasi Geopolitik Nusantara di Papua

Marhaenist.id, Jakarta — Senator Papua sekaligus pemimpin adat, Mananwir Paul Finsen Mayor,…

GMNI dan Seolah-Olah Berkuasa

Marhaenist.id - GMNI dari tahun 1953 sampai 2024 kini, telah melahirkan sejumlah…

Kebijakan Baru Soal Tapera, GMNI Jatim: Bentuk Pemerasan Rakyat

Marhaenist.id, Surabaya - Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?