By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
InfokiniKabar GMNI

Polda Metro Jaya Jakarta Didatangi Warga Kebun Sayur, Tuntut Pembebasan Pak Juned dan Pak Jumadi Tanpa Syarat

Trian Walem
Trian Walem Diterbitkan : Minggu, 17 Agustus 2025 | 16:12 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Warga Kebun Sayur Geruduk Polda Metro Jaya Untuk Bebaskan Pak Juned dan Pak Jumadi Tanpah Syarat/MARHAENIST
Foto: Warga Kebun Sayur Geruduk Polda Metro Jaya Untuk Bebaskan Pak Juned dan Pak Jumadi Tanpa Syarat. MARHAENIST
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Warga Kebon Sayur bersama Aliansi Perjuangan Warga Kebon Sayur yang terdiri dari Aliansi Gerakan Reforma Agraria, Front Mahasiswa Nasional, Gerakan Mahasiswa Nasional Jakarta Selatan, Pemuda Baru Indonesia, serta Serikat Pengacara Hukum Progresif melakukan aksi geruduk Polda Metro Jaya sebagai ujung dari penangkapan salah seorang warga bernama Wardai alias Juned pada hari Rabu (13/8/2025).

Dalam aksi damai ini, warga menuntut tiga hal, pertama untuk membebaskan Wardai alias Juned tanpa syarat. Kedua adalah menghentikan segala bentuk kriminalisasi dan intimidasi terhadap rakyat Kebon Sayur yang memperjuangkan tanahnya, serta mendesak Polda Metro Jaya harus memihak kepada rakyat Kebon Sayur.

Dalam orasi politik Koordinator Lapangan Aksi, Deodatus Sunda Se menyebutkan bahwa “penangkapan atas bapak Juned adalah tindakan yang cacat hukum dan prosedural, karena surat tugas penangkapan tidak pernah sampai ke pihak keluarga”.

Selain itu, menurut pemaparan dari Rikmadenda selaku Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Nasional, ” “tindakan Polda dalam proses penangkapan pak Juned dan hambatan terhadap kuasa hukum aliansi adalah wajah buruk kepolisian yang justru akan semakin merusak citra dan integritas kepolisian Republik Indonesia”

Aksi geruduk Polda yang dihadiri oleh lebih dari 100 warga Kebon Sayur ini berjalan lancar dan damai walupun sempat ada sedikit cekcok dengan pihak Polda Metro Jaya. Tim negosiator aksi berupaya mendorong agar Polda mengizinkan pihak keluarga, tim pengacara, maupun perwakilan aliansi untuk masuk bertemu dengan bapak Juned, membuat surat kuasa dan memasukkan surat penangguhan penahanan.

Pada pukul 10.20 WIB perwakilan massa aksi diperbolehkan untuk masuk membezuk bapak Juned beserta memasukkan surat penangguhan penahanan. Menjelang waktu sholat Jum’at, massa aksi diperbolehkan untuk masuk ke dalam lingkungan gedung Polda dan menunggu keputusan dari perwakilan.

Baca Juga:   Rekonstruksi Amanat Marhaen, GMNI Menggugat Para Pimpinan MBD

Pihak perwakilan keluar pada pukul 12.07 WIB, kemudian perwakilan tim pengacara aliansi dari Serikat Pengacara Hukum Progresif, Pius Situmorang SH menjelaskan bahwa “hasil audiensi dengan Karo Wasidik dan kasubdit pimpinan Jatanras unit 2 setidaknya ada beberapa poin yang didapat:

  1. Polda menutup mata atas kasus pertanahan di Kebon Sayur, namun bertindak atas laporan pengerusakan (pidana). Hal ini untuk mengaburkan proses perjuangan agraria. Mempidana masyarakat adalah pelemahan terhadap perjuangan warga kebon sayur.
  2. Kita mendorong para pimpinan polri untuk merespon kasus pengrusakan dari mafia tanah untuk menunjukkan kesetaraan hukum.
  3. Surat penangguhan penahanan untuk Pak Wardai sudah diterima dan akan berjalan sesuai prosedur melalui BIR Brimob dan akan didiskusikan kembali dengan tim kuasa hukum.”
  4. Surat kuasa hukum bapak Juned dari Polda sudah dicabut, serta diganti oleh pengacara pihak aliansi”

Namun tak dinyana, bahwa menurut Erwin yang juga anggota Serikat Pengacara Hukum Progresif bahwa “ada dua nama yang ditahan pihak Polda, bukan hanya Pak Juned tetapi juga Pak Jumadi yang sehari sebelumnya sudah ditangkap di kota Semarang”.

Dengan hasil yang demikian, pada pukul 14.47 WIB tim aksi memutuskan untuk pulang sembari bersih-bersih lokasi di lingkungan gedung Polda.

Penulis: Redaksi/Editor: Trian Walem

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Foto: Saat Abidin Fikri memaparkan materi Sosialisasi Empat Pilar dihadapan Mahasiswa Yogjakarta, Senin (20/4/2026) (Dok. Abidin Fikri)/MARHAENIST.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
Senin, 20 April 2026 | 23:18 WIB
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Senin, 20 April 2026 | 22:09 WIB
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
Senin, 20 April 2026 | 21:21 WIB
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Senin, 20 April 2026 | 12:35 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Awali Debat Pamungkas, Ganjar: Tuanku ya Rakyat, Jabatan Hanyalah Mandat

Marhaenist.id, Jakarta - Calon presiden (Capres) nomor urut 03, Ganjar Pranowo, kembali…

Islamisme dan Komunisme, Haji Misbach 1925

Marhaenist - Apabila kita berbicara mengenai Islam dan Komunisme di Indonesia, kita…

Hakekat dari Pancasila adalah Membela Kaum Miskin

Marhaenist.id - Mungkin bagi sebagian besar aktivis mahasiswa saat ini yang berada…

GMNI Jakarta Menggugat: Menuju Persatuan, Melebarkan ke Internasional

Marhaenist.id - Perpecahan di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat ini berada…

Marhaenis Muda Harus Mengawal Demokrasi dari Desa

Marhaenist.id - Demokrasi Indonesia tidak bisa hanya dipahami dari dinamika politik nasional…

DPP GMNI Desak Pemerintah Segera Benahi Ketimpangan Infrastruktur dan Akses Pendidikan di Daerah 3T

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Bung Toban dan Jiwa Marhaenisme : Kesetiaan Kader pada Jalan Rakyat Menuju Revolusioner

Marhaenist.id - Marhaenisme, sebagaimana dirumuskan oleh Bung Karno, bukanlah sekadar teori sosial,…

Komitmen Kepala Daerah Dalam Pelayanan Informasi Publik

Marhaenist.id - Hak memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia, dan keterbukaan informasi…

DPD GMNI Sulbar Kritik Kinerja Polda Sulbar, Soroti Dugaan Pungli dan Lambannya Penanganan Kasus

Marhaenist.id, Mamuju — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?