By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Athar Hasimin Nahkodai PA GMNI Baubau, Konfercab I Tegaskan Perlawanan Apatisme Intelektual dan Pragmatisme Sempit
Aktivis ’98 Soroti Arah Kebijakan Pemerintahan Prabowo–Gibran dalam Momentum 71 Tahun KAA: Dasa Sila Bandung Jangan Dikhianati
Jelang Konfercab GMNI Purwokerto 2026, Eks Ketua DPK GMNI Humaniora UMP Tekankan Tiga Pilar Regenerasi

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNIOpini

GMNI Jakarta Menggugat: Menuju Persatuan, Melebarkan ke Internasional

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 7 Agustus 2025 | 14:16 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Raden Hernawan, Kader GMNI Jakarta Raya/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Perpecahan di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat ini berada di ujung kehancuran dikarenakan ditingkat pimpinan pusat GMNI menjadi Trialisme (3 Ketua Umum) yang berpotensi memecah-belah organisasi itu sampai ditingkat komisariat menjadi 3 bagian pula.

Tigalisme yang terjadi ditubuh GMNI ini karena suatu peristiwa besar yakni Kongres yang terjadi belum lama ini di Kota Bandung dan dalam kongres itu melahirkan dua kepememinpinan pusat sehingga GMNI menjadi 3 kepemimpinan pusat ditambah GMNI kepemimpinan Arjuna.

Perpecahan ditubuh GMNI memicu Para Pimpinan Cabang dan Pimpinan Daerah untuk mulai angkat bicara akan persatuan yang telah lama diinginkan para kader-kader aktif GMNI ataupun Para Alumni GMNI.

Beberapa Alumni GMNI yang pernah menduduki kursi jabatan sebagai Ketua Umum atau Presidium pun sudah mulai resah akan adik-adiknya yang masih aktif menjadi Kader GMNI yang terpecah belah menjadi Trialisme dan menginginkan adik-adik Kader GMNI untuk bersatu serta membuat pembaharuan di Internal GMNI untuk merajuk asa ke lintas internasional.

Hal ini sudah terwujud dengan salah satu terbentuknya GMNI Cabang Rusia yang di nahkodai oleh Bung Raiyen salah satu anak dari pendiri Persatuan Alumni (PA) GMNI yang saat ini sedang menempuh study di Negeri Beruang Putih tersebut.

Bahkan Para Alumni GMNI pun mendukung akan pembaharuan tersebut, salah satunya datang dari Bung Rudi Tanjung dkk, Alumni GMNI yang berada di Riau.

Ia akan membangun Cabang GMNI di Negara Malaysia, Singapura dan Brunei Darusalam melalui Para Mahasiswa/i Indonesia yang menempuh study di sana.

Hal ini sangat penting, dimana GMNI yang berlandaskan ideologi Marhaenisme yang lahir dari ide pemikiran Bung Karno sangat dikagumi bukan hanya di Indonesia namun diluar negeri.

Baca Juga:   Pro-Kontra Wacana Penghapusan Zonasi PPDB Sekolah Dasar dan Menengah: Akankan 'Sekolah Favorit' Muncul Kembali?

Sosok Bung Karno sangat dikagumi sejak beliau memproklamasikan kemerdekaan hingga beliau membantu negara-negara lain untuk merdeka dan membangun Persatuan Asia-Afrika serta hingga akhir hayatnya pun masih dikenang baik di Indonesia maupun negara negara besar diluar Asia – Afrika.

Tulisan ini bukan untuk ceremony tanpa dasar, tapi untuk membuka ruang diskusi lintas dunia dalam membangun jiwa nasionalis para generasi penerus bangsa Indonesia yang berada diluar Indonesia.

Oleh Sebab Itu menyambut para Pimpinan Cabang dan Pimpinan Daerah yang menginginkan persatuan dan pembaharuan dalam internal GMNI untuk menuju internasional.

Para kader-kader yang berada di Jakarta khususnya sedang menyiapkan konsolidasi nasional yang akan di gelar di Kota monumen bersejarah Republik Indonesia (Daerah Khusus Jakarta) untuk membuat sejarah dengan menggelar Islah Persatuan dari 3 Pimpinan GMNI saat Ini.

Jika kita memiliki keinginan yang kuat dari dalam hati, maka seluruh alam semesta akan bahu membahu mewujudkannya.***


Penulis: Raden Hernawan, Kader GMNI Jakarta Raya.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Senin, 20 April 2026 | 12:35 WIB
Athar Hasimin Nahkodai PA GMNI Baubau, Konfercab I Tegaskan Perlawanan Apatisme Intelektual dan Pragmatisme Sempit
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Aktivis ’98 Soroti Arah Kebijakan Pemerintahan Prabowo–Gibran dalam Momentum 71 Tahun KAA: Dasa Sila Bandung Jangan Dikhianati
Minggu, 19 April 2026 | 19:29 WIB
Jelang Konfercab GMNI Purwokerto 2026, Eks Ketua DPK GMNI Humaniora UMP Tekankan Tiga Pilar Regenerasi
Sabtu, 18 April 2026 | 17:53 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Foto: Anggota GMNI Touna usai kegiatan/MARHAENIST.

Peringatan Bulan Bung Karno, GMNI Touna: Membakar Semangat Nasionalisme dan Patriotisme Kader Marhaenis

Marhaenist.id, Touna - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Efek Ani-Ani Terhadap Nilai Tukar Rupiah

Marhaenist.id - Ani-ani adalah sebuah alat atau istilah sebagai kata pengganti yang…

Pertanian di Kota Surabaya, GMNI Gandeng Petani Desak Reforma Agraria

Marhaenist.id, Surabaya - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Surabaya dengan DPK GMNI…

Sikapi Unras Kawal Putusan MK Atas UU PKPU Diberbagai Daerah, Komnas HAM Desak Aparat Tidak Gunakan Kekerasan

Marhaenist.id, Jakarta- Komnas HAM mencermati bahwa gelombang aksi Unjuk Rasa (Unras) yang terjadi…

Kooperasi sebagai Kekuatan Politik

Marhaenist.id - Saul D. Alinsky, mentor pengorganisir komunitas hebat ini mengatakan bahwa…

‎Dugaan 22 Anak SD Keracunan Makanan dari Program MBG, Ketua GMNI Inhil: Kurangnya Kontrol Pihak Terkait

Maehaenist.id, Tembilahan – Sebanyak 22 siswa Sekolah Dasar di Tembilahan diduga mengalami keracunan…

Pro dan Kontra PT. SIM di Dusun Pelita, Bupati SBB dilema?

Marhaenist.id - Sudah hampir dua tahun terakhir, kita di suguhkan dengan berita-berita…

Pancasila di Persimpangan Algoritma

Marhaenist.id - Arus informasi saat ini tidak lagi mengalir secara netral. Ia…

Digadang akan Menggantikan Prof. Arief, Ini Deretan Kontroversi Adies Kadir!

Marhaenist.id - Wacana pergantian Prof. Arief Hidayat dengan nama Adies Kadir bukan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?