By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Membongkar Teka-Teki G30S: Mengapa Tentara Menculik Tentara?
Kaltim dalam Bayang-Bayang Hak Angket
Perkuat Basis Organisasi, DPC GMNI Mamuju Tengah Lantik Tiga Komisariat Baru di Rumah Adat Lempo Gandeng
Tanah Dirampas, Hutan Digusur, Institut Marhaenisme 27: Nobar Film “Pesta Babi” Hidupkan Suara Papua
GMNI Ambon Gelar Konfercab XIV, Tegaskan Penguatan Gerakan Kaum Marhaen

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Selamatkan Demokrasi: DPC GMNI Jeneponto Desak Usut Tuntas Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrien Yunus

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 16 Maret 2026 | 19:56 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: DPC GMNI Jeneponto saat berada didepan Markas Polres Jeneponto (Dok. GMNI Jeneponto)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jeneponto – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Jeneponto mengecam keras tindakan kekerasan berupa penyiraman air keras terhadap aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Andrie Yunus, yang terjadi pada (13/3/2026) lalu.

Peristiwa tersebut dinilai sebagai bentuk teror yang mengancam kebebasan berekspresi serta mencederai demokrasi di Indonesia.

Sekretaris DPC GMNI Jeneponto menyampaikan bahwa tindakan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus tidak dapat dianggap sebagai peristiwa biasa.

Menurutnya, serangan tersebut diduga kuat merupakan tindakan yang telah direncanakan dan bertujuan untuk membungkam gerakan kritis terhadap berbagai kasus pelanggaran HAM.

“Serangan ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan ancaman serius bagi seluruh aktivis dan masyarakat sipil yang selama ini menyuarakan kritik terhadap berbagai ketidakadilan, khususnya persoalan pelanggaran HAM,” tegasnya, Senin (16/3/2026).

DPC GMNI Jeneponto menilai bahwa tindakan kekerasan dan teror terhadap aktivis merupakan indikator buruknya kualitas demokrasi.

Apabila peristiwa semacam ini dibiarkan tanpa penegakan hukum yang tegas, maka hal tersebut berpotensi menciptakan iklim ketakutan serta membungkam kebebasan berpendapat di ruang publik.

“Jika tindakan teror seperti ini dibiarkan, maka bukan tidak mungkin praktik pembungkaman demokrasi akan terus berulang. Hal ini tentu menjadi ancaman bagi masyarakat sipil yang ingin menyampaikan aspirasi terhadap berbagai ketidakadilan,” lanjutnya.

Atas kejadian tersebut, DPC GMNI Jeneponto mendesak pemerintah serta aparat penegak hukum untuk segera bertindak cepat dan tegas dalam mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Proses penanganan kasus tersebut juga diminta dilakukan secara transparan kepada publik, terutama kepada keluarga korban.

Selain itu, DPC GMNI Jeneponto juga menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab besar dalam menjamin perlindungan hukum bagi para aktivis, pejuang HAM, serta seluruh rakyat Indonesia yang menyampaikan aspirasi secara demokratis.

Baca Juga:   ​Hukum yang Meleleh, DPD GMNI Jakarta & Institut Marhaenisme 27 Desak Reformasi TNI dan Peradilan Umum dalam Kasus Andri Yunus

“Pemerintah dan aparat penegak hukum harus segera mengevaluasi berbagai persoalan pelanggaran HAM yang selama ini terjadi serta memastikan adanya perlindungan hukum yang nyata bagi seluruh warga negara,” ujarnya.

DPC GMNI Jeneponto menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas serta memastikan bahwa pelaku maupun dalang di balik tindakan teror tersebut dapat diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kasus ini harus diusut sampai ke akar-akarnya. Penegakan hukum yang transparan dan adil menjadi kunci dalam menjaga demokrasi serta melindungi kebebasan berpendapat di Indonesia,” tutupnya.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Membongkar Teka-Teki G30S: Mengapa Tentara Menculik Tentara?
Senin, 18 Mei 2026 | 05:30 WIB
Kaltim dalam Bayang-Bayang Hak Angket
Minggu, 17 Mei 2026 | 22:36 WIB
Perkuat Basis Organisasi, DPC GMNI Mamuju Tengah Lantik Tiga Komisariat Baru di Rumah Adat Lempo Gandeng
Minggu, 17 Mei 2026 | 20:19 WIB
Tanah Dirampas, Hutan Digusur, Institut Marhaenisme 27: Nobar Film “Pesta Babi” Hidupkan Suara Papua
Minggu, 17 Mei 2026 | 18:47 WIB
GMNI Ambon Gelar Konfercab XIV, Tegaskan Penguatan Gerakan Kaum Marhaen
Minggu, 17 Mei 2026 | 14:02 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Gelar UPA di Februari 2026, PERADI UTAMA Lanjutkan Program Beasiswa Advokat Bersama PA-GMNI dan KOPRI PMII

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) UTAMA…

Tiga Ormek Cipayung Blitar Bantah Ikut-ikutan Dalam Audiensi FMR Dengan Kapolres Blitar

Marhaenist.id, Blitar - Tiga organisasi ekstra kampus (Ormek) di Blitar membantah soal…

Mengapa Harus #AdiliJokowi? Analisis Dampak Kebijakan dan Pengelolaan Anggaran yang Menyebabkan Kesengsaraan Rakyat

Marhaenist.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh pemerintahan Prabowo…

Aktualisasi Marhaenisme dalam Gerakan, GMNI Malang Gelar KTD

Marhaenist.id, Malang - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Sarinah: Jiwa Besar dalam Tubuh Kecil, Refleksi Perempuan Indonesia Masa Kini

Marhaenist.id - Bung Karno pernah menulis, "...Sarinah orang kecil tapi memiliki jiwa…

Dibuka oleh Anggota DPRD, DPC GMNI Wakatobi Sukses Gelar PPAB Ke II

Marhaenist.id, Wakatobi - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Maret 2025, PA GMNI Berduka: 3 Kadernya Telah Pergi

Marhaenist.id - Di Bulan Maret 2025, Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional…

Supeni, Pemeluk Teguh Soekarnoisme

Marhaenist.id - Setelah peristiwa berdarah 1 Oktober 1965, Supeni menerima tugas berat…

Gelar Acara Silahturahmi, GMNI Kendari Pererat Jalinan Kekeluargaan Antara Anggota dan Kader Se-Kota Kendari

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?