By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Talkshow Kartini Hari Ini, GERAK Jakarta: Perempuan Bisa Memimpin, Ruang Publik Harus Aman
Persatuan GMNI se-Indonesia: Belajar dari Konferda Persatuan GMNI Sulbar
Masyarakat Loloda Utara Keluhkan Tarif Angkutan Naik, GMNI Halut Ingatkan Pemda Jangan Diam
GMNI Bukan Milikmu: Kritik Sunyi dari Kader Akar Rumput
Kelas Menengah Diperas Biaya Hidup: Stabilitas yang Menipu

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNI

Tanggapi Soal Dimanika Bangsa, DPP PA GMNI Sebut Ajaran Bung Karno Masih Relevan dengan Perkembangan Zaman

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 25 Oktober 2025 | 14:59 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Saat PA GMNI melakukan ziarah di makam Bung Karno, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur, Jumat petang (24/10/2025) (Sumber foto: Antara News)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Blitar – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menyebut bahwa ajaran yang disampaikan oleh Presiden pertama Republik Indonesia (RI), yakni; Bung Karno, masih relevan dengan perkembangan zaman yang ada saat sekarang ini.

Hal itu dikatakan DPP PA GMNI melalui Ketua Dewan Kehormatannya Siswono Yudo Husodo, usai ziarah di makam Bung Karno, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur, Jumat petang (24/10/2025).

“Kami bangga memiliki seorang Presiden proklamator seperti Bung Karno yang mempertaruhkan seluruh hidupnya, jiwa raganya untuk kemajuan bangsa dan negara ini,” katanya usai ziarah.

Siswono sapaan akrabnya mengaku dirinya dan pengurus DPP PA GMNI lainnya sengaja ziarah ke makam Presiden pertama RI itu untuk senantiasa mengingat pengalaman Presiden Soekarno yang bisa menjadi teladan.

Menurut da, perjalanan suatu bangsa mengalami pasang surut. Hal itu juga terjadi disejumlah negara lain. Namun yang penting adalah menjaga semangat untuk tetap menyala.

Dengan menjaga semangat bisa menjadikan negara ini maju, besar serta kuat sekaligus bisa menghadapi persaingan bangsa di dunia yang makin maju, cepat dan berubah pesat.

“Indonesia harus menjadi pemimpin. Itu semangat yang dicanangkan Bung Karno ‘gantungkanlah cita-cita setinggi langit’. Itu ajaran Bung Karno yang bisa ditempah agar kita menjadi bangsa yang makin maju dihormati bangsa lain,” sambung Siswono.

Ia menambahkan semangat juang Bung Karno juga layak ditiru anak muda. Contohnya, saat Bung Karno masih hidup, diselenggarakan Konferensi Asia Afrika. Hal ini ternyata menjadi inspirasi bagi negara lain termasuk Afrika untuk merdeka.

Ia tidak ingin negara menjadi tercerai berai. Berbagai hal yang merugikan sudah seharusnya bisa membuat negara ini tidak utuh misalnya terkait dengan korupsi, separatis di Papua dan berbagai dinamika lainnya.

Baca Juga:   Selat Hormuz Bergejolak, Bayu Sasongko: Momentum Nusantara Bangkit

“Kemajuan bangsa pasang surut. Sepanjang kita sadari, kita perhatikan yakin bangsa ini menjadi bangsa yang makin maju dihormati bangsa lain’,” tandas Siswono.

Disisi lain, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PA GMNI Abdy Yuhana juga turut hadir menambahkan bahwa ajaran-ajaran Bung Karno hingga kini masih relevan.

Ia mengatakan bahwa Bung Karno menyampaikan pentingnya akan keteguhan terhadap asas (Pancasila) dan asas Perjuangan (Trisakti).

“Pesan Bung Karno tentang ambeg paramartha (memiliki sifat yang utama) dalam menyelesaikan persoalan kebangsaan memiliki relevansinya pada saat ini,” ujar Abdy.

Kegiatan ziarah diikuti jajaran pengurus PA GMNI dari pusat hingga daerah dengan agenda doa bersama dan tabur bunga.***

Penulis: Asmaul Chusna (Jurnalis Antara)/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Talkshow Kartini Hari Ini, GERAK Jakarta: Perempuan Bisa Memimpin, Ruang Publik Harus Aman
Selasa, 28 April 2026 | 14:52 WIB
Momentum Konferda Persatuan GMNI Sulbar, nampak dua Ketua DPD GMNI Sulbar demisioner bersama dengan Ketua dan Sekretaris terpilih sambil memegang bendera (Dok. GMNI Sulbar)/MARHAENIST.
Persatuan GMNI se-Indonesia: Belajar dari Konferda Persatuan GMNI Sulbar
Senin, 27 April 2026 | 22:22 WIB
Masyarakat Loloda Utara Keluhkan Tarif Angkutan Naik, GMNI Halut Ingatkan Pemda Jangan Diam
Senin, 27 April 2026 | 18:09 WIB
GMNI Bukan Milikmu: Kritik Sunyi dari Kader Akar Rumput
Senin, 27 April 2026 | 09:36 WIB
Kelas Menengah Diperas Biaya Hidup: Stabilitas yang Menipu
Minggu, 26 April 2026 | 17:00 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Komandante ‘Pacul’ Saat Ziarahi Makam Bung Karno

Marhaenist.id, Blitar - Ketua DPD Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Indonesia (GMNI) Jawa…

Perjuangkan Tanah Rakyat, GMNI Kendari: Kades Polindu Lakukan Perbuatan Melawan Hukum

Marhaenist.id, Kendari - Puluhan massa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota…

DPD PA GMNI Kaltim Tolak Pemangkasan DBH yang Dinilai Sangat Tidak Adil

Marhaenist.id, Samarinda - Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kalimantan…

Maknai Hari Ibu sebagai Refleksi Kritis Perjuangan Perempuan, GMNI Jember: Dari Manifesto Gerakan Perempuan menuju Ritual Sentimental

Marhaenist.id, Jember — Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC)…

Aktivis ’98 Soroti Arah Kebijakan Pemerintahan Prabowo–Gibran dalam Momentum 71 Tahun KAA: Dasa Sila Bandung Jangan Dikhianati

Marhaenist.id, Bandung — Jaringan Aktivis ’98 lintas kota menyampaikan sejumlah catatan kritis…

Ilustrasi Gambar tentang "Melampaui Kartini: Ini Bukan Lagi Soal Mengenang, Tapi Melawan" karya Noufal Hanif (Desain AI)/MARHAENIST.

Melampaui Kartini: Ini Bukan Lagi Soal Mengenang, Tapi Melawan

Marhaenist.id - Setiap bulan April, aku melihat hal yang sama diulang terus-menerus.…

Gelar Kongres Persatuan, DPC GMNI Ternate Dorong Adanya Rekonsoliasi Nasional

Marhaenist.id, Ternate - Gerakan mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) akan segera mengelar Kongres…

Bantu Korban Banjir di Sumbar, DPD PA GMNI Riau Salurkan Paket Bantuan Untuk Para Korban

Marhaenist.id, Pekanbaru - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Peran Partai Politik dalam Mewujudkan Keadilan Sosial

Marhaenist.id - Sejak awal kemerdekaan, upaya meningkatkan kesadaran nasional terus menyebar luas,…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?