By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Bahlil Lahadalia dan Reorientasi Ideologis Golkar: Mengembalikan Partai Karya ke Akar Marhaenisme Soekarno
KPK dan Tangan Besi Sudewo ‘Bupati Pati’
Hadiri Kaderisari GMNI, Bawaslu Kota Bekasi Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan dan Aktif Laporkan Masalah Kebencanaan
Keraton Surakarta dan Gagasan Negara Kebudayaan Soekarno
DPC GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Korupsi di DJP: Pajak Rakyat Tidak Aman

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Insight

Sosok Perempuan Inspiratif Susi Pudjiastuti

Trian Walem
Trian Walem Diterbitkan : Minggu, 4 Februari 2024 | 15:46 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Susi Pudjiastuti. (Dok. Menteri Kelautan dan Perikanan Periode 2014-2019)/Marhsenist.id.
Bagikan
Foto: Susi Pudjiastuti. (Menteri Kelautan dan Perikanan Periode 2014-2019)/Marhsenist.id.

Marhaenist.id – Susi Pudjiastuti lahir pada 15 Januari 1965 di Pangandaran, Jawa Barat. Beliau merupakan putri dari Hajjah Suwuh Lasminah dan Ahmad Karlan. Keluarga Susi Pudjiastuti menetap di Pangandaran, dengan orang tua yang bergerak dalam bidang peternakan, melakukan transaksi hewan ternak dari Jawa Tengah untuk diperdagangkan di Jawa Barat. Kakeknya, Haji Ireng, merupakan tuan tanah di daerah tersebut, menunjukkan bahwa keluarga Susi bukanlah keluarga biasa.

Susi Pudjiastuti mengikuti pendidikan seperti anak-anak pada umumnya. Setelah menyelesaikan SD dan SMP, beliau melanjutkan ke SMA Negeri 1 Yogyakarta. Selama masa sekolah, Susi aktif dalam berbagai kegiatan, termasuk Gerakan Golput. Kegiatan organisasinya mengambil banyak waktu sehingga akhirnya, pada kelas 11, beliau memutuskan untuk keluar dari SMA. Meskipun putus sekolah, hal itu tidak menghentikan semangatnya. Susi memilih menjual perhiasannya untuk mendapatkan modal sebesar Rp 750.000 dan memulai bisnis.

Pada tahun 1983, di Pangandaran, Susi memulai bisnisnya dengan menjadi pengepul atau tengkulak ikan. Awalnya, ia menjual ikan dengan menggunakan sepeda berkeliling pantai. Dengan kecerdasan dan ketekunan, pada tahun 1996, Susi berhasil mendirikan pabrik pengolahan ikan yang diberi nama PT. ASI Pudjiastuti Marine Product. Bisnis pengolahan ikan miliknya terus berkembang, mulai dari satu wilayah ke wilayah lain, bahkan menembus pasar Asia dan Amerika.

Untuk mendukung perkembangan bisnisnya, pada tahun 2004, Bank Mandiri memberikan pinjaman dana sebesar USD 4,7 juta. Uang tersebut digunakan untuk membangun landasan dan membeli pesawat Cessna Grand Caravan seharga 20 miliar. Susi mendirikan PT. ASI Pudjiastuti Aviation dan menggunakan pesawat tersebut untuk mengirimkan hasil tangkapan laut ke pasar Jakarta dan Jepang dengan Call Sign Susi Air.

Baca Juga:   Perbandingan Sekolah Mahal dan Sekolah Murah

Selain sukses di bidang bisnis, niat baik Susi Pudjiastuti muncul saat terjadi bencana tsunami di Aceh. Beliau mengirimkan pesawatnya untuk membantu korban dengan mengangkut sandang dan pangan. Inisiatif baik ini membawa dampak positif, dan lembaga non-pemerintah memintanya untuk terus berpartisipasi dalam upaya pemulihan di Aceh. Kesuksesannya membawa Susi Pudjiastuti menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan dalam Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla,

Tidak perlu derajat pendidikan tinggi, siapa pun yang bersedia berusaha akan mencapai tujuan pada waktunya. Kemauan yang kuat selalu menemukan jalan. Sosok perempuan seperti Susi Pudjiastuti mencerminkan dan mengajarkan kepada kita bahwa hasil tidak akan pernah mengkhianati usaha. Mereka yang tekun berusaha adalah yang akan memetik hasil dari jerih payahnya menuju kesuksesan.

Penulis: Jullieta Kaledia Salma

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Bahlil Lahadalia dan Reorientasi Ideologis Golkar: Mengembalikan Partai Karya ke Akar Marhaenisme Soekarno
Selasa, 20 Januari 2026 | 08:47 WIB
KPK dan Tangan Besi Sudewo ‘Bupati Pati’
Selasa, 20 Januari 2026 | 08:34 WIB
Hadiri Kaderisari GMNI, Bawaslu Kota Bekasi Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan dan Aktif Laporkan Masalah Kebencanaan
Senin, 19 Januari 2026 | 23:13 WIB
Keraton Surakarta dan Gagasan Negara Kebudayaan Soekarno
Senin, 19 Januari 2026 | 21:12 WIB
DPC GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Korupsi di DJP: Pajak Rakyat Tidak Aman
Senin, 19 Januari 2026 | 21:11 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Biografi Singkat Bung Karno

Marhaenist.id - Para Marhaenis pasti sudah tidak asing lagi dengan Ir. Soekarno…

DPP GMNI Dorong Hilirisasi Adil dan Berkelanjutan untuk Bangsa

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

DPD GMNI Jatim Desak Pemerintah Prabowo-Gibran Pertimbangkan Ulang Kenaikan PPN 12%

Marhaenist, Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI)…

Breakring News: Seorang Driver Ojol jadi Korban Demo DPR, Terlindas Kendaraan Taktis Polisi Hingga Tewas

Marhaenist.id, Jakarta - Aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPR/MPR RI,…

Soekarno Dalam Berbagai Kurun Perjalanan Waktu

Marhaenist - Ir. Soekarno adalah orang pertama yang mencetuskan konsep Pancasila sebagai…

Bagikan Selebaran di Gejayan, Aliansi Pemilih Gen Z Tolak Politik Dinasti!

Marhaenist.id, Yogyakrta - Gabungan Mahasiswa Yogyakarta yang menamakan dirinya dengan "Aliansi Pemilih…

Tanggapi Soal Dimanika Bangsa, DPP PA GMNI Sebut Ajaran Bung Karno Masih Relevan dengan Perkembangan Zaman

Marhaenist.id, Blitar - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Menteri koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD dan Ketua Umum GBN Erros Djarot. MARHAENIST

Dukung Musisi Bangkit Dari Pandemi, GBN Gelar Bhinneka Culture Festival

Marhaenist - Dalam rangka berikan wadah bagi para musisi-musisi tanah air yang…

Perluasan Makna Marhaenisme

Marhaenist.id - Teori marhaenisme atau sosialisme di Indonesia seharusnya berkembang tidak hanya…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?