By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Adi Maliano Satu-Satunya dalam Catatan Sejarah Kader GMNI Kendari yang Menjabat sebagai Ketua KNPI Kendari
DPP GMNI Desak Pemerintah Segera Benahi Ketimpangan Infrastruktur dan Akses Pendidikan di Daerah 3T
Peta Baru Kekuasaan Kazakhstan Pasca-Referendum
Soekarno Bukan Sekedar Presiden
Ekonomi Biru: Analisis Kritis Atas Kapitalisme Maritim

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Tanggapi Kenaikan PPN 12%, DPD GMNI Sultra Sebut Pemerintahan Prabowo-Gibran Tak Lagi Memegang Amanat Rakyat

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 31 Desember 2024 | 19:36 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Muhamad Amang, Tokoh Muda Butur Sultra, Ketua DPD GMNI Sultra. MARHAENIST
Bagikan

Marhaenist.id, Kendari – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mananggapi kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025.

Melalui Ketuanya, Muhamad Amang, DPD GMNI Sultra mendesak Pemerintah Prabowo-Gibran untuk tidak menaikan tarif PPN seberar 12% karena akan berdampak buruk bagi seluruh sektor komuditas yang mala hanya akan menyengsarakan rakyat jelata.

‘Kami meminta agar Pemerintahan Prabowo-Gibran membatalkan tarif kenaikan PPN 12%, karena imbasnya sangat menyengsarakan rakyat kecil. Lebih baik, pemerintah memaksimalkan sektor-sektor produksi BUNM sebagai sumber keuangan negara,” ujar Amang dalam keterangan persnya, Selasa (31/12/2024).

Amang sapan akrabnya, juga memintah pemerintah untuk lebih mendengarkan masukan dari berbagai kalangan, termasuk para pakar, terhadap potensi yang bisa ditimbulkan dari kebijakan itu agar dapat meredam gejolak dimasyarakat nantinya dari akibat yang ditimbulkan.

“Pemerintah harus mendengar kata para berbagai kalangan termasuk para pakar yang telah memprediksikan dampak yang akan timbul. Ini guna meredam dampak yang nantinya akan ditimbulkan,” sambung Amang.

Amang pun tak menafikan bahwa kenaikan PPN 12 % adalah amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Namun, kata Amang, kenaikan tarif PPN harus dihitung dampaknya terhadap daya beli dan pertumbuhan ekonomi di masyarakat.

“Kami khawatir, kebijakan ini dapat memperburuk keadaan bagi kelas menengah dan pelaku usaha kecil. Kita harus memahami kondisi rakyat, jangan sampai dengan ini, malah membuat perekonomian rakyat semakin susah,” lanjut Amang.

Amang menganggap bahwa Pemerintahan Prabowo-Gibran yang telah dipilih rakyat Indonesia telah menghianati amanat rakyat karena tidak mau mendengarkan banyak tolakan dari berbagai elemen yang nantinya akan terkena dampaknya.

Baca Juga:   Refleksi Juni, DPK GMNI FISIP UHO Kendari Buka Mimbar Bebas Kenang Perjuangan Sukarno

“Pemerintah harusnya tak menaikan tarif PPN 12% karena telah mendapatkan penolakan dari berbagai elemen bangsa termasuk adanya Petisi Penolakan karena dampaknya akan berimbas keseluruh sektor dan akan dirasakan pula oleh Rakyat Kecil dan kelas menengah. Jika tetap dinaikan, berarti Pemerintah tak lagi memikirkan rakyatnya,” tandas Ketua DPD GMNI Sultra itu.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Adi Maliano Satu-Satunya dalam Catatan Sejarah Kader GMNI Kendari yang Menjabat sebagai Ketua KNPI Kendari
Senin, 13 April 2026 | 12:29 WIB
DPP GMNI Desak Pemerintah Segera Benahi Ketimpangan Infrastruktur dan Akses Pendidikan di Daerah 3T
Minggu, 12 April 2026 | 23:11 WIB
Foto: Fauzan Luthsa, Analis Geopolitik Eurasia Strategi Institute (Dokpri)/MARHAENIST.
Peta Baru Kekuasaan Kazakhstan Pasca-Referendum
Minggu, 12 April 2026 | 16:52 WIB
Soekarno Bukan Sekedar Presiden
Minggu, 12 April 2026 | 13:37 WIB
Foto: Benediktus Aquino, Alumni GMNI DKI Jakarta (Dokpri)/MARHAENIST.
Ekonomi Biru: Analisis Kritis Atas Kapitalisme Maritim
Sabtu, 11 April 2026 | 22:02 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

PA GMNI Dalami Pembelajaran Hukum Acara Perselisihan Hasil Pemilu

Marhaenist - Mahkamah Konstitusi (MK) melalui Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi (Pusdik…

Pengendara sepeda motor saat menerabas hujan di jalan raya. FILE/Mila Arinda

Waspada Hujan Akan Guyur Sebagian Kota Besar di Indonesia

Marhaenist - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau agar masyarakat waspada…

Mendukung dan Mengawasi Program Makan Bergizi Gratis

Marhaenist.id - Program Makan Bergizi Gratis yang dimulai secara serentak pada 6…

Eco-Marhaenisme dan Hegemoni Kekuasaan Korporasi Penguasaan Hutan Adat Papua Era Jokowi

Marhaenist.id - Awal hingga pertengahan tahun 2024, Indonesia dihadapkan dengan banyak persoalan…

Kemenangan Rakyat dan Ganja di Thailand

Marhaenist - Langkah pemerintah Thailand membatalkan rencana memasukkan ganja sebagai narkoba dan…

Dialektika

Marhaenist - Maka itu, hukum-hukum dialektika diabstraksikan dari sejarah alam dan masyarakat…

Sukses Gelar PPAB, GMNI UIN Jakarta Bentuk Kader Progresif Berjiwa Kerakyatan

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Selat Hormuz Bergejolak, Bayu Sasongko: Momentum Nusantara Bangkit

Marhaenist.id, Jakarta — Ketegangan geopolitik yang kembali memanas di kawasan Timur Tengah…

Ketum PA GMNI: Arah Pembangunan Nasional Harus Mengacu Pada Pembukaan UUD 1945

Marhaenist - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) bekerjasama dengan Dewan Pakar Nasional Persatuan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?