By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Reforma Agraria dan Krisis Keadilan Sosial
Ketua GMNI NTT Desak Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa sebagai ASN atau PPPK
Paul Finsen Mayor: Negara Harus Membaca Budaya Geopolitik Papua, Bukan Memaksakan Modal
GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi
Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNIOpini

GMNI Jakarta Menggugat: Menuju Persatuan, Melebarkan ke Internasional

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 7 Agustus 2025 | 14:16 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Raden Hernawan, Kader GMNI Jakarta Raya/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Perpecahan di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat ini berada di ujung kehancuran dikarenakan ditingkat pimpinan pusat GMNI menjadi Trialisme (3 Ketua Umum) yang berpotensi memecah-belah organisasi itu sampai ditingkat komisariat menjadi 3 bagian pula.

Tigalisme yang terjadi ditubuh GMNI ini karena suatu peristiwa besar yakni Kongres yang terjadi belum lama ini di Kota Bandung dan dalam kongres itu melahirkan dua kepememinpinan pusat sehingga GMNI menjadi 3 kepemimpinan pusat ditambah GMNI kepemimpinan Arjuna.

Perpecahan ditubuh GMNI memicu Para Pimpinan Cabang dan Pimpinan Daerah untuk mulai angkat bicara akan persatuan yang telah lama diinginkan para kader-kader aktif GMNI ataupun Para Alumni GMNI.

Beberapa Alumni GMNI yang pernah menduduki kursi jabatan sebagai Ketua Umum atau Presidium pun sudah mulai resah akan adik-adiknya yang masih aktif menjadi Kader GMNI yang terpecah belah menjadi Trialisme dan menginginkan adik-adik Kader GMNI untuk bersatu serta membuat pembaharuan di Internal GMNI untuk merajuk asa ke lintas internasional.

Hal ini sudah terwujud dengan salah satu terbentuknya GMNI Cabang Rusia yang di nahkodai oleh Bung Raiyen salah satu anak dari pendiri Persatuan Alumni (PA) GMNI yang saat ini sedang menempuh study di Negeri Beruang Putih tersebut.

Bahkan Para Alumni GMNI pun mendukung akan pembaharuan tersebut, salah satunya datang dari Bung Rudi Tanjung dkk, Alumni GMNI yang berada di Riau.

Ia akan membangun Cabang GMNI di Negara Malaysia, Singapura dan Brunei Darusalam melalui Para Mahasiswa/i Indonesia yang menempuh study di sana.

Hal ini sangat penting, dimana GMNI yang berlandaskan ideologi Marhaenisme yang lahir dari ide pemikiran Bung Karno sangat dikagumi bukan hanya di Indonesia namun diluar negeri.

Baca Juga:   Peningkatan PPN akan Menjadi Disinsentif Bagi Masyarakat Kecil

Sosok Bung Karno sangat dikagumi sejak beliau memproklamasikan kemerdekaan hingga beliau membantu negara-negara lain untuk merdeka dan membangun Persatuan Asia-Afrika serta hingga akhir hayatnya pun masih dikenang baik di Indonesia maupun negara negara besar diluar Asia – Afrika.

Tulisan ini bukan untuk ceremony tanpa dasar, tapi untuk membuka ruang diskusi lintas dunia dalam membangun jiwa nasionalis para generasi penerus bangsa Indonesia yang berada diluar Indonesia.

Oleh Sebab Itu menyambut para Pimpinan Cabang dan Pimpinan Daerah yang menginginkan persatuan dan pembaharuan dalam internal GMNI untuk menuju internasional.

Para kader-kader yang berada di Jakarta khususnya sedang menyiapkan konsolidasi nasional yang akan di gelar di Kota monumen bersejarah Republik Indonesia (Daerah Khusus Jakarta) untuk membuat sejarah dengan menggelar Islah Persatuan dari 3 Pimpinan GMNI saat Ini.

Jika kita memiliki keinginan yang kuat dari dalam hati, maka seluruh alam semesta akan bahu membahu mewujudkannya.***


Penulis: Raden Hernawan, Kader GMNI Jakarta Raya.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Reforma Agraria dan Krisis Keadilan Sosial
Kamis, 15 Januari 2026 | 15:13 WIB
Ketua GMNI NTT Desak Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa sebagai ASN atau PPPK
Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08 WIB
Paul Finsen Mayor: Negara Harus Membaca Budaya Geopolitik Papua, Bukan Memaksakan Modal
Kamis, 15 Januari 2026 | 09:03 WIB
GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:27 WIB
Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat
Rabu, 14 Januari 2026 | 22:55 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Kota Balikpapan Belum Merdeka?

Marhaenist.id - Merdeka adalah cita-cita mulia yang diimpikan setiap daerah di Indonesia.…

Krisis Penyerapan Susu Lokal Menuai Aksi Simbolis Mandi Susu di Boyolali

Marhaenist.id - Sabtu (9/11/2024) lalu terjadi aksi simbolis mandi susu di Tugu Susu…

GMNI Jaksel Desak Presiden Copot Kapolri Listyo Sigit: Reformasi Kepolisian Harus Menegakkan Supremasi Sipil

Marhaenist.id, Jakarta - Diskusi pra-Konferensi Cabang (Konfercab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan…

Cara Melawan Kapitalisme (2): Sang Karyawan Hemat

Marhaenist.id - Ini adalah adalah sebuah cerita yang saya adopsi dari praktik nyata…

Bahayakan Demokrasi, Alumni GMNI Kecam Revisi Putusan MK Terkait UU Pilkada

MARHAENIST - Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengecam dan menentang keras…

Tahun Baru, KUHP Baru: Transisi Keberlakuan Hukum Pidana Nasional

Marhaenist.id - Hukum pidana indonesia memegang fungsi khusus yakni melindungi kepentingan individu,…

Prihatin dengan Kondisi Demokrasi, PA GMNI dan Forum Komunikasi Santri Situbondo: Penguatan Demokrasi Harus melalui Partisipasi Anak Muda

Marhaenist.id, Situbondo — Pergeseran periodisasi rezim yang dipimpin oleh Prabowo-Gibran dalam lanskap…

Dibuka oleh Anggota DPRD, DPC GMNI Wakatobi Sukses Gelar PPAB Ke II

Marhaenist.id, Wakatobi - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Pancasila dan Materialisme Historis: Perspektif Filsafat Ilmu

Marhaenist.id - Pancasila adalah dasar falsafah negara, pandangan hidup bangsa dan norma dasar…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?