
Marhaenist.id, Jeneponto — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Jeneponto sukses menggelar pelantikan pengurus masa juang 2026–2028 yang dirangkaikan dengan dialog publik serta pemotongan nasi tumpeng dalam rangka peringatan Dies Natalis GMNI ke-72.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto pada Rabu (15/4/2026), dengan mengusung tema: “Kepemimpinan Gotong Royong, Wujudkan Trisakti Bung Karno di Bumi Turatea.”
Momentum ini menjadi penanda bangkitnya kembali semangat dan nalar kritis gerakan mahasiswa di Jeneponto.
GMNI Jeneponto menegaskan posisinya sebagai kawah candradimuka bagi kader-kader yang berpihak pada kaum marhaen, serta berkomitmen mengawal kedaulatan dan kemandirian masyarakat, mulai dari sektor agraria hingga energi.
Ketua DPC GMNI Jeneponto, Bung Nasrul, dalam pidato politiknya menegaskan bahwa konsep marhaenisme tetap relevan dalam konteks kekinian.
“Marhaen hari ini telah bertransformasi. Marhaenisme menolak de exploitation de l’homme par l’homme dan de exploitation nation par nation, yaitu penindasan manusia atas manusia dan bangsa atas bangsa. Siapa pun yang tertindas dan melarat, dialah yang disebut marhaen,” ujarnya.

Ia juga menyoroti potensi sumber daya alam di Jeneponto yang perlu dikawal secara kritis oleh mahasiswa.
“Apakah dengan hadirnya PLTB dan PLTU, masyarakat Jeneponto benar-benar merasakan kesejahteraan, atau justru hanya menghirup dampak buruknya?” tegas Nasrul.
Mengangkat nilai gotong royong sebagai tema utama, GMNI Jeneponto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran dalam pembangunan daerah.
“Gotong royong bukan sekadar kerja bakti. Dalam kearifan lokal Jeneponto dikenal sebagai A’bulo Sibatang Accera’ Sitongka-tongka, yang berarti berbagi tanggung jawab untuk berjuang bersama, dari, oleh, dan untuk rakyat,” tambah Nasrul.
Diakhir, Bung Nasrul juga turut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini, khususnya kepada Dr. H. Alimuddin, S.H., M.H., M.Kn atas dukungan yang diberikan.
“Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi untuk menyukseskan acara pelantikan ini, terutama kepada Dr. H. Alimuddin, S.H., M.H., M.Kn atas dukungannya,” tandasnya.
Dialog publik dalam kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari tingkat pusat dan provinsi, di antaranya perwakilan DPP GMNI Bung Najib, Dr. H. Alimuddin, S.H., M.H., M.Kn yang diwakili oleh Busman, serta Andareas Buma dari Bawaslu Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Jeneponto Islam Iskandar, serta perwakilan dari KPU, Bawaslu, dan berbagai organisasi kemahasiswaan serta kepemudaan di Jeneponto.
Rangkaian acara ditutup dengan sesi dialog interaktif, pemotongan nasi tumpeng, dan foto bersama sebagai simbol soliditas kader dalam menyongsong masa juang dua tahun ke depan.***
Penulis; Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.