By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

UKT Naik, Mahasiswa Tercekik, GMNI Surabaya: Pemerintah Tidak Berpihak Pada Pendidikan

Marhaenist Indonesia
Marhaenist Indonesia Diterbitkan : Rabu, 22 Mei 2024 | 17:01 WIB
Bagikan
Waktu Baca 5 Menit
Foto: Jajaran Pengurus DPC GMNI Surabaya Periode 2022-2024 (Dok Istimewa)/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id, Surabaya – Maraknya gelombang protes mahasiswa akibat melejitnya Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mencerminkan absennya keberpihakan pemerintah terhadap mahasiswa, terutama mahasiswa dengan ekonomi menengah kebawah.

Sejumlah isu yang berkembang di media sosial baik podcast maupun curahan hati mahasiswa, berita online maupun surat kabar bahwa kenaikan biaya UKT didominasi oleh PTN pada lingkungan Kementerian Pendidikan & Kebudayaan, Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud).

Fenomena kenaikan UKT pada PTN tersebut turut direspon Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Surabaya karena hanya memperbolehkan masyarakat kelas atas atau orang kaya di Indonesia untuk bisa mengeyam pendidikan tinggi di PTN.

“Kami meminta agar Kemendikbud meninjau ulang atas fenomena baru, dengan beberapa terobosan kebijakan dengan menghadirkan keberpihakan terhadap pendidikan yang setara, layak, berkualitas, dan dapat dijangkau oleh masyarakat dengan ekonomi menengah kebawah yang mempunyai mimpi dalam mewujudkan generasi emas 2045,” ujar Wakil Kepala Bidang Sosial Politik DPC GMNI Surabaya, Wahyu W. Kurniawan dalam keterangan persnya, Rabu (22/5/2024).

Selain itu, DPC GMNI Surabaya menyayangkan pernyataan pesimis yang di sampaikan oleh Plt Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemnendikbudristek Tjitjik Sri Tjahjandarie dengan mengatakan bahwa “Pendidikan tinggi merupakan pendidikan tersier atau pilihan yang tidak masuk dalam wajib belajar 12 tahun” yang disampaikannya Rabu (16/5/2024) di Kantornya.

“Pernyataan yang dilontarkan Tjahjandarie tersebut adalah pendapat pesimis dan pendapat pesimis itu dibenarkan olehnya,” sambung Wahyu W. Kurniawan.

DPC GMNI Surabaya juga mendesak agar Plt Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemendikbudristek tersebut mengundurkan diri dari jabatannya. Pasalnya, pernyataan tersebut tidak memberikan solusi dan menciptakan kegaduhan publik.

Baca Juga:   Warga TPU Kebun Nanas Didampingi GMNI Jakarta Timur dan Yayasan Teman Baik Ajukan Pengaduan ke Komnas HAM RI

“Yang dikhawatirkan adalah berdampak pada anak bangsa yang ingin mengenyam pendidikan tinggi, diurungkan. Mahalnya biaya pendidikan secara holistik harusnya diselesaikan dengan baik, namun malah memberikan umpan balik dengan secara tegas bahwa pendidikan tinggi merupakan tertiary education. Maka dari itu, ia harus mengudurkan diri,” lanjut Wahyu W. Kurniawan.

DPC GMNI Surabaya juga meminta kepada Kemendikbudristek untuk mengevaluasi ulang dan memberikan kebijakan baru atas kenaikan Biaya UKT, terkhusus kepada PTN Badan Hukum (PTN-BH).

“Respon terhadap naiknya UKT yang sedang terjadi belakangan ini menandakan bahwa sistem pendidikan kita mendapat evaluasi secara holistik oleh masyarakat luas khususnya mahasiswa,” tandas Wakil Kepala Bidang Sosial Politik DPC GMNI Surabaya itu.

Dalam keterangan persnya, DPC GMNI Surabaya juga melontarkan sikap tertulisnya kepada pemerintah untuk merespon kenaikan biaya UKT pada PTN yang terjadi dibeberapa kabupaten/kota di Indonesia. Inilah sikap DPC GMNI Surabaya:

“DPC GMNI Surabaya meminta agar Pemerintah turut serta aktif dan partisipasif dalam rangka mengawal biaya pendidikan yang murah dan terjangkau bagi semua kalangan. Pasalnya, Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah cita cita bangsa indonesia ketika lepas dari penjajahan, sehingga pendidikan merupakan hal wajib yang harus dipenuhi oleh pemerintah.

Apabila kita bandingkan, coba kita lihat Nippon atau Jepang setelah tragedi pemboman Nagasaki dan Hiroshima, yang terlebih dahulu di prioritaskan adalah para guru sebagai pengajar untuk mempersiapkan generasi Jepang menjadi generasi yang terdidik.

Selain itu, sejak era orde lama banyak generasi muda yang disekolahkan ke luar negeri bahkan dibiayai oleh Negara untuk mengenyam pendidikan dan belajar agar dapat memberikan kebermanfaatan bagi Negara dan Bangsa.

Pendidikan merupakan hal yang wajib dan mutlak harus dipenuhi oleh Negara dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045. Belajar dari sejarah peradaban ekonomi, negara-negara maju adalah negara yang didominasi oleh produktivitas manusia, pendidikan merupakan sebuah keniscayaan dan kenikmatan yang membuat manusia terus berinovasi dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi”.

Sementara itu, Sekretaris Jendral (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI, M. Ageng Dendy yang juga berasal dari DPC GMNI Surabaya turut menyampaikan responnya terkait mahalnya biaya UKT tersebut.

Baca Juga:   GMNI Surabaya Mengecam Wacana Pengelolahan Tambang oleh Perguruan Tinggi: Merusak Marwah Lembaga Pendidikan

“Dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 negara harus hadir dalam peningkatan SDM masyarakat dengan menekan biaya pendidikan seminim mungkin dan kualitas pendidikan yang unggul. Hal itu telah menjadi tantangan bagi Pemerintah dan perguruan tinggi,” kata Dendy sapaan akrab Sekjend DPP GMNI itu, Rabu (22/5/2024).

Dendy juga memberikan keterangan bahwa DPC GMNI Surabaya akan terus mengawal setiap isu pendidikan yang menyengsarakan masyarakat terkhusus isu kenaikan biaya UKT.

“Meskipun isu tersebut menjadi nasional, DPC GMNI Surabaya akan mengawal isu pendidikan khususnya kenaikan UKT pada wilayah regional Kota Surabaya. serta akan turut aktif dan responsif dalam menyampaikan tanggapan terhadap setiap kebijakan Pemerintah dalam menangani problem/isu Pendidikan yang hadir,” tutup Dendy.***

Penulis: Bung Cahyono/ Editor: Bung Wadhar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Momentum IWD 2024: Inspire Inclusion sebagai Spirit Keberpihakan Perempuan

Marhaenist.id, Surabaya - Hari Perempuan Intenasional atau dalam bahasa umum yang dikenal oleh…

GMNI Touna Kecam Aksi Dugaan Intimidasi Sekdes Kepada Anak di Bawah Umur hingga Nekat Melakukan Aksi Bundir

Marhaenist.id, Touna - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia(GMNI) Tojo…

Asa untuk Sumatera

Marhaenist.id - Di balik hiruk-pikuk pembangunan nasional, Pulau Sumatera kembali menuntut perhatian…

Alumni GMNI Ingatkan Gagasan Soekarno untuk Mengatasi Situasi Global

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

PA GMNI Jakarta Raya Desak Pemprov DKI Koreksi Arah Pembangunan Ekonomi Ibukota yang Dikuasai Kapitalisme Global

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional…

Sonny T. Danaparamita Dorong Penguatan Program GEMARIKAN: Makan Ikan Itu Kunci Generasi Cerdas dan Sehat

Marhaenist.id, Banyuwangi - Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) kembali dilaksanakan sebagai…

GMNI Soroti Debat Pilkada Bantaeng di Makassar: Bikin Malu, Ricuh di Kampung Orang

Marhaenist.id, Makassar - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Moment Lebaran 1446 H, Alumni GMNI UIN Syarif Hidayatullah Ciputat Gelar Halal Bi Halal

Marhaenist.id, Tangsel - Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Universitas Islam Negeri…

Sambutan Penuh Cinta Dari Tambakberas Untuk Atikoh

Marhaenist.id, Jombang - Siti Atikoh Suprianti, istri calon Presiden RI Ganjar Pranowo…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?