By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Manifesto GMNI di Tengah Jerat Hegemoni Sosial
Tanggapi Akan Adanya Pelaporan Firman Masengi, Pimred Marhaenist.id: Tuduhan Harus Diuji Secara Adil, Jangan Bungkam Ruang Kritik
Mengapa Kepemilikan Alat Produksi tetap menjadikan Marhen Miskin?
Routa Dikepung Oligarki Nikel dan Rakyat Dipinggirkan, DPP GMNI Bidang ESDM Siap Bergabung dalam Koalisi Besar Save Routa
GMNI Cabang Bandung, Rumah yang Menghidupkan Pikiran dan Perjuangan

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Artikel

Bung Karno Bukanlah Komunisme!

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 10 Februari 2025 | 01:35 WIB
Bagikan
Waktu Baca 1 Menit
Foto: Bung Karno, Logo PNI dan PKI/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Sukarno itu Marxis sejati tetapi bukanlah komunis sama sekali, karena beliau hanya cinta sama metode berpikirnya saja karena tajam. Beliau hanya cinta kepada pisau anilisisnya Marx saja. Lalu kita mengenalnya dengan historis materiallisme.

Marx dan Soekarno dalam konteks cita-cita negara seperti minyak dan air, tak bisa disatukan. Kenapa? Karena memang jauh beda. Marx menggunakan historis materialisme untuk mengantitesa kapitalisme, sedangkan Soekarno menggunakan historis materialisme untuk mengantitesa kolonialisme/imperialisme.

Karena antitesanya berbeda maka wajar jika sintesanya berbeda. Marx menawarkan komunisme, Soekarno menawarkan marhaenisme. Marx menawarkan pertentangan kelas dalam melaksanakan revolusi, sedangkan Soekarno menawarkan gotong royong.

Jadi clear.. Marhanenisme memang benar adalah marxisme yang diterapkan di Indonesia… Apa itu? Hanya metode berpikirnya saja! Soekarno hanya meminjam historis materialismenya Marx untuk membedah penindasan di Indonesia. Dan hasilnya bukan komunisme, tetapi Marhaenisme yang kelak disempurnakan menjadi PANCASILA.

Merdeka! GMNI Jaya! Marhaen Menang!


Penulis: Donny Tri Istiqomah, Alumni GMNI.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Manifesto GMNI di Tengah Jerat Hegemoni Sosial
Rabu, 15 April 2026 | 14:58 WIB
Tanggapi Akan Adanya Pelaporan Firman Masengi, Pimred Marhaenist.id: Tuduhan Harus Diuji Secara Adil, Jangan Bungkam Ruang Kritik
Rabu, 15 April 2026 | 14:13 WIB
Mengapa Kepemilikan Alat Produksi tetap menjadikan Marhen Miskin?
Selasa, 14 April 2026 | 20:54 WIB
Routa Dikepung Oligarki Nikel dan Rakyat Dipinggirkan, DPP GMNI Bidang ESDM Siap Bergabung dalam Koalisi Besar Save Routa
Selasa, 14 April 2026 | 19:40 WIB
GMNI Cabang Bandung, Rumah yang Menghidupkan Pikiran dan Perjuangan
Selasa, 14 April 2026 | 19:26 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Nominasi OCCRP dan Beban Berat Presiden Prabowo

Marhaenist.id - Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) adalah lembaga independen jaringan…

Pemerintah Lewat Danantara Tunjuk BUMN PT Berdikari Bangun Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Alumni GMNI UB: Negara Hadir Jaga Harga Peternak

Marhaenist.id, Malang - Pemerintah melalui Danantara memulai groundbreaking proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi…

Dr. H. Sutrisno: Revisi UU Persaingan Usaha Mendesak di Era Ekonomi Digital

Marhaenist.id, Jakarta – Maraknya dominasi pasar digital yang menyalahgunakan data, diskriminasi algoritma,…

Dampak Perang terhadap Lingkungan

Marhaenist id - Perang bukan sekadar pertempuran antar tentara. Ia adalah mesin…

Kader PMII Diserang OTK, DPD GMNI Sultra Desak Aparat Kepolisian Segera Tangkap Pelaku

Marhaenist.id, Kendari - Seorang bernama Awaludin Sisila (28) yang merupakan Kader dan…

GMNI Gelar Dialog Terbuka Kader, Bahas Tantangan dan Potensi Organisasi Ideologis

Marhaenist.id, Jakarta – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) kembali menegaskan komitmennya sebagai…

Pertamax Kian Sulit, DPK GMNI Hukum Uniba Desak Pemkot Segera Evaluasi Pengawasan Distribusi BBM di Kota Balikpapan

Marhaenist.id, Balikpapan – Dalam beberapa waktu terakhir ini masyarakat Kota Balikpapan diperhadapkan…

Rayakan HUT yang Ke 80 Tahun, Guntur Sukarno Putra Luncurkan Buku ‘Sang Saka Melilit Perut Megawati’

Marhaenist.id, Jakarta - Guntur Soekarno Putra, Ketua Dewan Ideologi Persatuan Alumni (PA)…

Tanggapi Dualisme yang Sedang Terjadi, DPC GMNI Sejabodetabeksu Layangkan Pernyataan Sikap

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?