By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Reforma Agraria dan Krisis Keadilan Sosial
Ketua GMNI NTT Desak Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa sebagai ASN atau PPPK
Paul Finsen Mayor: Negara Harus Membaca Budaya Geopolitik Papua, Bukan Memaksakan Modal
GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi
Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Marhaenisme

Pemuda Demokrat Indonesia Kota Malang Bagi Takjil Untuk Masyarakat: Wujudkan Marhaenisme

Marhaenist Indonesia
Marhaenist Indonesia Diterbitkan : Selasa, 18 Maret 2025 | 05:12 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Pemuda Demokrat Indonesia Kota Malang kembali menggelar kegiatan sosial bagi takjil gratis kepada masyarakat di Malang, Senin (17/3/2025).MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Kota Malang – Memasuki bulan suci Ramadan, Pemuda Demokrat Indonesia (PDI) Kota Malang kembali menggelar kegiatan sosial bagi takjil gratis kepada masyarakat di Malang, 17 Maret 2025.

Kegiatan yang dilaksanakan di beberapa titik keramaian Kota Malang ini menjadi salah satu bentuk kepedulian organisasi kepemudaan tersebut terhadap masyarakat, terutama dalam momen bulan penuh berkah ini.

Tak hanya sekadar membagikan takjil, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan antara Pemuda Demokrat Indonesia dengan warga setempat.

Ketua Pemuda Demokrat Indonesia Kota Malang, Sugiono, menegaskan bahwa kegiatan bagi takjil ini merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dinantikan oleh masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial tetap hidup di tengah masyarakat, terutama di bulan Ramadan. Kegiatan ini sudah menjadi tradisi kami, dan kami berkomitmen untuk terus melaksanakannya setiap tahun,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini melibatkan relawan dari berbagai kalangan, termasuk anggota PDI dan masyarakat umum yang ingin turut serta dalam aksi sosial ini.

Vabianus Hendrix, Ketua Pemuda Demokrat Indonesia Jawa Timur, turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan bagi takjil ini sejalan dengan nilai-nilai Marhaenisme yang menjadi landasan perjuangan organisasi.

“Pemuda Demokrat Indonesia selalu berupaya menghadirkan nilai-nilai Marhaenisme dalam setiap langkah kami, baik melalui kegiatan sosial, politik, maupun budaya. Marhaenisme mengajarkan kita untuk selalu berpihak pada rakyat kecil dan memperjuangkan keadilan sosial. Kegiatan bagi takjil ini adalah salah satu bentuk nyata dari semangat tersebut,” tegas pemuda yang akrab dipanggil Hendrix ini.

Lebih lanjut, Hendrix menjelaskan bahwa Pemuda Demokrat Indonesia tidak hanya fokus pada kegiatan sosial, tetapi juga aktif dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:   Kebijakan Makam Tumpang Surabaya Dikritik, Pemuda Demokrat Soroti Penyusutan RTH dan Pengabaian Kewajiban Pengembang

“Kami percaya bahwa peran pemuda sangat penting dalam membangun bangsa. Oleh karena itu, kami terus berupaya menciptakan program-program yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, ekonomi, dan kebudayaan,” tambahnya.

Pemuda Demokrat Indonesia sendiri merupakan organisasi kepemudaan yang berideologikan Marhaenisme. Berdiri sejak 31 Mei 1947, Pemuda Demokrat Indonesia hadir sebagai bagian dari semangat revolusi kemerdekaan Indonesia.

Organisasi ini didirikan dengan tujuan untuk melanjutkan perjuangan kemerdekaan melalui berbagai aktivitas yang mengedepankan kepentingan rakyat.

Hingga kini, Pemuda Demokrat Indonesia tetap konsisten dalam menjalankan misinya untuk memajukan masyarakat dan menjaga semangat perjuangan kemerdekaan.

Kegiatan bagi takjil yang dilaksanakan oleh Pemuda Demokrat Indonesia Kota Malang ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Banyak warga yang mengungkapkan rasa terima kasih atas inisiatif tersebut.

“Saya sangat bersyukur ada kegiatan seperti ini. Selain membantu kami yang membutuhkan, ini juga menjadi pengingat bahwa semangat berbagi masih hidup di tengah masyarakat,” ujar salah seorang warga yang menerima takjil.

Kedepannya, Pemuda Demokrat Indonesia Kota Malang berencana untuk memperluas jangkauan kegiatan sosialnya.

Tidak hanya terbatas pada bulan Ramadan, organisasi ini juga akan menggelar berbagai program lain seperti bakti sosial, donor darah, dan pelatihan kewirausahaan.

“Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi,” tutup Sugiono.

Dengan semangat Marhaenisme yang terus dipegang teguh, Pemuda Demokrat Indonesia Kota Malang berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang adil dan sejahtera.

Kegiatan bagi takjil ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial masih hidup dan terus berkembang di tengah masyarakat Kota Malang.***

Baca Juga:   Pesan Bung Karno Pada GMNI: Revolusi Adalah Menjebol dan Membangun!

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Cahyono.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Reforma Agraria dan Krisis Keadilan Sosial
Kamis, 15 Januari 2026 | 15:13 WIB
Ketua GMNI NTT Desak Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa sebagai ASN atau PPPK
Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08 WIB
Paul Finsen Mayor: Negara Harus Membaca Budaya Geopolitik Papua, Bukan Memaksakan Modal
Kamis, 15 Januari 2026 | 09:03 WIB
GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:27 WIB
Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat
Rabu, 14 Januari 2026 | 22:55 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Lima Nahdiyin Bertemu Presiden Israel, PBNU Lakukan Pemanggilan, Berikan Sanksi?

Marhaenist - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Savic Ali mengatakan bahwa…

Todung Mulya Lubis: MK Paling Berwenang Melakukan Diskualifikasi Paslon

Jakarta, Marhaenist.id - Tim Hukum Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 3, Ganjar…

GMNI Gelar Dialog Terbuka Kader, Bahas Tantangan dan Potensi Organisasi Ideologis

Marhaenist.id, Jakarta – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) kembali menegaskan komitmennya sebagai…

Andai Bank BRI Jadi Bank Koperasi Seperti Desjardins Bank

Marhaenist.id - Pada akhir 2019, ketika saya berkesempatan mengunjungi Kanada untuk mempelajari…

GMNI Pertanyakan Kenaikan Laba Pertamina Ditengah Kesulitan Masyarakat Akibat Kenaikan BBM

Marhaenist - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP…

YLBHI: 10 Faktor Jokowi Layak Disebut Pemimpin Korup dan Pelanggar Hukum dan HAM Terorganisir

Marhaenist.id - Menutup tahun 2024, salah satu organisasi nirlaba bernama Organized Crime…

DPC GMNI Bantaeng Kutuk Keras Tindakan Represif Oknum ASN Dinas PUPR Sinjai terhadap Kader GMNI Sinjai

Marhaenist.id, Bantaeng - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Sukses Laksanakan Simposium dan KTD, GMNI Jambi Persiapkan Kader Membumikan Marhaenisme di Provinsi Jambi

Marhaenist.id, Jambi – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Analisa Kelas-Kelas Dalam Masyarakat Tiongkok, Mao Zedong

Marhaenist - Mao Zedong, seorang tokoh revolusioner dan pemimpin China yang kontroversial,…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?