By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Strategi Golkar Menjaga Stabilitas di Tengah Pergantian Ketua Umum Menjelang Pilkada Serentak 2024

Eko Zaiwan
Eko Zaiwan Diterbitkan : Senin, 19 Agustus 2024 | 22:38 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
FOTO: Eko Zaiwan, Alumni GMNI, Peneliti Presisi45. MARHAENIST
Bagikan

Marhaenist.id – Menjelang Pilkada Serentak 2024, Partai Golkar menghadapi tantangan besar dengan terjadinya dinamika internal yang memerlukan perhatian serius. Pergantian Ketua Umum di saat krusial ini menjadi ujian bagi soliditas partai dalam menjaga stabilitas organisasi dan tetap fokus pada tujuan memenangkan Pilkada. Pada pemaparan ini akan membahas bagaimana Golkar mengelola pergantian kepemimpinan dan implikasinya terhadap kesiapan partai menghadapi kompetisi politik.

Golkar, sebagai salah satu partai politik besar di Indonesia, telah menunjukkan ketahanannya dalam menghadapi berbagai turbulensi politik di masa lalu. Namun, dengan mundurnya Airlangga Hartarto dari posisi Ketua Umum, muncul tantangan baru. Tiga tokoh potensial, yakni Bambang Soesatyo, Bahlil Lahadalia, dan Agus Gumiwang, awalnya dipandang sebagai calon kuat untuk menggantikan posisi tersebut. Namun, keputusan Bambang Soesatyo untuk tidak maju sebagai calon Ketua Umum adalah langkah strategis untuk menjaga stabilitas partai.

Keputusan ini mengindikasikan bahwa Golkar lebih memilih pendekatan konsensus ketimbang memaksakan kompetisi internal yang bisa berujung pada perpecahan. Kesepakatan di antara para elit Golkar untuk mengedepankan calon yang didukung secara bersama-sama menjadi kunci dalam menjaga kesatuan partai.

Pergantian kepemimpinan di tubuh Golkar terjadi di saat yang sangat krusial, yaitu ketika partai sedang mempersiapkan diri untuk Pilkada Serentak 2024. Dalam situasi seperti ini, soliditas internal menjadi sangat penting. Partai yang terganggu oleh konflik internal cenderung mengalami penurunan kinerja dalam menghadapi kompetisi politik. Oleh karena itu, langkah Bambang Soesatyo untuk tidak maju, yang diikuti oleh upaya para elit partai untuk membangun konsensus, adalah keputusan yang tepat.

Dengan keputusan tersebut, Golkar dapat fokus pada strategi pemenangan Pilkada tanpa harus terganggu oleh dinamika internal yang tidak perlu. Selain itu, langkah ini juga memperkuat posisi Golkar sebagai partai yang mampu menjaga stabilitas internalnya, yang pada gilirannya akan berdampak positif terhadap persepsi publik dan peluang kemenangan di Pilkada.

Baca Juga:   SPMB 2025 di Banten: Ketika Pendidikan Jadi Kantor Pos Wakil Rakyat

Partai Golkar, melalui pergantian Ketua Umumnya yang dilakukan dengan pendekatan konsensus dan tanpa persaingan yang meruncing, menunjukkan kematangan dalam menghadapi tantangan politik. Keputusan Bambang Soesatyo untuk tidak maju sebagai calon Ketua Umum menjadi bukti bahwa Golkar mengutamakan stabilitas dan kesatuan internal di atas ambisi pribadi. Dengan langkah ini, Golkar berada dalam posisi yang lebih kuat untuk menghadapi Pilkada Serentak 2024 dan menjaga posisinya sebagai salah satu kekuatan politik utama di Indonesia.

Oleh Eko Zaiwan, Peneliti  Lembaga Presisi45

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Foto: Saat Abidin Fikri memaparkan materi Sosialisasi Empat Pilar dihadapan Mahasiswa Yogjakarta, Senin (20/4/2026) (Dok. Abidin Fikri)/MARHAENIST.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
Senin, 20 April 2026 | 23:18 WIB
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Senin, 20 April 2026 | 22:09 WIB
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
Senin, 20 April 2026 | 21:21 WIB
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Senin, 20 April 2026 | 12:35 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Kabar Gembira Bagi Marhaenis, Kami Menyiapkan Buku-Buku Bung Karno Secara Gratis Disini!

Marhaenist.id - Sebagai wujud untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan ingin memberikan pengetahuan…

Pancasila: Antara Retorika dan Realita

Marhaenist.id - Bulan Juni, bulan penuh makna dalam lanskap sejarah Indonesia. Pada bulan…

Revisi UU TNI: Ancaman Serius Bagi Demokrasi Indonesia

Marhaenist.id - Kita sedang menghadapi bahaya laten. Revisi UU TNI yang sedang…

Foto:

Kapitalisme yang Menghapus Jejak Peradaban Bangka Belitung

Marhaenist.id - Menyingkap tabir sejarah jauh kebelakang sebelum Indonesia merdeka, masyarakat Bangka…

Special Olympics Indonesia Bakal Gelar Gala Dinner, Ini Tujuan Dibalik Semuanya!

Marhaenist - Bila anda ingin melihat pertandingan olahraga yang sesungguhnya dan sportif…

Ketika Khamenei Muda Menjelaskan Bung Karno di Penjara

Marhaenist.id - Kekaguman terhadap Sukarno dengan penyebutan namanya dengan hormat banyak saya…

Jelang Debat Capres Terakhir, Ganjar Jalan Sehat di Pluit; Sosialisasi Agar Tak Golput

Marhaenist.id, Jakarta - Calon Presiden Ganjar Pranowo jalan sehat bareng ribuan massa…

Meredam Egoisme antar Komisariat di GMNI: Meniti Jalan Bersama Menuju Tujuan Besar

Marhaenist.id - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) merupakan organisasi mahasiswa yang memiliki…

Menggugat Patologi Korupsi dan Menagih Restorasi Institusi Penegakkan Hukum

Marhaenist.id - Di banyak negara, pergantian tahun sering dirayakan sebagai simbol optimisme…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?